KENANGAN BURUK

KENANGAN BURUK
Part 6


__ADS_3

Sebelum kembali ke cerita tekan 👍 dan ❤ lalu berikan komen'a. Agar author ini semangat untuk nulis'a.


Kembali ke cerita


Tak butuh lama nisa dan lia sudah sampai dimana mereka bekerja. Karna tia tidak bekerja di kantor. Melainkan kerja di sebuah rumah sakit swasta di sini.


" Nis, aku keruanganku dulunya. Kamu tanya aja sama hrd kalau ruangan kamu di mana " kata lia sambil berjalan.


" Iya lia. Selamat bekerja. Doakan akunya semoga betah kerja disini. Biar kamu ada temannya " kataku


Aku berjalan ke ruangan hrd sesampainya di pintu hrd keluar dari ruangannya.


" Kamu nisa kan karyawati baru itu " kata hrd kepadaku. " Iya saya nisa pak. Maaf pak ruangan saya dimananya " tanyaku. " Kamu ikut saya nanti saya tunjukan ruangan kamu di mana " kata hrd sambil berjalan ke arah lift.


" Ruanganku dimana sih. Kenapa mesti naik lift dan ke lantai paling atas pula. Mau di bawa kemana aku ini " batinku.

__ADS_1


Tiiiing. Pintu lift pun terbuka. Aku terkejut melihat lantai disini begitu luas sekali. Dan cuma ruang tunggu dan sebuah ruangan yang bertuliskan CEO


Tok tok tok


" Masuk "


Cleek. Pintu terbuka " Permisi pak. Saya mengantarkan asisten yang baru untuk bapak " kata hrd. " Suruh dia masuk. Tempat dia bekerja ada di sebalah sana " kata si bos. " Baik pak. Kalau begitu saya pamit dulu " sedikit membungkuk dan berjalan arah keluar.


" Nis, kamu sudah di tunggu di dalam. Dan ruanganmu juga sudah di siapkan. Mulai sekarang kamu bekerja sebagai asisten pribadinya CEO sini. Segala keperluannya kamu yang urus. Paham kamu nis. Kalau begitu saya kembali ke ruangan saya dulu " kata hard


Aku yang sedikit gugup mulai masuk ke ruangan ceo tersebut. Wow ruangannya begitu luas. Banyak rak rak buku yang tersusun rapi


" Permisi pak. Saya asisten bapak yang baru " kataku. " Astaga kenapa aku harus bertemu dengan orang sombong ini lagi. Apa salah dan dosaku ini " batinku. " Oh kamu sudah datang. Meja mu ada di sebelah sana. Sudah tau kan tugas tugasmu apa disini " sambil melihat ke arahku.


" Sudah pak. Tadi hrd sudah bilang ke saya " jawabku. " Bagus kalau kamu sudah tau. Mulai hari ini kamu seruangan dengan saya. Dan tugas pertama mu adalah salin berkas ini kalau sudah selesai foto copy berkasnya " sambil menyerahkan berkas berkas itu.

__ADS_1


" Baik pak " berjalan arah ke meja yang sudah di siapkan untukku. " Semangat nisa. Ini hari pertamamu bekerja. Walau satu ruangan dengan orang sombong seperti dia " kataku dalam hati


" Nisa, tolong buatkan saya kopi dengan gula 1 sendok saja. Ingat panasnya yang sedang saja tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin" perintahnya.


Baru beberapa menit aku melakukan tugasku si bos yang menyebalkan itu memanggilku dan menyuruh untuk membuatkannya kopi.


" Baik pak " kataku sambil keluar ruangan. " Nisa, kamu mau kemana " katanya " Maaf tadi bapak sendiri menyuruh saya untuk membuat kopi. Ini saya mau turun kebawah untuk membuat kopi untuk anda " kataku.


" Astaga nisa. Ngpain kamu turun ke bawah disini juga ada dapur. Dan dapurny sebelah sana. Sudah sana buatkan saya kopi. Ingat jangan buat saya menunggu. Karna saya tidak suka menunggu " sambil menunjuk ke arah dapur.


" Baik pak " Aku buru buru jalan ke arah dapur mengambil gelas kopi dan gula tak lupa aku tuangkan air panasnya dan mengaduknya. " Hari pertama saja udah begini. bagaimana ke depannya. Mudah mudahan bisa kuat demi ibu dan ayah " gerutuku


Aku berjalan menghampiri mejanya. " Ini pak kopinya " kataku sedikit kesal. " Mmmmmmm " katanya tanpa menatapku.


Astaga bukannya berterima kasih atau apalah malah cuma di jawab mmmm doang. kataku dalam hati.

__ADS_1


Begitu lah rutinitas ku selama di kantor. Selain menyiapkan kopi, menyalin dokumen dokumen penting dan mengcopy semuanya, mengikuti rapat. Pada hal ada sekertarisnya walau pekerjaan sekertarisnya agak lambat.


__ADS_2