KENANGAN BURUK

KENANGAN BURUK
Part 30


__ADS_3

" Sudah dulunya li. Aku harus pulang sudah mendekati sore. Aku takut ibu khawatir kalau aku berlama lama di sini " pamit nisa


" Baiklah. Nanti kalau aku ada waktu aku mampir ke rumah mu nis. Jaga diri baik baik di rumah " kata lia


Nisa pun pergi dari perusahaan itu dengan perasaan yang sedikit tenang. Karna tak akan bertemu dengan laki laki bejat itu lagi.


Ia berjalan menuju halte di dekat kantot raiyan grup. Ia menunggu beberapa menit bis yang ia tunggu akhirnya sampai dan langsung naik.


Di dalam bis


*Semoga ini awal yang baik untukku kedepannya. Ya allah aku mohon jangan pertemukan lagi aku dengan laki laki itu. Sudah cukup dia menghancurkan hidupku. Di kala dulu dan sekarang. Hiks hiks hiks


Apa salahku padamu ya allah. Kenapa aku harus mengalami nasib buruk ini. Ini akan menjadi KENANGAN BURUK untuk ku. Dulu aku hampir di perkosa olehnya. Dan sekrang ia berhasil memperkosa dengan brutalnya.


Tanpa rasa bersalahnya ia melakukan itu terhadapku. Ku mohon jauhkan lah aku darinya*. Dalam pikiran nisa.


Bis itu telah sampai di halte dekat rumah nisa. Nisa pun segera turun dan berjalan sesaat.


" Assalamualaikum bu " salamnya nisa


" Walaikumsalam " sahut ibu.


Nisa yang sudah tak kuat untuk menanggung beban berat yang ada di pundaknya langsung menghampiri ibu dan memeluknya.


" Kenapa ini semua terjadi ke nisa bu? Kenapa?????? Apa salah nisa sama dia bu? Hiks hiks hiks 😭😭😭😭 " tangisan nisa tumpah ruah di pelukan ibu


" Mungkin ini sudah jadi takdir kamu nak. Ibu mengerti apa yang kamu rasakan saat ini. Mungkin dengan begini kamu menjadi lebih kuat untuk menghadapi cobaan yang allah berikan " kata ibu.


" Nisa gaa kuat bu. Nisa gaa kuat hiks hiks hiks " kata nisa


" Ssstttt kamu ga boleh bicara kaya gitu. Allah tidak akan kasih cobaan di luar kempampuan hambanya. Kamu ambil hikmahnua aja dari kejadian ini " kata ibu.


Mendengar ibunya berkata demikian membuat nisa termotivasi.


Benar apa yang ibu bilang. Mungkin ini sudah jalan takdirku seperti ini. Untuk apa aku menyesalinya. Harusnya aku kuat untuk menghadapi ujian yang allah kasih ke aku. Semangatnya nisa


" Ibu benar. Nisa engga boleh sedih sedihan lagi. Nisa harus kuat untuk semuanya. Nisa minta sesuatu sama ibu boleh? " tanya nisa


" Apa itu sayang? " jawab ibu.


" Nisa memperlukan waktu mungkin cukup lama untuk kembali bangkit dari keterpurukan nisa saat ini. Mungkin juga nisa tidak bekerja dulu. Apa itu tidak keberatan dengan permintaan nisa ini " penjelasan nisa.


Ibu nisa tersenyum ☺ melihat semangat anak gadisnya itu dan menanggukan kepala bertanda kalau dirinya setuju sengan keputusan yang telah di buat anaknya.


" Alhamdulillah. Terima kasih ibu dan ayah selalu ada untuk nisa. Nisa bahagia kalian hadir di hidup nisa " kata nisa.

__ADS_1


" Yang mesti terima kasih itu ibu sama ayah. Karna kamu sudah hadir di rahim ibu dan menjadi kebahagiaan untuk ibu dan ayah " kata ibu sambil memeluk.


" Aaaaaaaaaah ibu mah bikin nisa baper deh " membales pelukan.


Detik ke detik


Menit ke menit


Jam ke jam.


Hari ke hari.


1 Bulan pasca kejadian buruk


Pagi yang cerah secerah hati nisa. Tiba tiba ia terbangun karna mereasakan tidak enak di bagian perutnya. Seperti ada yang akan keluar.


Buru buru nisa ke kamar mandi dan benar saja ia muntah. Banyak yang ia muntahkan.


" Huek. Huek. Huek "


" Ya allah aku kenapa lagi? Masa iya asam lambung ku naik. Perasaan aku tidak telat makan selama aku jadi pengangguran. " nisa keheranan


Ia kembali ke kamarnya dan mengambil handuk dan mulai mandi karna ia ingin membantu ibunya di dapur.


Setelah selesai semuanya ia menuju dapur untuk membantu ibu bergulat dengan kompor.


" Pagi juga sayang " sahut ibu.


" Ibu masak apa pagi ini. Seperti biasanya bu! Nisa ingin bantu ibu masak " semangatnya nisa.


" Ibu masak nasi goreng yang simple simple aja. " kata ibu.


" Nisa yg masak. Ibu bangunin ayah. " mendorong ibu.


" Ya sudah kalau begitu. Ibu bangunin ayah dulu. Ingat masak yang enak nya. Jangan mengecewakan loh " wanti wantinya ke nisa


" Siap bu bos. Nisa jamin makanan pagi ini pasti enak dan lezat. Pasti ibu sama ayah ke tagihan sama masakan nisa " pdnya nisa.


Masakan nisa telah selesai. Semuanya sudah tertata rapi di meja makan. Barang barang bekas memasak pun sudah bersih.


Tak lama kemudian muncul lah ke dua orang tua nisa dengan senyum yang mengembang di bibir masing masing.


" Pagi sayang " sapa ayah.


" Pagi juga ayah ganteng " jawab nisa.

__ADS_1


" Silahkan di cicipi masakan nisa ini " mengambilkan makanan untuk ke dua orang tuanya.


Ayah dan ibu memakan nasi goreng buatan nisa. Mereka bertiga nampak bahagia seolah tanpa ada beban dan masalah.


" Alhamdulillah ayah kenyang " kata ayah sambil memegang perut.


" Iya. Ibu juga kenyang. Masakkan nisa benar benar enak. Betulkan kan yah " kata ibu sambil melirik ke ayah


" Yang ibu bilang itu benar nak. Ya sudah ayah mau berangkat kerja dulu. Assalamualaikum " pamit ayah.


" Walaikumsalam " kata nisa dan ibu.


Nisa membereskan piring dan langsung mencuci piring. Selama ia tidak bekerja semua pekerjaan rumah nisa kerjakan.


" Nisa, ibu ambil cucian dulunya di bu RT. Kamu di rumah baik baik. Jangan buka pintu sembarangan. Ingat kunci pintu dan jendela " kata ibu.


" Iyaa bu. " kata nisa. Tiba tiba nisa merasakan gejolak di perutnya. Ia langsung lari ke kamar mandi dan langsung memuntahkan semuanya.


" Huek. Huek. Huek "


" Kamu kenapa sayang. Kita berobat yuk. Ibu khawatir tau sama keadaan kamu " tanya ibu.


" Nisa tidak apa apa bu. Mungkin asam lambung nisa naik lagi " jawab santai


" Tetap saja ibu khawatir sama kamu. Ibu tidak jadi deh ke rumah bu rtnya. " kata ibu.


" Kok ga jadi sih bu. Engga enak dong sama ibu rt. Takutnya beliau sudah menunggu ibu. Jangan bikin pelanggan kecewa bu " kata ku.


" Tapi kan ???"


Sebelum ibu nisa melanjutkan bicaranya nisa sudah memotongnya.


" Nisa beneran tidak apa apa bu. Ibu pergi aja. Anak ibu kan kuat " kasih senyum manisnya


" Ya sudah kalau kamau bilang begitu. Ibu tak kuasa untuk membantah kamu. Ibu pergi dulu. Kalau mual atau muntah lagi kamu langsung istirahat aja. Jangan cape cape. Stop untuk melakukan pekerjaan rumah. Biar ibu aja yang ngerjain itu semua. " penjelasan ibu


" Iya ibu. Udah sana kalau ibu terus ngomong kapan berangkatnya sih " kekeselan nisa.


" Ya ampun ibu lupa. Hehehehe 😁😁😁 " sambil cengengesan.


Tinggalkan jejaknya guys.


dan jangan lupa untuk vote novel ku ini di cover novel


TERIMA KASIH

__ADS_1


I love you all


__ADS_2