KENANGAN BURUK

KENANGAN BURUK
Part 3


__ADS_3

Jangan lupa kasih jempolnya 🖒


Dan dukung terus author yang amataria ini


😊😊😊


Maafnya guys baru update lagi. Soalnya saya sedikit sibuk ngurus rumah anak dan suami. Tolong harap di makluminya guys. Tenyata bikin novel itu susah sekalinya.


" Kenapa aku harus bertemu dengannya lagi setelah sekian tahun lamanya. Setelah peristiwa yang tak senonoh terjadi pada ku dan dia " sambil menatap map coklat tersebut. Tak lama suara pintu di ketuk.


Tok tok tok


" masuk " cleek pintu terbuka. Seorang wanita tak lain iyalah sekertarisnya naufal yang akan memberitahu jadwalnya pada bos gantengnya itu. " permisi pak, besok ada meeting dengan klien dari luar kota pak di restoran xxx di jalan xxxx pukul 2 siang sampe jam 4 sore " membaca buku jadwal yang ia pegang.


" Kamu siapkan saja apa saja yang akan di bahas nanti waktu meeting. Dan tolong panggilkan iyang ke ruangan saya. SE GE RA " dengan suara yang agak meninggi.

__ADS_1


" baik pak. Kalau begitu saya pamit dulu " berjalan ke arah pintu. " si bos kenapa kali. Sensi amat sama gue. Untung ganteng coba kalau jelek gue udah mengundurkan diri dari dulu" grutunya dalam hati. " mmmmm " tanpa melihat.


Tak lama iyang pun masuk ke ruangan bosnya itu. " permisi pak, ada yang bisa saya bantu " melangkah mendekat meja bos. " wanita yang bernama nisa itu sedang apa dia kemari " menatap ke iang.


" aaah nona nisa. Dia kesini untuk melamar pekerjaan disini pak. Karna perusahaan kita yang kekurangan orang di bagian admin " tengah menjelaskan. " Besok suruh dia datang kesini. Dan katakan padanya kalau dia di terima bekerja disini. Siapkan kontrak kerja untuknya. Karna mulai besok dia akan menjadi assinten pribadi ku " dengan sedikit senyum


" Baik pak. Akan saya siapkan kontraknya. kalau begitu saya pamit dulu " ada apa dengan bosnya itu. Baru kali ini iyang lihat bosnya yang sedikit memperhatikan seorang gadis.


" Mudah mudahan ini awal yang baik untuk si bos. Agar sifatnya berubah sedikit lebih ramah dan lembut pada karyawannya " sambil berjalan ke ruangan iyang


Nisa yang baru bangun tidur karna hp nya berbunyi dddddrŕrrttt. Nisa menatap layar ponselnya dengan nomer tidak di kenal lalu di angkat telepon itu.


" halo. Maaf ini siapanya. Ooh iya saya sendiri. Benarkah? Baik saya segera kesana. Terima kasih " meloncat loncat di atas kasur tak lupa berucap " Alhamdulillah akhirnya pencarian kerja ku selesai juga " langsung nisa sedikit berlari ke arah kamar mandinya untuk memulai ritual paginya.


Tak butuh lama nisa mandi segera memakai baju yang rapi dengan rambut yang sedikit di kuncir dan polesan make up sedikit natural dan lipstik pink menambahkan cantinya.

__ADS_1


Dimeja kan ayah dan mamahnya yang sedang menunggu nisa keluar kamar dan makan bersama. Mereka lihat nisa yang berpakaian rapi, wangi dan tentunya cantik.


" Sayang, kamu mau kemana pagi pagi begini sudah berpakaian rapi cantik lagi " kata ibu sambil memuji. " Mamah bisa aja. Lebih cantikan mamah dari pada nisa. Mmmm ngomong ngomong nisa mau kasih tau kalau hari ini nisa di terima kerja di RAI GRUP mah yah" kataku.


" Waaah yang bener nak " kata ayah yang setengah kaget. " beneran yah. tadi pagi HRDnya menelepon nisa dan bilang kalau nisa di terima disana" tengah memasukan nasi ke mulut.


" Alhamdulillah kalau begitu. Semoga betahnya saayang di sana. Kerja yang benar. Ingat cari kerjaan di zaman sekarang itu susah sekali. Ingat jangan terlalu dekat dengan yang namanya laki laki. mamah ga mau kejadian di masa lalu terulang lagi ke kamu " nasihat mamah kepadaku


" Iya mah, nisa juga niatnya kan kerja bukan mau mejeng mejeng disana. Apa lagi berkenalan dengan laki laki. kan disana ada lia dan tia. Jadi mamah dan ayah jangan khawatirin nisa. Oke " Senyumku.


Aku membantu mamah merapikan meja makan. Karna di rumah ini tidak ada pembantu jado semua pekerjaan kami melakukan sendiri seperti memasak, mencuci, mengepel lantai, setrika, belanja sayuran dan sebainya.


Aku yang sibuk merapikan rumah hingga lupa kalau hari ini aku mulai bekerja. Aku pun sekit berlari ke arah pintu dan ku lihat ayah tengah bersiap siap untuk berangkat bekerja.


" Mau bareng ga nis sama ayah " ajakan ayah kepadaku. " Tidak yah. lia dan tia akan jemput nisa. Jadi nisa berangkat sama mereka. Ayah hati hati berangkat kerjanya" sambil mencium tangan ayah

__ADS_1


__ADS_2