KENANGAN BURUK

KENANGAN BURUK
44


__ADS_3

Visualnya rafa waktu lahir



( Maaf author pake foto anak sendiri. Anggap aja itu baby rafanya yang baru lahirnya teman teman ).


Seminggu sudah berlalu. Naufal dan nisa sudah resmi jadi suami istri. Naufal masih tinggal di rumah orang tua nisa.


Kegiatan naufal semenjak menikah dengan nisa setiap pagi selalu menemani rafa sesekali memandikan bayi munggil tersebut.


Seperti sekarang ini. Rafa yang baru membuka matanya. Naufal yang melihat itu merasakan gemes sendiri. Ia bersyukur kepada allah swt telah menganugerahkan seorang putra untuknya.


" Selamat pagi anak ayah " kata naufal sambil memandangi bayi tersebut.


" Sekarang waktunya mandi. Di buka dulu bajunya. Baru bangun bobo aja anak ayah udah ganteng seperti ini. Apa lagi kalau sudah mandi. Pasti tambah ganteng kaya ayah " kata naufal


Bayi munggil tersebut belum mengerti apa yang di bicarakan oleh naufal. Setelah melepaskan bajunya rafa. Naufal segera memandikan rafa di kamar mandi yang sudah di siapkan peralatan mandi bayi oleh nisa.


15 menit kemudian....


" Gini kan anak ayah udah tambah ganteng pake banget. Ayah aja kalah sama kamu. " kata naufal melihat rafa.


Nisa yang tiba tiba masuk ke dalam kamar melihat interaksi antara ayah dari anaknya tersebut membuat nisa senyum senyum sendiri.

__ADS_1


" Sudah selesai mas " kata nisa ke naufal.


" Sudah dong bun. Lihat aku gantengkan sekarang. Sama kaya ayah kan bun gantengnya " kata naufal sambil menirukan bicara anak kecil.


" Iih ayah kePEDEannya de. Kan rafa yang paling ganteng disini. Ayo mas kita ke depan. Sudah di tungguin ayah sama ibu " kata nisa sambil mengambil alih rafa.


Nisa dan Naufal berjalan beriringan tak lepas senyum di kedua bibir pasutri tersebut.


" Pagi yah bu " sapa naufal.


" Pagi juga nak naufal " kata ayah dan ibu barengan.


" Wah, cucu kakek sudah ganteng sekarang " kata ayah ke rafa.


Ibu nisa yang melihat kearah anak, menantu serta cucunya terlihat bahagia saat ini. Beliau berharap tak akan ada lagi masalah di kehidupan rumah tangga anaknya.


Ibu sangat bahagia nak. Selama ini kamu menderita karnanya. Tapi apa sekarang? Ibu tak melihat kesedihan di matamu. Semoga cobaain ini berakhir dengan kehadiran rafa di kehidupan kalian. Karna cobaan yang sesungguhnya ada di depan kalian. Entah saat itu ibu atau ayah masih ada bersamamu nak. batin ibu nisa.


" Nak naufal, Setelah ini apa rencana selanjutnya? " tanya ayah.


" Naufal ingin membawa pergi nisa dan rafa yah. Tapi untuk saat ini naufal mau numpang hidup di rumah ayah ibu dan di rumah keluarga naufal. Karna untuk saat ini rumah naufal tengah di renovasi " jawab naufal.


" Tapi sering sering mainnya nak. Ayah pasti rindu dengan cucu ayah yang tampan itu. Ayah titip nisa dan rafa ke kamu fal. Tolong bahagiakan mereka " kata ayah.

__ADS_1


" Naufal, nisa dan rafa akan sering sering main kesini kok. Naufal pasti jagain nisa dan rafa. Karna mereka berdua adalah HARTA yang paling berharga untuk naufal sekarang. " kata naufal yang bersungguh sungguh.


Nisa yang mendengar itu pun terharu. Nisa tak menyangka hidupnya akan seperti ini. Menikah dengan orang sudah melecehkannya dan menggambil kesuciannya.


Skenario allah sungguh indah. Tak ada yang tau kita kedepannya akan seperti apa jadinya.


TERIMA KASIH


Sudah mampir di cerita arie.


Semoga kalian suka.


Maaf klu tidak semenarik novel novel yang lain.


Karn ini murni ide sendiri.


Ada ide buat nulis iya nulis


Klu ga ya baca karya author yang lain.


😁😁


Dan mohon maaf author udh lama ga up.

__ADS_1


Ga dpet ide


__ADS_2