Kerinduanku di Mataku

Kerinduanku di Mataku
Episode 11 - Rahasia


__ADS_3

Setiap orang jika ditanya apa ketakutannya pasti


akan menjawab takut dengan seranggalah, kejadianlah, kegagalan,atau yang


lainnya, namun jika pertanyaan yang sama menghampiriku dengan tegas aku jawab


ketakutanku ialah terhadap diriku sendiri, dan saat inilah aku menghadapinya.


Pikiran dan ingatanku mulai kacau bercampur aduk,


aku takut diriku yang dulu akan menggantikan tempatku sekarang ini, perlahan –


lahan ia mengambil kesadaranku secara tiba – tiba. Hal ini terus menghantui


kehidupanku tak kenal waktu pagi, siang , bahkan malam kuhabiskan waktuku untuk


membuat surat untuk diriku sendiri jika terjadi sesuatu yang tak terduga,


ketakukan terus menyelimutiku buatku tak bisa tidur karena disetiap mimpiku aku


selalu bertemu dengannya (diriku yang dulu saat masih SMA) hal yang buatku


menolak kehadirannya dalam hidupku adalah dirinya yang sudah menghianati Luce.


Semakin sering aku bertemu dengannya, semakin aku paham tentang diriku saat SMA


dulu.

__ADS_1


Saat masa itu, memang aku telah kembali bersama


dengan Luce, menurutku itulah kebahagianku yang selama ini ku cari tapi semua


itu telah dihiraukan olehku saat itu, hari – hari kami berempat bersama – sama


menghabiskan waktu. Hingga perasaan itu mulai tumbuh, aku tak tau alasan atau


keadaan apa yang sedang kuhadapi saat itu sampai – sampai aku lebih memilih


mencintai Tia dari pada Luce, anehnya cerita ini berkebalikan dari cerita dari Tia,


mengapa Tia sampai berbohong seperti itu. Bahkan saat duduk di kelas 2 aku dan


Tia sudah berpacaran, karena terlalu memperhatikan Tia ternyata Luce telah


menghilang dari kehidupan tanpa alasan.Aku takut jika Lean saat SMA


ditaman bersama Rio dan Ria dan tiba – tiba saja aku kehilangan kesadaran, saat


ku sadar aku sudah berada entah dimana, dan terlihat sosok gadis yang memelukku


dengan erat


“Lean,Lean akhirnya kau kembali jadi dirimu yang


dulu, jangan khawatir aku akan selalu berada disisimu mulai sekarang jadi kau

__ADS_1


tak perlu khawatir.”


Apa yang telah terjadi? Kenapa aku bisa ada


disini? Kenapa ada Tia disini? Semua tanda tanya itu langsung sirna saat ku


berada dalam pelukannya. Mataku terasa sangat berat, kusentuh wajahku ternyata


telah dibasahi air mata milikku sendiri. Dengan cepat ku bebaskan diriku dari


pelukannya dan kutatap wajahnya dengan serius.


“Tia!” kupanggil namanya untuk memastikan


semuanya, namun yang kudapat hanyalah kesedihannya


“Kemana perginya Leanku? Kenapa kau kembali lagi?


Aku lebih suka Lean yang dlu dari pada kamu!”


“TIA! Jawab pertanyaanku dengan jujur, kenapa kau


sampai berbohong tentang ingatanku saat SMA?”


“k-kenapa kau sampai b-berfikir seperti itu,Lean?”


Tia mengalihkan padangannya, itu membuktikan bahwa ia menyimpan suatu rahasia

__ADS_1


besar yang harus ku ketahui


- Bersambung -


__ADS_2