Kerinduanku di Mataku

Kerinduanku di Mataku
Episode 13 - Indah


__ADS_3

Deru angin ini terus menususkku sampai ke dalam –


dalamnya namun tak sampai pada hati hangatku dan dipenuhi oleh dirimu,


Penantianku selama bertahun – tahun akhirnya terbalaskan. Kupeluk sosok indah


itu tepat didepanku, mentari yang selama ini menjadi saksi perjuanganku telah


tersenyum dan kembali berpihak padaku.


“hey, Lean. Kita kan sudah lama tidak ketemu,


bagaimana jika sekarang kita mulai dari awal lagi?”


“tentu saja, Luce.”


Lucepun melepaskan pelukannya dan menatapku dengan


ramah sambil berkata.


“Baiklah, kalau begitu perkenalkan namaku Luce,


senang bertemu denganmu Lean.”


“ok, namaku Lean. Salam kenal Luce, aku juga

__ADS_1


senang bisa bertemu denganmu lagi.”


Lucepun menarik tanganku dengan tangan mungilnya


yang sangat lembut, dan tersenyum padaku. Iapun berkata akan memperkenalkan


teman – temannya padaku. Disebuah café terlihat 3 orang sedang berdebat,


“Bukan seperti ini! Kalau kau buat yang seperti


ini pasti hasilnya kurang maksimal, gimna sih kmu ini, Jun!” seorang pemuda


menunjuk salah satu orang yang bersamanya yang ia sebut dengan Jun itu, ia


hanya terfokus dengan film yang ia tonton dan menghiraukan Lupy yang sedang


Terlihat gadis tenang yang duduk diantara mereka


berdua, ia hanya diam dan menikmati teh didepannya tanpa menghiraukan ocehan


dari Lupy,


“hey semuanya, maaf aku terlambat soalnya aku


bertemu dengan jodohku sebelum kesini.”

__ADS_1


“oh hai Lis-Luce, sini – sini duduk dulu. Siapa


pemuda yang bersamamu ini?”


“perkenalkan namaku, Lean. Seorang mahasiswa biasa


tanpa tujuan yang jelas.”


Sejak saat aku bertemu dengan merekalah duniaku


kini perlahan mulai berubah, semua terasa lebih hidup dan menyenangkan. Namun


ditengah – tengah keindahan hubungan kami semua, ada hal yang janggal tentang


Luce, setiap Luce memeluk dan tersenyum padaku dalam hatiku terasa ada sebuah


lubang yang dari dulu tetap kosong tak berisi atau bahkan tidak bisa diisi


walau sudah kucoba beberapa kali, entah mengapa aku tidak memiliki rasa kepada


Luce, rasa ketakutanpun mulai tumbuh berbentuk pertanyaan, apakah ini adalah


bukti bahwa aku akan digantikan oleh diriku yang dulu? Ataukah memang ada yang


aneh dari semua ini?. Tak sengaja ketakutankulah yang membuatku keluar dari

__ADS_1


kehidupan ini.


- Bersambung -


__ADS_2