Kerinduanku di Mataku

Kerinduanku di Mataku
Episode 15 - Alzheimer


__ADS_3

Panasnya udara mulai


beralih dingin, menteri yang terus menerangi kita perlahan mulai lelah. Warna


orange menghiasi kebersamaan kita sambil memandang mentari yang perlahan pergi


sampai digantikan oleh rembulan yang indah, Luce pun beranjak pergi ke vilanya


yang dekat dengan pantai, kembalinya iapun membawa ember yang penuh dengan


petasan. malam yang biasanya kulalui dengan kesendirian sudah berubah menjadi


kebersamaan dan keceriaan, duniaku sekarang sudah berwarna lebih cerah dari


sebelumnya.Sesaat yang lain sibuk dengan kesenangan mereka si Jun mendekatiku


dan mengajakku pergi menjauh karena ada sesuatu yang ingin disampaikan. Di atas


tebing ditemani bebatuan dan karang dan rembulan yang menjadi saksi, Jun pun


mulai berbicara padaku.


“hey, Lean. Aku tau ini terdengar aneh tapi aku


ingin menawarna sebuah kesepakatan untukmu, aku yakin kau pasti mulai curiga


dengan Luce, karena itu aku menawarkan kesepakatan yaitu pertama kau harus mau


membantuku agar bisa lebih dekat dengan Lupy, walau rasa cintaku tak selama kau

__ADS_1


dengan Luce tapi aku yakin kalau cintaku ini sama besarnya dengan milikmu, jika


kamu bersedia membantuku sebagai gantinya aku bersedia membantumu mengembalikan


ingatan yg terhapus gara2 penyakit alzheimer mu kok.”


“t-tunggu dulu, bagaimana bisa kau mengetahui


banyak sekali tentangku?” Tiba2 terdengar suara dari balik bebatuan yang


perlahan mendekat


“itu mudah saja lean, karena kami semua adalah


orang2 yang telah diselamatkan oleh Luce. Karena itu kami tidak pernah


walau begini kami memiliki skill dan kemampuan tuk mendapat informasi layaknya


FBI.” Suara Via yang muncul dari bebatuan, ternyata ia mengikuti kami sampai


kesini


“hah? Apa yang kau bicarakan Via?”


“kau tidak perlu tau lean, yang penting apakah kau


mau menerima kesepakatanku atau tidak? Sebelum lupy semakin dekat dengan Luce,


kalau masih kurang bagaimana jika aku tambahkan informasi tentang keberadaan

__ADS_1


Luce yang asli, bagaimana lean?”


“apa yang kau katakan Jun? jadi kau mau bilang


bahwa selama ini dia bukan Luce yang aku kenal?”


“aku tak bisa berkata labih dari ini, Lean. Jika


kau benar2 ingin tau kebenarannya maka bantulah aku untuk semakin dekat dengan


lupy sambil menjauhkannya dari Luce.”


“baiklah aku akan membantumu, Jun. tapi kau harus


menepati janji ya.”Akhirnya kami kembali ke tepi pantai dimana Luce dan Lupy


bermain bersama, saat Luce melihatku seperti biasa ia langsung berlari dan


memelukku, dalam hati aku masih ragu akan perkataan dari Jun, bagaimana bisa


ini bukan Luce? Semuanya terlihat mirip dan sama dengan Luce yang ku ingat dari


dlu, walau ada yang aneh memang, aku tidak memiliki perasaan padanya


sedikitpun, itulah hal paling aneh. Dimanapun kau berapa pasti akukan meraihmu


Luce! Tetaplah disana dan tunggu aku.


- Bersambung-

__ADS_1


__ADS_2