Kerinduanku di Mataku

Kerinduanku di Mataku
Episode 28 - Cinta


__ADS_3

Dalam ruangan yang gelap dan lembab aku di ikat


diatas kursi tua, pelakunya tidak lain dan tidak bukan adlah kakakku sendiri,


Lisa. Entah sudah berapa puluh kali ia menghalangiku untuk bersama dengan Lean.


Didepan perapian tersorot wajahnya yang begitu senang saat melihatku sengsara,


hatiku sakit saat melihat kakakku jdi seperti ini,


“Apa yang telah terjadi padamu kak? Apa ini


salahku? Apa aku pernah melakukan hal yang buruk padamu? Aku ingin kak Lisa


yang baik dan ceria kembali lagi seperti dulu, mengapa? Mengapa kau jadi


seperti ini kak?” kugalih dan kucari bibit permasalahan dengan pipiku yang di


basahi oleh air mata ini.


“DIAM!!,kau takkan mengerti apa yang kurasakan,


kau selalu merebut segalanya dariku, padahal aku sudah bekerja dengan keras


untuk meraihnya tapi semua selalu saja hanya untukmu, bahkan aku rela mengikuti


latihan2 dari kakek hanya untuk mendapatkan perhatian dan kepercayaannya


padaku, kau takkan pernah tau brp kali aku menderita dan sering aku hampir mati

__ADS_1


saat latihan, semua sudah kulalui sampai betahun2 namun apa?! Lihatlah diriku!!


Aku tak dapat menjadi pemimpin mafia ini, kenapa malah kuat yang


mendapatkannya? Kenapa semua selalu tentangmu, jadi aku berfikir jika aku bisa


merebut cinta pertamamu mungkin kau akan sedikit merasakan dari apa yang kurasa


selama ini, Luce.” Diriku hanya terdiam saat mendengar semua dari mulut kakakku,


tak kusangka sampai seperti itu situasu yang dihadapinya,


“Aku akan berikan segala yang kau inginkan kak!!


Asal jangan kau ambil cintaku ini. Ini adlah satu2nya hal yang bisa buatku


dalam hidupku !!”


Suara ketukan pintu pun menghilangkan suasa ini


dengan cepat, kakakku pergi membuka pintu, saat ia membuka pintu terdengar


suara keributan dari tempatku ini,suara langkah kaki penuh ke hati2an sampai


padaku dengan jelas, ternyata mereka adalah Tia dan Ria yang bekerja sama demi


menyelamatkanku.


“CEPAT PERGI, LUCE !!! DIA SEDANG MENUNGGUMU

__ADS_1


SEKARANG !!” teriak Ria padaku sambil mengawasi kakakku yang terus melawan. Ku


berlari keluar sambil membawa cinta utuh ini untuk Lean, kuberlari tanpa alas


kaki keluar gubuk kecilitu. Sudah cukup jauh ku berlari tak ada tanda2 orng yg


sedang mengejarnya, namun aku tetap berlari untuk mencari Lean. Di atas suatu


bukit terlihat sebuah laki2 bermandikan cahaya bulan sambil menatap rasi


bintang, tak sengaja aku mendengarnya berteriak


“LUCE!!!”


“Apa kau memanggilkuu?” pemuda itu menoleh


melihatku, tak kusangka ternyata ia adlah Lean. Entah kebetulan macam apa yang


mempersatukan kami kembali sekarang ini. Ku tatap paras wajahnya yg disinari


cahaya rembulan yang indah, kupegang kedua tangannya dan kukatakan dengan keras


dan jelas


“Lean, aku mencintaimu!! Bagaimana perasaanmu


padaku? Apakah kau juga mencintaiku Lean?”


- Bersambung-

__ADS_1


__ADS_2