
_ pagi hari
Lily terbangun dari tidurnya yang lelap, dengan sedikit kesal ia meraih handphone yang terus saja berdering disampingnya.
Lily
hallo.. !!
( dengan nada malas )
Harry
**apa kamu masih tertidur ?
Lily
ada apa pagi-pagi menelpon ?
Harry
akh, bangun lah !! aku sudah didepan rumah, kita pergi ke suatu tempat ?
Lily
apa...? didepan rumah** !!
( berlari dan melihat kearah jendela, benar saja diluar ternyata ada mobil milik Harry )
" astaga, apa dia sudah gila, sepagi ini dia sudah main kerumah orang lain, apa dia tak ada hal yang lebih penting menurutnya " gumam Lily yang sedang mengintip dibalik jendela kamarnya.
**Harry
hallo.. hallo.. honey apa kamu mendengarkan aku bicara ? hallooo !!
Lily
aakh iya.. iya .. dengar, maaf tapi kita mau pergi kemana dijam segini ? lebih baik kamu pergi bekerja saja , cari uang yang banyak !!
Harry
uang aku sudah banyak, jadi cepat keluar kita pergi jalan-jalan ke pantai, tak ada waktu lagi, cepat aku tunggu**.
belum dijawab namun Harry sudah menutup telepon nya begitu saja, dengan terpaksa ia menuju kamar mandi untuk membasuh wajahnya, awalnya ia ingin mandi namun, merasakan air yang begitu dingin ia membatalkan niatnya tersebut, hanya membasuh muka dan langsung ganti pakaian.
Lily berpamitan kepada orangtuanya untuk pergi berlibur bersama Ella, ia terpaksa berbohong, karena tak ingin membuat amarah papah muncul dipagi hari.
__ADS_1
setelah berpamitan, Lily memasuki mobil Harry yang menunggunya diluar, dengan santai Harry menjalankan mobilnya yang hanya cukup untuk dua orang saja.
" apa kamu beli mobil baru ?" tanya Lily
" apa aku terlihat miskin honey !! ini mobil 1 tahun yang lalu aku beli dari hasil selama aku jadi pimpinan menggantikan posisi papah ku !" jawabnya
" oh begitu, papah mu kemana memangnya ?" tanyanya lagi
" ehmm, dia sudah .. ... meninggal dunia " ucapnya
" ah, maaf aku gak tau.. "
" tak apa, itu kan sudah berlalu , sekarang aku hanya menjalankan wasiat yang ia berikan kepada ku, untuk meneruskan perusahaan yang ia jalankan , jadi lah aku yang sekarang " jelasnya dengan senyum bahagia.
" lalu bagaimana dengan mamah mu ? apa ia sudah bisa menerima ku ?" ucapnya dengan sedikit ragu
" kamu tak usah pikirkan soal itu, lambat laun ia pasti menerima mu honey ! apa kau tak percaya kepada ku ?" jawabnya
" bukan seperti itu, hanya saja aku tak ingin hubungan kita sembunyi-sembunyi seperti ini, suatu saat mereka pasti mengetahuinya bukan !" keluhnya
" iya, mau bagaimana lagi ? jika mereka sudah mengetahui hubungan kita, kita hadapi secara bersama, apapun yang terjadi aku gak akan pernah melepaskanmu kamu ingat " jawabnya dengan yakin seyakin yakinnya.
" baiklah, kita lihat saja nanti akan seperti apa " ucap Lily yang memandangi jalanan yang mulai padat
3 jam berlalu mereka pergi, dan masih dalam perjalanan, Lily merasa perutnya sangat lapar, namun Harry tertawa kecil karena mendengar suara yang keluar dari dalam perut Lily, tak lama perut Harry pun berbunyi , sehingga mereka berdua tertawa bersama didalam mobil.
mereka kini telah menikmati makan yang mereka pesan sebelumnya, namun ditengah-tengah handphone Harry berbunyi, namun Harry tak menghiraukannya.
" angkat saja dulu, seperti penting " ucap Lily yang merasa terganggu dengan handphone yang terus saja berdering.
" tak penting , biarkan saja ! aku tak ingin suasana kita terganggu " jawabnya dengan cuek dan meneruskan makanannya.
handphone Harry pun berbunyi berkali-kali, kali ini Lily menatap dengan tajam kearah Harry.
" angkat !! " ancamnya dengan mata yang melotot.
" tapi ini dari mamah, aku malas jika harus berbicara dengannya " jelasnya
" ya tapi kamu harus angkat, lihat dari tadi orang lain melihat kemeja kita terus, sudah kamu angkat saja sebentar, jika kamu tak ingin berbicara dengan mamah kamu, kamu cukup dengarkan saja " keluhnya
" iya.. iya... kenapa setiap wanita selalu bawel dan selalu menang , nih aku angkat, kamu diam dan makan saja " keluh Harry yang enggan untuk menjawab telepon dari mamahnya.
sedangkan Lily tertawa kecil melihat ekspresi Harry yang mengeluh seperti anak kecil yang dipaksa makan oleh orang tuanya.
Harry
__ADS_1
iya .. ada apa ?
mamah
kamu dimana ?
Harry
liburan !!
mamah
liburan kemana ? kamu jangan main-main iya, ini keluarga Tasya sudah datang semuanya, jangan bilang kamu pergi bersama wanita itu lagi.
Harry
terserah mamah, lakukan yang ingin mamah lakukan dan Harry pun akan melakukan yang Harry inginkan, mengerti !!
telepon pun terputus
mamah
Harry... Harry... !!
mamah pun terlihat sangat shock dengan kelakuan anaknya tersebut, bagaimana ia harus menjelaskan kepada keluarga Tasya jika harrynya ternyata kabur berlibur bersama wanita lain, sungguh hal yang memalukan untuk dirinya, tak lama Tasya pun menghampirinya yang terduduk ditepi kasur kamar miliknya dengan wajah sendunya.
" ada apa mah ? apa Harry pergi lagi ? " tanyanya yang duduk disampingnya
" maafkan mamah yang Tasya, mamah tak bisa memaksakan keingin mamah, untuk menjodohkan kamu dengan Harry, mamah benar-benar malu harus berbicara apa kepada orang tua kamu, mamah benar-benar malu Tasya " ucapnya yang telah menangis dipelukan Tasya.
" apa dia pergi dengan wanita itu lagi mah ?" tanyanya.
mamah pun mengangguk, Tasya tak habis pikir, ternyata wanita itu begitu percaya diri setelah kemarin mereka bertemu, Tasya harus memikirkan langkah selanjutnya, ia tak akan membiarkan mamahnya Harry berubah pikiran dan merestui hubungan Harry dengan wanita tersebut, Tasya tak akan membiarkan itu semua terjadi begitu saja.
" mamah tenang saja, urusan keluarga Tasya biar Tasya yang tanggung, mau ada atau tidak kehadiran Harry disini, jangan sampai perjodohan ini dibatalkan begitu saja, Tasya akan rebut apa yang harusnya menjadi milik Tasya, mamah tenang saja percayakan semuanya kepada Tasya " bujuknya,
Tasya pun meninggalkan mamah Harry dikamar, ia berbicara dengan keluarga untuk kembali pulang , karena Tasya orang yang sangat pintar akhirnya keluarga Tasya pun mengerti dan memutuskan untuk pergi meninggalkan kediaman keluarga Harry, namun tidak dengan Tasya, ia memilih untuk tetap tinggal dirumah Harry, dan mikirkan rencana yang harus ia lakukan selanjutnya.
jangan lupa like, dan komen iya gaes ..
karena sekarang ada sebuah pekerjaan yang harus diutamakan , jadi tak bisa update setiap hari, mungkin akan update setiap Minggu..
mohon untuk pengertiannya ya gaes...
terimakasih untuk para pembaca..
__ADS_1
mohon dukungannya juga...
see you next time...