
" wow, lihat-lihat perempuan itu juga sangat cantik "
" iya, ya.. tenyata siswi siswi ajaran baru banyak yang cantik, seperti sedang pashion show, ucu ucu banget "
para senior lelaki mulai heboh, saat melihat siswi-siswi ajaran baru mulai berdatangan satu demi satu, kini univ mereka seperti sedang melakukan ajang pashion show khusus wanita cantik, mata mereka terus saja melirik kesana kemari ketika melihat wanita cantik berjalan melewati mereka, tak hanya melihat, terkadang ada yang bersiul menggoda mereka.
Lily dan siswa siswi lainnya sekarang berkumpul di lapangan, untuk mendapatkan informasi selanjutnya, setelah mendapatkan kelas, ia pun mencari tempat duduk yang kosong.
baru saja iya duduk, tak lama seorang pemuda terduduk disampingnya, tanpa rasa ragu.
" maaf, boleh kan saya duduk disini, sepertinya kursi yang lain sudah penuh "
" ah, ya silahkan !! kenapa tidak duduk didepan disana sepertinya masih kosong ?"
ucap Lily yang merasa malu untuk duduk berdampingan dengan lawan jenis.
" aah, didepan !! tapi saya mata saya minus, jika saya duduk didepan agak sedikit pusing, dan disini lebih pas dan jelas posisinya, jadi siapa nama mu, nama saya Samuel Han "
" nama saya Lily "
setelah berkenalan satu sama lain, jam pertama ajaran baru pun dimulai hari itu juga, Lily memilih akademi bisnis manajemen, agar bisa meneruskan perusahaan milik keluarganya.
selama ia berada diluar kota, Lily tak lupa selalu mengirimkan foto-foto yang menarik kepada orang tuanya, untuk berbagi cerita dengan mereka, karena iya sudah berada dikota orang, ia mengganti kartu handphone nya dan tak menyimpan no Harry lagi di handphone nya.
waktupun berputar begitu cepat, tak terasa hari pun sudah mulai malam, Lily telah selesai jam 6 sore, iya sedang menunggu bus dihalte , tapi Samuel berhenti tepat dihadapannya dan sedikit memberika tumpangan.
" Sam !!"
" Lily, sedang apa !! apa kau sedang menunggu bus ?"
" iya, sebentar lagi kira-kira bus nya akan tiba "
" bagaimana jika kau, ku antar pulang ! "
__ADS_1
" tak perlu, nanti merepotkan !! lagian sebentar lagi juga busnya datang "
" aku tak keberatan kok, ayo sekalian akupun ingin pulang !! lihat lah, sepertinya akan turun hujan, ayo naik " ajak Samuel
Lily pun menatap langit, benar saja sepertinya akan turun hujan, karena langit sudah sangat gelap padahal baru sore, Lily pun menaiki sepeda motor milik Samuel, ia benar-benar merasa enggan sudah merepotkan orang yang baru ia kenal.
" jika Harry melihat , mungkin ia akan sangat marah sekarang, kenapa gw harus mikirin dia lagi sih, lupakan Lily lupakan !! dia bahkan tak mencari mu sedikit pun ingat itu, fokus untuk belajar " gumamnya
Lily memberitahukan Samuel jika iya tinggal di kos-kosan yang didekat kampusnya, Sam seperti sudah kenal dengan tempat sekitar sana.
karena jaraknya yang hanya 10 menit, kini Lily telah tiba didepan gerbang kos-kosan nya, sangat mudah bagi Sam untuk menemukan kos-kosan putri yang berada sekitaran kampus.
" bagaimana kau bisa tahu dengan tepat ! "
" aku kan orang sini asli, rumah ku hanya beberapa meter saja dari sini, apa sekarang kita berteman !"
Lily hanya mengangguk dan tersenyum.
" iya, aku datang dari kota lain, dan belum mengenal siapapun disini hanya baru kamu saja "
" baiklah, sekarang kau istirahat saja, jika libur nanti akan ku ajak kau berkeliling dikota ku, akan ku perlihatkan tempat-tempat yang indah, dan kau harus mencoba makanan disini, dah aku pulang dulu "
mereka pun berpisah, Lily tak menyangka akan mendapatkan seorang teman dengan cepat, biasanya ia akan merasa kesulitan untuk beradaptasi dengan lingkungan baru.
baru saja ia ingin masuk kedalam kamarnya, namun ia harus terhenti karena suara tangis yang terdengar dari kamar sebelah.
Lily mendekatkan kupingnya kepintu, benar saja suara itu berasal dari dalam, Lily pun memberanikan diri untuk mengetuk, namun tak ada yang membukanya, dan ia pun memberanikan lagi untuk membuka dan berharap pintunya tidak dikunci.
dan iya, pintu tersebut berhasil terbuka dengan mudah, ia melihat seseorang menangis dibalik selimut, dengan sangat pelan iya mendekatinya agar ia tak panik.
" aaaaakh !!"
jerit wanita tersebut yang terkejut akan kehadiran Lily didalam kamarnya, dengan cepat Lily pun menutup mulutnya agar tak membuat kegaduhan.
__ADS_1
" sssssstth,!! jangan teriak "
" kau siapa ? kau mau maling iya !! aaaaakh to..."
Lily pun menutup mulutnya kembali dengan erat, sungguh membuat Lily merasa jengkel dengan perbuatan wanita tersebut.
" kau ini tak bisakah kau tak teriak seperti itu lagi, aku kesini karena mendengar suara tangisan, yang berasal dari dalam kamar mu, aku sudah mengetuk pintu namun, tak ada jawaban, aku pikir terjadi sesuatu jadi aku nekad masuk kedalam, dan ternyata kau meneriaki ku dengan jeritanmu, kau ingin membuatku mati " jelas Lily yang sudah melepaskan tangannya dari mulut wanita tersebut.
wanita tersebut sudah tak menjerit lagi, ia sudah mulai paham kenapa Lily bisa masuk kedalam kamarnya.
" maaf, ku pikir kau maling !! "
" ya ampun, aku ini tinggal disebelah kamar mu, baru saja mau masuk kamar, aku mendengar suara tangisan, apakah itu suara mu !!"
wanita itu hanya mengangguk malu akan perbuatannya tersebut.
" lalu, mengapa kau menangis ? "
" aku kesepian, tak ada teman bicara !! aku menangis, merindukan orang tua ku, aku datang dari kota xxxxx, dan aku kesini untuk kuliah "
" kalau begitu kita satu nasib, aku pun datang dari luar kota, dan aku kuliah di kampus xxxxx, kau tak sendiri !! aku kan ada disamping kamar mu kita bisa menjadi tetangga yang baik nantinya "
" benarkah, dan benar jika kau kuliah di kampus xxxxx , berarti kita sama dong !! perkenalkan nama ku Zia, dan kau ?"
" ah, namaku Lily, jika kau sekampus denganku berarti kita berteman, sekarang kau tak usah bersedih lagi, aku kan tetanggamu plus teman mu, beristirahatlah, besok bertemu lagi, jangan melakukan hal-hal bodoh, jika kau merasa kesepian mampirlah ke kamarku , dah "
" dah, terimakasih !!"
ucap Zia dan menutup pintu kamarnya kembali.
Lily pun kembali masuk kedalam kamarnya dan merebahkan tubuhnya dikasur barunya, badannya serasa tak nyaman, karena keringat yang sudah melekat dengan debu, Lily pun mulai memanjakan dirinya didalam kamar mandi yang hanya setengah dari kamar mandinya dulu, ia tak memperdulikan dengan kesempitan tersebut, yang terpenting tubuhnya bersih dan kembali segar.
jangan lupa like, dan komen iya gaes...
__ADS_1