
kini Lily dan Harry sudah tiba dipantai yang mereka tuju, setelah mengganti pakaian mereka pun siap untuk menikmati pesona air pantai yang cukup tenang, hamparan pasir yang begitu indah tak ada sampah sedikit pun, dan hanya ada beberapa orang saja yang berkunjung ke pantai tersebut, sepertinya belum ada yang mengetahui keberadaan lokasi pantai tersebut, sehingga terasa tenang dan nyaman jauh dari kata bising jalanan.
lily dan Harry berlari kesana kemari, sesekali melempari cipratan air, menikmati gelombang ombak yang menabrak tubuh masing-masing, mereka tertawa dan sangat menikmati setiap momennya.
" bagaimana jika kita bermain pasir ! kita membuat istana pasir, siapa yang paling bagus dialah pemenangnya, bagaimana setuju ?" ajak Lily
" apa hadiahnya jika menang ?" ucap Harry
" mmm... yang menang harus menuruti apa permintaannya dan sebaliknya, bagaimana " jelasnya.
" iya lumayan menarik, bolehlah ,tapi jangan menangis iya nanti jika kamu kalah " ledek Harry dan berlari ketepi pantai untuk mendahului permainan.
" Harry, kamu curang, tunggu aku !!" kejarnya.
mereka berdua kini sedang sibuk dengan gundukan pasir yang mereka kumpulkan masing-masing, dan sedang berusaha membuat istana yang begitu cantik, untuk bisa saling mengalahkan satu sama lain.
namun, sesekali Harry menjahili kekasihnya tersebut, ia menyenggol beberapa menara yang Lily susun disekitar istananya, sungguh membuat Lily kesal dan marah.
" aaaaakh tidak menara ku, kamu sengaja iya menyenggolnya, hancur sudah menaraku " ucapnya dengan bibir mengerucut, membuat Harry tertawa kecil.
" sorry honey, aku tidak sengaja sungguh " ucapnya
" apa nya yang tidak sengaja, jelas-jelas kamu sengaja, kamu pikir aku tak melihatnya " jelas Lily dengan sungut mengerucut seperti burung beo dan bluuush !! Harry langsung menciumnya membuat Lily tak bisa berkutik, sudah sekian lama, kini Harry menciumnya kembali.
Lily pun mendorong Harry namun, tak dapat dilakukan karena tangan Harry menahan tubuh kecilnya, sehingga membuat tubuh Lily semakin dekat dengannya, dan membuat ciuman semakin panas.
setelah beberapa menit berciuman, Harry pun melepaskannya, karena ia takut tak bisa menahan nafsunya, ia pun mengajak Lily ke resort didekat sekitaran pantai.
" ayo kita cari maka ?" ajak Harry .
tangan Harry menarik tangan Lily, Lily masih dengan pikiran yang kosong, ia bingung harus bagaimana, rasanya seperti mimpi .
saking lamanya Lily melamun, ia sudah tiba di resort yang khusus mengolah masakan berbahan sea food.
__ADS_1
" kamu mau makan apa honey?" ucap Harry yang sedang melihat menu resort tersebut.
" wah, apa ini tak salah ! mahal sekali " jawabnya
" walaupun resort ditepi pantai, namun kualitas bahan masakan mereka no.1 dari resort lainnya, pesan saja !!" jelasnya.
" baiklah, aku pesan yang ini, yang ini, yang ini,ini,ini,ini,dan minumnya ini" ucapnya kepada pelayan.
" kamu gak salah, sekalian saja kamu pesan semua menu, astaga " keluhnya yang tak habis pikir dengan perut kekasihnya .
" tadi katanya pesan saja , lalu sekarang protes " ucapnya
" bukannya protes honey !! tapi siapa yang akan makan sebanyak itu, pokoknya jangan tumbalkan diriku lagi ok " keluhnya
" memangnya siapa yang akan menumbalkan kamu, aku tak akan berbagi untuk makanan yang satu ini, lihat saja nanti " ledeknya .
dan taraaaa makanan pun sudah tersedia meja dengan sangat rapih, tak usah
menunggu aba-aba dari Harry, Lily sudah memakannya satu demi satu ditelan oleh mulut imutnya .
" no,no,no.. tak akan " jawabnya dengan mulut comotnya.
" ya baiklah, kamu nikmatilah aku akan pesan yang baru saja " ucapnya
" aakh jangan-jangan, kamu makan yang ini saja , mubajir " jawabnya dengan cepat
" ini merah banget, pasti sangat pedas honey, sebaiknya kamu saja yang makan ini, aku makan yang lainnya saja " keluhnya.
" dicoba saja belum sudah berkomentar " ledek Lily .
" aku tak ingin mengambil resikonya jika nanti perut ku sakit , sudah lah cepat habiskan makan mu, aku mau makan yang ini saja, sisanya kamu yang makan " ucapnya .
" tanpa disuruh pun akan ku habiskan, kebetulan aku sudah lama tak makan sea food, apalagi langsung dari habitatnya , yummy !!" gumamnya yang sudah menghabiskan beberapa piring .
__ADS_1
sedangkan ditempat lain, Tasya sudah berada di kantor Harry untuk menanyakan kepergiannya kepada sekertarisnya disana.
" kemana bos kamu pergi ?" ucap Tasya dengan nada tak ramah kepada sekertaris yang sedang sibuk mengurusi pekerjaannya.
"maaf nona Tasya saya tak mengetahuinya !" jawabnya
" alaaah, jangan alasan deh, cepat katakan dimana dia sekarang ? jangan bohong kamu sama saya " ucapnya dengan ketus
" maaf sekali iya nona Tasya, saya benar-benar tak mengetahui keberadaan bos saya sekarang, karena dia hanya mengirimkan saya pesan singkat, jika tak percaya baca saja pesannya, bacalah " jelasnya dan memberikan handphone miliknya dihadapan Tasya .
Tasya pun mengambilnya dan membaca pesan singkat tersebut.
" sialaan !! kita lihat saja nanti jika mereka sudah kembali akan ku beri pelajaran untuk sijalang itu " ucapnya dengan meremas handphone milik sekertaris Harry.
Tasya pun pergi meninggalkan kantor Harry dan kembali ke kediaman Harry untuk bertemu dengan calon mertuanya dan membuat rencana yang begitu menarik untuk bisa memisahkan mereka berdua.
_dipantai
hari sudah mulai sore, kini mereka berdua sedang menikmati sunset ditepi pantai, begitu indah pemandangan disore hari yang akan berubah gelap dalam beberapa menit lagi.
" Harry tolong dong " ucap Lily yang memberikan handphone nya untuk difoto tepi pantai, namun Harry tak ingin kalah dengannya.
" kita Selfi berdua, sebagai kenangan jika kita pernah main kepantai ini " ucapnya
Al hasil mereka pun berfoto bersama, tak lama matahari pun terbenam secara perlahan, Harry meminta Lily untuk bergaya menutupata, Lily pun mengikutinya saja tanpa ragu, dan cup, ciumanpun mendarat di bibirnya dan ckreek !! handphone pun memfoto gaya tersebut.
" ya ampun Harry, kamu ini sungguh nakal, ciuman saja kau foto, astaga " keluhnya dan memukul tubuh Harry dengan manjanya.
" sangat indah !" ucapnya yang melihat foto tersebut.
" kau sangat mesum " bisiknya dan merebut handphone miliknya.
" honey, jangan kau hapus foto tersebut, aku belum mengirimkannya " ucapnya yang mengejar Lily berlari.
__ADS_1
Lily pun tertangkap oleh Harry, dan mereka berdua berpelukan, lebih jelasnya Harry yang memeluk Lily agar tak bisa kabur lagi dari dirinya.
jangan lupa like, komen, iya gaes....