Kesadaran Yang Terlambat

Kesadaran Yang Terlambat
three


__ADS_3

dibalik jendela rumah Ella , Harry terus memperhatikan tingkah Ella dan Lily , sesekali ia tertawa kecil namun ia tahan agar tak terdengar oleh kedua orang tersebut.


" ayo masuk, kita ngobrol dikamar gw " ajak Ella.


assalamualaikum. . !!


serentak mereka berdua dan masuk kedalam rumah.


karena Lily berjalan dibelakang dan kebagian untuk menutup pintu kembali, Ella yang tadinya melangkah tiba-tiba terhenti, karena merasa ada yang memperhatikan Meraka dikursi tamu.


astaghfirullah .. !! sontak Ella dan diikuti oleh Lily yang melirik kearah yang sama.


Harry yang berpura-pura untuk tetap cool dihadapan mereka berdua, sedang membaca salah satu buku dan menatap kearah mereka berdua sekilas lalu membaca lagi.


" sedang apa mas Harry disini ? " tanya ella sambil mendekatinya


" kelihatannya .. ? " jawabnya singkat


" maksud Ella, mas ngapain main kesini ? emangnya kaga kerja ? " tanyanya lagi.


" mas lagi ada perlu sama kakak kamu,, ? " jawabnya


ooh.. !! sahutnya singkat dan pergi masuk ke kamarnya dengan menarik tangan Lily.


Lily masih melirik kepada Harry, namun Harry sibuk dengan buku yang ia baca, akhirnya ia dan Ella pun masuk ke kamar dan menghempaskan tubuh mereka masing-masing ke atas kasur.


"nyamannya kasur lu lla, jadi ngantuk gw ! " ucapnya dengan tengkurap.


" baru ge nemplok dikasur, udah mau tidur aja !! eeh.. tapi mas Harry ngapain iya kesini ? masa ia sih dia punya bisnis sama kakak gw ? terus bisnis apa ? masa gw kaga tau sih ? ". jelasnya yang duduk dengan ekspresi heran.


" lu tanyain aja sama kakak lu biar jelas !! jangan tanya ke gw ? " jawabnya yang tak memperdulikan pertanyaan Ella.


karena Lily terlalu lelah hari itu, ia memutuskan untuk tidur sejenak sambil mendengarkan celotehan sahabatnya tersebut.


" ly,..Lily .. ya ampun ini anak langsung tidur gitu aja, gw dari tadi ngomong kaga didengerin kali iya.. udah lah mendingan gw mandi dulu deh biar segeer " keluhnya


Ella tak memiliki kamar mandi pribadi, ia harus pergi ke dapur jika ingin mandi, karena letak kamar mandi bersebelahan dengan dapur, hendak membuka pintu.


astaghfirullah !!


" iiiikh, mas Harry ngapain sih, bikin kaget aja.. !! lagi ngintip iya ? " ucap Ella yang kaget dengan kehadiran Harry didepan pintu kamarnya.

__ADS_1


" sorry, emmm.. si Lily lagi ngapain didalam ? " tanya nya dengan ragu.


" liat aja sendiri kedalam,, ? udah minggir sana, gw mau mandi dulu, jagain dia lagi tidur, jangan macam-macam awas !! " jelasnya dengan penuh ancaman dan mengibaskan handuk miliknya sehingga mengenai wajah Harry.


" mmmmm " jawabnya singkat dan pergi masuk kedalam kamar Ella.


benar saja apa yang diucapkan Ella, jika Lily sedang tertidur dengan tengkurap lelap, hari menarik kursi kecil dan mendudukinya disamping kasur milik Ella, sehingga membuat Harry bisa menatapnya dari dekat dan jelas.


5 menit...


15 menit...


30 menit..


tak lama handphone Harry berbunyi , tenyata ia mendapatkan pesan singkat dari kantornya, Harry pun disibukkan dengan chat yang terus masuk.


**triing..!!


triing..!!


triing**...!!!!


" aduuuh la, berisik banget si handphone lu ? lu lagi chat sama siapa sih " ucapnya dengan mata masih tertutup rapat.


triing..!


"ellaaaaaa..." ucapnya dan langsung bangun dari tidurnya.


saat ia melihat disampingnya, ia merasa itu bukan Ella, Lily pun mengucek matanya dengan cepat, dan.


aaaaakh !!!


" ka.. ka.. kamu.. ngapain disini ? " ucapnya yang berteriak terkejut menjauhkan diri .


harry hanya memberikan senyum kecil, dan berdiri, hendak menjelaskan namun bunyi handphone berdering lagi, kali ini bukan sebuah chat melainkan telepon, sehingga Harry memutuskan untuk pergi dari kamar Ella begitu saja tanpa mengatakan apapun.


" hey,, jelasin dulu kenapa bisa ada disini ? hey... " ucapnya yang tak berani mendekat saat melihat Harry pergi begitu saja.


" ponakan sama sepupu sama persis, tak pernah memberikan penjelasan dulu, langsung pergi gitu aja.. menyebalkan !! tapi pakaian gw masih lengkap kan.. Alhamdulillah !! ." gumamnya dan berdiri mengecek jika tidak terjadi apa-apa kepada dirinya.


tak lama pintu kamar kembali terbuka, Lily dengan cepat duduk dikasur dan menutupi wajahnya dengan bantal .

__ADS_1


baaaaa !!


ucap Ella dan membuat Lily shock.


aaakh !!


" Ella , lu mau bikin gw jantungan haaah " keluhnya dan melemparinya denga bantal.


" ookh, jadi lu mau perang bantal, ok mari kita mulai,rasakan.. hahahaa " jawab Ella dan membalas lemparannya.


mereka pun akhirnya saling memukul-mukuli tubuh mereka dengan bantal, sehingga membuat kamar Ella seperti kapal pecah.


lelah terlalu lama bermain, Lily pun berpamitan untuk pulang, karena sudah mulai gelap.


" dah Ella.. " tiba-tiba sebuah mobil berhenti dihadapannya .


" innalilahi,, untung aja gw kaga nabrak nih mobil " ucapnya dalam hati dan menarik nafas perlahan.


pintu mobil pun terbuka, dan keluar lah seorang lelaki dengan pakaian yang ia kenal, Lily pun sedikit mendekat dan ternyata dia adalah Harry tak lain sepupunya Ella.


Lily hanya senyum dan permisi untu melanjutkan jalannya, namun tangan Lily ditahan oleh Harry.


" mau kemana ? " ucapnya


" mau pulang, udah malam soalnya ! " jawabnya dengan senyum kecil.


Harry pun menuntunnya kearah pintu sebelahnya dan menyuruhnya untuk masuk.


" masuk lah..! " ajaknya


" tapi... "


" masuk..!!" tegasnya, membuat Lily tak berani untuk menjawabnya.


" cih, kenapa harus bersuara seperti itu sih, bikin takut aja.. memangnya dia pikir dia siapa, main seenaknya saja " . celotehnya kecil dengan gusar.


Harry pun menjalankan mobilnya, dan pergi meninggalkan rumah Ella, sebelumnya Harry sudah memberi tahukan kepada Ella untuk mengantarkan Lily pulang, agar Ella tak perlu cemas.


didalam mobil Lily, hanya terdiam menatap keluar kaca mobil, ia masih bete karena ia rasa Harry telah membentaknya tadi, membuatnya jadi sedikit sedih 😔


jangan lupa untuk share, like, dan komen iya..

__ADS_1


mohon maaf jika ada kesalahan tau kesamaan nama, tempat, dan latar.. terima kasih bagi yang menyukai novel saya..


__ADS_2