Kesadaran Yang Terlambat

Kesadaran Yang Terlambat
four


__ADS_3

Harry yang dari tadi sudah menunggunya lama membuat perut Harry terasa lapar, Harry berinisiatif untuk mengajak Lily mampir kesebuah restoran yang ia lewati .


" kita makan dulu iya, sebentar ko ! dari tadi nungguin soalnya, ayooo ? " mengulurkan tangannya.


" apaan sih .. ! " ragu-ragu jawabnya


" udah ayo masuk, keburu tutup nanti nih restonya " paksanya dan langsung menarik tangan Lily dengan cepat tapi lembut.


****, hangat banget tangannya, lembut lagi, mimpi apa gw semalem bisa berpegangan tangan kaya gini, aduuuuh Lily lu harus tetap sadar, biar gak malu-maluin . gumamnya dengan wajah merona langsung menggelengkan kepalanya dengan cepat.


" kamu kenapa geleng-geleng gitu " tanya Harry yang melepaskan tangannya dan menyuruhnya duduk .


" aaakh, engga apa-apa.. cuman pegel aja sedikit, heeeheee.." jawabnya sambil memijit-mijit lehernya yang tidak pegal sama sekali .


aduuuh Lily baru juga diomongin, udah bikin malu aja kan , ulul banget sih lu . gumamnya lagi sambil menundukkan kepala dan bertingkah aneh.


Harry yang sudah memesan makanan, mulai menyadari dengan sikap Lily yang terasa aneh.


are you okay Lily ?


ok !! dengan cepat dan lantang membuat para pembeli lain melihat kearah meje mereka berdua.


dan Lily hanya tersenyum kecil dengan malu dihadapan Harry, namun Harry malahan tertawa terbahak-bahak dengan sikapnya, sehingga membuat pembeli lain tersenyum dan melanjutkan kesibukannya masing-masing.


" aduuuuh, perut aku sampai sakit, lucu banget sih kamu ly ? dari tadi mikirin apaan Ampe kaget gitu jawabnya ? hahahahaa " ejeknya yang masih ketawa pelan dengan memegangi perutnya.


" iiih, udah napa ketawanya kan jadi malu, udah udah.. " pintanya dengan cemberut.


" iya sorry sorry, ywdah, makan yu.. habis itu pulang " ucapnya. dan mereka berdua makan malam bersama.


setibanya dirumah, Lily menawarkan untuk mampir sebentar namun karena malam semakin gelap, Harry memutuskan untuk kembali pulang .


" Lily tunggu, apa aku boleh mengenalmu lebih dekat ? " ucapnya

__ADS_1


Lily yang sudah berjarak 2 meter darinya hanya bisa mengangguk dan tersenyum malu, akhirnya mereka pun pulang ke rumah masing-masing.


esoknya


hari yang sangat panas, Lily yang sedang menunggu angkutan umum di sekolahnya seorang diri, hanya bisa pasrah dengan cuaca yang ada.


ya ampun Gusti, panas banget ini hari iya.. ? semoga nanti malam hujan, kasian yang jomblo seperti aku gak bisa malam mingguan soalnya hihihi. gumamnya sambil cengengesan pinggir jalan.


tak lama, sebuah mobil pun berhenti dihadapannya,Lily seperti mengenali mobil tersebut.


" Lily.. ayo masuk !! " sahuut Ella dari balik kaca mobil.


tanpa ragu iya pun memasuki mobil tersebut, duduk disamping Ella dengan hati bahagia sudah gak kepanasan lagi.


" wadidaw, tumben dijemput Abang lla, pantesan aja gw cariin dari tadi kaga ketemu, gw tinggal duluan aja, ekh gak taunya gw yang lu tinggalin " ucapnya yang berusaha untuk duduk rapih.


" hahahaa.. sorry sorry !! soalnya ini nih biang keroknya, tapi mau ngejemput tapi cerewet banget nelponin mulu " jawabnya yang memukul kakaknya yang sedang menyupiri mereka berdua .


" makan nih kue bang, biar gak bawel mulutnya " keluhnya dengan memasukkan satu kue kedalam mulut kakaknya dengan paksa, membuat sang kakak tak bisa berkata apa-apa lagi selain mengunyah kue tersebut.


Lily yang melihat adik-kakak yang sedang berdebat, membuatnya tertawa Dan menyodorkan air minum yang ia bawa .


" dasar adik zolim lu lla, kasian Abang lu tuh !! keselek ntar gimana coba, minum bang cepetan " pintanya dan menaruh botol minumnya disamping kakaknya Ella.


susah payah kakaknya Ella berusaha agar cepat ketelan dan langsung meminum air yang Lily kasih.


" ini juga, abang-abang emangnya gw Abang angkot apa.. ! benar-benar nih bocil dua, jangan Ampe gw turunin ditengah jalan nih? " . ancamnya


" anterin Lily pulang dulu nyampe rumah lah bang, baru turunin hehehe " sahutnya.


" bayar ya .. " ledeknya


" itu bayarnya pake air yang Abang minum tadi, itu kan airnya masih baru bang " jawabnya

__ADS_1


" hahahaa, harga kak dibayar sama air minum, emang pinter sahabat gw " ledek Ella


mereka bertiga saling lempar ejekan, tak terasa sudah sampai rumah Lily, setelah Lily turun dan berpamitan Lily masuk kedalam rumah.


sore, dikamar


Lily yang sibuk menelpon dengan kedua ortuanya, tiba-tiba mati lampu karena ada petir yang dibarengi oleh hujan.


aaaaaaaaakh !!


jeritnya dari dalam kamar, sedangkan handphone nya masih menyambungkan sehingga membuat ortunya khawatir.


Lily pun dengan cepat memungut handphone nya yang terjatuh, dan meneruskan bicaranya agar kedua ortunya tidak cemas memikirkannya.


" mama, sudah dulu iya, disini mati lampu, nanti ditelpon lagi, salam buat papa dah " ucapnya tanpa mendengar jawaban mama.


Lily menyalakan Blitz handphone nya untuk dijadikan senter, hendak membuka pintu, ia pun menjerit lagi.


aaaaaaaaakh !!


hingga membuatnya pingsan, tak sadarkan diri, hujan pun masih sangat deras dan petir pun masih terdengar kencang sesekali.


tik..tok...tik...tok...tik..tok..


sunyi dan sepi , yang terdengar hanya bunyi jam dinding dan tetesan hujan yang mulai mereda, hampir 2 jam Lily pingsan, dan taraaaa lampu pun menyala seketika.


tak lama Lily pun terbangun, dan merasa ada yang aneh dengan dirinya.


aaaaakh !!


Lily pun kembali lagi berteriak, dan membuatnya terheran-heran.


jangan lupa share, like dan komen iya gaes... jangan lupa jika vote, dan tipnya.. maaf jika ada yang kurang berkenan dengan novel ini..

__ADS_1


__ADS_2