
hari libur
" Lily, cepat bangun kita sarapan pagi bersama " teriak sang mamah .
tok
tok
tok
" Lily, bangun sayang, sudah siang, ayo sarapan, Lily " ucapnya lagi didepan pintu kamar Lily.
" iya mah " jawabnya dari balik pintu.
Lily terbangun, dan mencuci mukanya lalu pergi sarapan dengan kedua orangtuanya.
disela-sela sarapan, sang papah memulai aksinya dipagi hari, mempertanyakan hal-hal yang tak penting untuk dijawab.
" sayang, kapan perpisahan sekolah dirayakan " tanya papah.
" besok " singkatnya
" apa kami harus menemanimu nanti "
" lebih baik mamah saja yang hadir, papah jangan nanti merusak suasana disana " jawabnya
mamah yang mendengar jawaban sang putri hanya tertawa saat itu juga.
" kamu tak ingin, papah datang, apakah kamu yakin " ucapnya lagi
" terserah.. !!"
jawaban dengan memalingkan wajahnya.
" pah sudah lah jangan diledekin terus nanti marah loh " ucap mamahnya.
papah hanya tersenyum dan mereka meneruskan sarapannya dengan tenang, setelah selesai sarapan , Lily bersiap-siap untuk memanjakan dirinya dikamar mandi.
Lily sudah merendamkan dirinya dengan sangat rileks, aroma dikamar mandinya sangat begitu tercium sampai keseluruh ruangan, dengan irama musik yang begitu santai, Lily pun bersenandung merdu didalamnya, sunggu hari yang sangat menyenangkan baginya.
__ADS_1
sedangkan diruang tv , kedua orang tua Lily sedang asyik menonton sambil ngobrol.
" apakah putri kita sedang jatuh cinta ?" tanya sang papah kepada istrinya.
" mungkin, apakah kau akan melarangnya jika ia mempunyai kekasih sayang, tapi ku harap kau jangan coba untuk melarangnya " jelasnya dengan tatapan sedikit tajam.
" tidak, aku tidak akan melarangnya, aku menginginkannya menikah muda, agar kita cepat punya cucu, dirumah ini terlalu sepi sayang, sedangkan anak kita sangat tak ingin memiliki seorang adik " jelasnya
" jika dia memiliki kekasih kenapa tak menikah muda " jawabnya.
" apa harus kita jodohkan " singkatnya
" tidak, biarkan putri kita mencari jodohnya sendiri, aku tak ingin memaksakan kebahagiannya " jelas sang mamah.
hampir 2 jam berlalu, Lily berendam didalam kamar mandi, ia pun segera bangkit danengeringkan tubuh dan rambut yang basah, berjalan kearah lemari baju yang sudah ia buka.
tiba-tiba handphone berbunyi,
ella calling !!
" ya holla, kenapa ? " tanya Lily yang masih sibuk memilih baju.
" ada acara ga lu sekarang " tanyanya.
" bagaimana jika kita berenang, sepertinya menyenangkan " ajaknya
" tidak, tidak, gw baru saja perawatan tubuh, pleas jangan rusak kulit gw yang mulus ini, ganti yang lain saja " jelasnya.
" ya elah, iya napa yang mulus, bagaiman kita shopping terus makan " ajaknya lagi
" jam berapa kira-kira " ucapnya
" 1 jam lagi gw jemput ok, tunggu didepan " jawabnya singkat dan menutup telepon.
karena Ella mengajaknya pergi , ia harus memilih baju yang Casual namun terlihat trendi, ia mulai menaburkan make up nya didepan cermin, tabur sana sini dan jadilah cantik seketika .
" wah.. wah.. wah.. mau kemana kamu udah cantik begini " ucap mamah di samping papah yang asyik menonton dan cemilan ditangannya.
" aku mau pergi sama Ella shopping " jawabnya
__ADS_1
" mamah titip belikan sesuatu iya sayang " pintanya
" uangnya " sambil menyodorkan tangan
" nanti mamah transfer, jangan membeli sesuatu yang tak penting iya sayang, itu mubajir namanya " jelasnya yang sedang mentransfer lewat handphone nya.
tak lama Ella menelponnya...
" dimana lu ?" tanyanya
" tunggu sebentar , mah, pah aku jalan dulu iya , dah " ucapnya yang masih belum menutup telepon, dan berjalan keluar menghampiri Ella.
" untung gw pake Hoodie , kalau kaga bisa gosong nih kulit gw kepanasan " gumamnya yang mengira jika Ella akan membawa mobil ternyata ia membawa motor kesayangannya.
" aduh lla, sama aja bohong gw, sama saja kaya berenang " keluhnya.
" udah lah nikmatin saja, nanti didalam mall juga adem lagi " jawabnya dengan nada santai.
sesampainya didalam mall,Lily membuka hoodienya dan mulai menggosok-gosok kan kulit tangannya yang berkeringat akibat kepanasan.
" aaaah, dinginnya enak nih kalau udah begini baru nyaman " ucapnya yang tersenyum kepada ella.
" ayo kita makan dulu aja, gw lapar nih, kita makan yang pedas-pedas sepertinya enak disaat cuaca seperti ini " ajak Ella yang menuju resto bakso hootz yang berada didalam mall tersebut.
mereka pun duduk dan memesan beberapa bakso dengan level mematikan berukuran jumbo, membuat pelayan menatapnya penuh kejut, karena pelayan tersebut melihat tubuh Ella dan Lily yang begitu slimming dengan paras cantik.
setelah pelayan pergi, Lily dan Ella tertawa kecil, jika terbayang wajah pelayan yang berekspresi seperti tadi, tak lama 2 mangkok bakso berukuran super besar datang, tercium aroma cabai yang begitu khas dari kuah bakso tersebut , membuat Ella dan Lily ingin cepat-cepat menyantapnya.
" silahkan, selamat menikmati " ucap pelayan dan pergi meninggalkan mereka berdua
tanpa di aba-aba lagi, Lily mulai melahap satu, disusul oleh Ella yang tak ingin kalah dari Lily, seperti sedang melihat lomba makan, dengan wajah yang memerah dan keringat yang sudah membasahi wajah satu sama lain, namun mereka masih saja melahap bakso tersebut sampai habis berseta kuahnya.
" mantap gaes, meni endul pisan " ucap Lily sambil mengelap wajahnya yang basah.
" aduuuh, kaga sanggup gerak gw ly, kita diem disini dulu sebentar iya " ucap Ella yang menyandarkan tubuhnya kekursi.
" sama lah gw juga, sepertinya gw kebanyakan minum, lihat deh gw abis 2 gelas, sedangkan lu hanya 1 gelas , emang hebat lu lla " jawabnya yang mengikuti rebahan.
dengan perut kenyang, mereka berdua tak mampu berjalan, sehingga membuat mereka harus berdiam diri sejenak, tiba-tiba terlihat seorang ibu-ibu dari sorotan mata Ella, ibu-ibu itu seperti seseorang yang ia kenal, Ella terus saja memperhatikan agar dugaannya benar, Ella pun menghampirinya .
__ADS_1
jangan lupa share, like, dan komen iya gaes..
divote.. tip.. love..