Kesadaran Yang Terlambat

Kesadaran Yang Terlambat
21. Persiapan


__ADS_3

Jumat


Lily yang sedang mengemas barang yang akan ia bawa untuk pergi keluar kota dan tentunya dibantu oleh mamah tercinta, dengan perasaan yang kacau,ia akhirnya harus benar-benar pergi meninggalkan kedua orang tuanya dirumah ini, dan harus merelakan kepergian Harry bersama wanita lain, benar-benar perasaan yang sulit untuk diungkapkan.


" Ya Tuhan, apa ini jalan yang terbaik untuk ku, kenapa disaat seperti ini pun aku malah enggan untuk pergi tapi, jika aku tidak pergi ! Aku takkan bisa melupakan dia, sampai sekarang pun dia tidak datang menemui ku, bahkan menghubungiku pun tidak sama sekali, aku terlalu berharap yang tak bisa aku gapai, mungkin dari awal hanya aku saja yang mencintainya, harusnya aku bisa lebih menahan perasaanku, agar aku tak terlalu berharap banyak dengannya, sungguh menyedihkan !!" Gumam Lily.


Mamah yang sibuk menilap bajunya kini berubah memperhatikan putrinya yang sedang melamun, entah apa yang putrinya pikirkan, baru saja kamarin Lily minta untuk pergi kuliah keluar kota, sekarang ia malahan melamun tidak seperti biasanya yang selalu ceria dan penuh semangat.


" Sayang, apa kau tidak ingin pergi ?" Ucap mamah yang menyadarkan lamunan tersebut.


" Ntah lah mah, rasanya baru kemarin Lily tinggal sama mamah dan papah, sekarang Lily harus tinggal mandiri, bagaimana jika aku merindukan kalian berdua disana ? Pasti hanya bisa melihat dari jauh, mah nanti sering-sering kunjungi aku disana iya "


Lilypun memeluk mamahnya dengan manja, sang mamah pun sedikit menangis oleh ucapan putrinya tersebut, namun bagaimana pun ia memahami dengan tujuannya.


" Sayang bagaimana pun kamu harus kuliah ! Mungkin diawal akan terasa sulit, lambat laun pasti sudah terbiasa dengan kondisi disana nanti, mamah dan papah percaya dengan kamu, kamu pasti akan baik-baik saja, mamah dan papah juga akan sangat merindukan kamu, karena kamu harta kami yang paling berharga, kamu mengerti kan nak !! Jangan merasa kamu sendirian disana, mungkin diluaran sana nanti kamu akan menemukan teman yang sama dengan kamu, jika kamu sudah memiliki teman disana maka, kamu tak akan merasa kesepian ! Kamu kan tahu, mamah dan papah disini sibuk bekerja, mungkin hanya bisa menengok sesekali, tapi kamu jangan sedih mamah dan papah pasti akan selalu menelpon mu sampai kamu merasa terganggu oleh kami " jelas mamah dengan sedikit bercanda, Lily pun tertawa sebal oleh ucapan mamah yang akan menelpon nya secara terus-menerus sampai ia kesal nantinya.


Tak lama papah pun masuk kedalam kamar putrinya tersebut, ia melihat putri dan istrinya sedang sibuk mengemasi sambil bercanda gurau.


" Ekh ada papah ? Sini, dari tadi mamah tungguin gak datang-datang, gimana sudah dapat tempat tinggal buat putri kita belum disana ? Mamah gak mau iya kalau sampai sana, anak kita lontang Lantung dijalanan nyari kos-kosan !"


" Aduh, mamah ini cerewet banget sih !! Papah belum juga ngomong apa-apa tapi mamah udah nanya panjang lebar, sabar dulu dong ! Ini juga mau ngasih tahu soal itu "


Papah pun langsung pindah tempat duduk disamping putrinya, untuk memberikan kunci kos-kosan yang terdekat dengan kampusnya, disana apartemen sangat jauh dari kampus, mungkin harus memiliki kendaraan pribadi, jika harus membuatnya lebih khawatir akan keselamatannya lebih baik ia pilihkan dekat dengan kampus, agar lebih cepat sampainya .


" Ini kunci kamar kamu disana, papah sudah melihat-lihat kondisi disana 3 hari yang lalu, papah hanya bisa menyewa kos-kosan khusus putri yang terdekat dengan kampus, jika kamu tak ingin tinggal di kos-kosan tersebut kamu bisa ganti tinggal di apartemen namun jaraknya lumayan jauh dari kampus !!" Jelas papah yang sedikit memberika sebuah pilihan, agar tak ada kesan paksaan harus memilih kos-kosan .


" Makasih pah, terserah papah saja !! Lily percaya dengan papah, apapun pilihan nya pasti itu yang terbaik untuk Lily, benarkan mah !!"


" Tentu dong, anak mamah memah sudah dewasa "


" Baiklah, ini pegang kuncinya, jangan sampai hilang, kemasi barang yang perlu saja, jangan dikemas semua nanti kamar ini kosong lagi " canda papah yang memecahkan kesedihan mereka dengan tawa bersama.


_ malam


Lily yang sedang menatapi koper-kopernya masih tak percaya jika ia harus pergi dengan perasaan seperti ini, tiba-tiba Ella menelpon, ia baru sadar jika, ia sudah sedikit melupakan sahabatnya tersebut, dengan cepat Lily menjawab panggilannya tersebut.


**Ella

__ADS_1


Ya ampun, gw kita lu udah mokad ? Gak ada kabar-kabar nya , sudah lupa ia sama sahabat lu ?


Lily


Sembarang lu kalau ngomong !! Sorry, sorry gw lagi sibuk soalnya, o'iya lu masuk univ mana ?


Ella


Telat lu nanyanya !! Lu tau kaga sekarang gw ada dimana ?


Lily


Kaga tau lah ! Kaga penting juga sih hahaha


Ella


Serius sapi !!


Lily


Ella


Di K O R E A !!


Lily


Serius lu, ngapain lu disana ? Jalan-jalan iya, mau nonton konser k_pop lu itu iya,akh mubajir lu lla !! Ngabisin duit doang, udah gitu nontonnya paling ujung lagi, kaga keliahatan .


Ella


Sue lu, bisa tiap hari gw nonton konser gak perlu lagi bolak-balik, kan gw sekarang kuliah disini, di Korea . Kaget kan lu pasti .


Lily


Bohong banget lu sapi !! Sejak kapan lu daftarnya, kos bisa keterima sih siswi kaya lu hahaha


Ella

__ADS_1


Beneran ini gw, kita video call aja sekarang kalau lu gak percaya, tapi lewat laptop aja iya, handphone gw udah lobet nih, gw matiin dulu terus gw hubungin lu lagi lewat laptop**.


Dan panggilan pun berakhir, Lily sungguh tak percaya dengan apa yang sahabatnya katakan tadi, sejak kapan Ella mendaftarkan diri untuk kuliah di Korea, bahkan cerita pun tak pernah, mungkin Ella benar-benar ingin bertemu dengan boyband nya setiap hari, sungguh hal yang gila, niatnya ingin memberi kabar tentang kepergiannya besok dan membuat kejutan, namun berbanding terbalik.


" Benar-benar sahabat tergila yang gw temui, kuliah sambil melihat boyband kesukaannya, apa faedahnya coba ! Terus bagaimana sama gw, benar-benar sendirian dong " gumamnya dan tak lama laptop pun berbunyi, dan terlihat wajah Ella, terlihat berbeda dibagian dinding kamarnya, seperti bukan kamarnya.


**Ella


Taraaaa, hadir lagi, coba lihat deh** !!


( Memutarkan laptopnya kesudut ruangan bahkan keluar jendela kamarnya, Lily yang melihat lumayan jelas pun percaya dengan sahabatnya tersebut, pemandangan dari luar pun sangat berbeda, bahkan tempat tidur Ella pun lain dari biasanya, Ella yang sibuk menjelaskan ini dan itu nampak bahagia tinggal dinegara yang lumayan jauh, Lily pun ikut bahagia jika sahabatnya tersebut tersenyum seperti itu )


**Ella


Ly, bagaimana hubungan lu sama si Harry ?


Maaf iya, sebenarnya gw tahu kalau dia dijodohin sama cewek yang waktu itu kita ketemu dimall, gw juga tahu nya dari orang tua gw sih yang dulu mampir itu, maaf iya Lily gw gak ngasih tau lu dari awal** !!


**Lily


Gak apa-apa kok lla, gw ngerti !! Lagian juga hubungan gw sama dia udah berakhir, bahkan besok gw juga akan pergi keluar kota untuk kuliah disana**.


**Ella


Haaah , keluar kota ? Jangan bilang lu mau kabur, untuk menjauh dari sepupu gw** ?


Lily


Enggak lah, gw udah rencanain ini udah lama kok, cuman nunggu waktu yang pas buat pastiin semuanya baik.


Lily dan Ella terus saja mengobrol, dan bercerita ini dan itu, sampai-sampai waktu pun sudah sangat larut, akhirnya mereka berdua pun memilih untuk melanjutkannya dilain waktu dan tertidur begitu saja.


Jangan lupa like, dan komen iya ...


Ditunggu kehadirannya...


Semoga kalian gak bosan-bosan iya bacanya..

__ADS_1


__ADS_2