Kesadaran Yang Terlambat

Kesadaran Yang Terlambat
28. Wisata malam


__ADS_3

Karena hari ini ada beberapa pelajaran yang kosong jadi, Lily pulang cepat dan didepan gerbang sudah berdiri sosok lelaki tampan dengan pakaian yang begitu sangat cocok untuk dirinya, dan kaca mata hitam yang menambah kesan misterius, membuat orang yang melihatnya penasaran dengan mata dibaliknya.


Zia dan Samuel begitu terkejut, melihat Lily yang sedang berjalan bersama mereka kini sudah berlari dan memeluk laki-laki tampan tersebut, Lily memanggil sahabatnya agar mendekat kepadanya dan memperkenalkan secara langsung siapa dia ?.


" Harry, dua makhluk ini sahabat aku, yang ini Zia, dan yang laki-laki itu namanya Samuel, mereka yang selalu menemani ku disaat-saat kesulitan, ayo salaman !!"


Mereka bertiga pun saling mengucapkan salam dengan menyebutkan nama mereka masing-masing.


Namun, Zia mengikut tubuh Lily, untuk menjelaskan siapakah laki-laki tersebut dengan sejelas-jelasnya kepada mereka.


" Apa " bisiknya


" Jelasin dia siapa monyong !!"


" Ekh iya, lupa !! Zia, Sam, perkenalkan laki-laki ini kekasihku, mungkin dulu ada permasalahan diantara hubungan kami, jadi tak bisa bertemu, dan sekarang mungkin juga sudah mulai membaik "


" Makin baik dong sayang , dan tak akan terpisahkan kembali, apa kau masih meragukan ku dan tak memaafkan diriku "


Ucap Harry yang langsung merangkul pinggang Lily untuk meyakinkannya.


" Kau bisa jelaskan nanti, disini masih ada mereka berdua "


Harry pun mengiyakan ucapannya.


" Oh, sekarang aku mulai paham, dulu kalau gak salah kamu pernah membicarakan tentang perasaan mu terhadap seseorang, jadi dia yang kamu maksudkan !" Ucap Samuel


" OMG.. ini anak lemot banget !! Emang kamu pikir siapa ? Kamu begitoooh ! Ngimpi ! "


" Yeey, memangnya kenapa juga ? Secara aku kan laki-laki paling tampan dikelas, memangnya kau tak tergoda dengan wajah ku " dengan pose seperti model dengan bibir sedikit sexy.


Zia yang baru pertama kali melihat Sam berpose seperti itu membuat wajahnya sedikit memerah, ia tak percaya dengan apa yang ia lihat .


" Sudah-sudah, kalian akan seperti itu dihadapan kekasihku " ucap Lily yang asyik menonton mereka berdua.


" Bodo " ucap mereka berdua secara bersamaan.


" Iiikh apaan sih, ngikutin segala !!"


" Ikh pede najis, aku harus mengikuti kamu, jangan ngaco deh please " balas Zia.

__ADS_1


" Lucukan mereka berdua, selalu saja bertengkar tiada hari tanpa berkelahi " ucap Lily yang membalas rangkulannya dengan tawa.


" Ayo, kita tinggalkan mereka berdua, aku tak ingin hari ku dikacaukan oleh dua teman mu itu honey !" Menyeret Lily masuk kedalam mobilnya dan meninggalkan mereka disana dalam perdebatannya.


" Kau sangat tega, mereka berdua kan teman ku "


" Tapi aku ini kekasih mu dan aku tak ingin melewatkan waktuku bersamamu dengan kekacauan yang mereka buat nanti jika kita bersama , ok !"


" Iya, iya, kau menang !! Jadi kita mau kemana sekarang ?"


" Kita makan dulu, sepertinya kau belum makan !"


" Sungguh sangat perhatian "


" Karena aku sangat mencintai mu "


Lily pun tersipu malu mendengar ucapannya yang membuat jantungnya kembali berdebar tak karuan, ia tak ingin membohongi perasaannya yang sangat bahagia bisa bersama dengannya kembali seperti ini.


Setibanya di kafe yang dekat dengan hotel yang Harry tempati, seperti biasa Harry selalu menyerahkan urusan pesan memesan kepada kekasihnya karena, ia sudah menduga jika Lily akan membuatnya kalap dengan semua yang dia pesan untuk dimakan bersama.


Iya, benar saja !! Pelayan satu persatu sudah menyusun hidangan yang Lily pesankan, Harry hanya bisa menggelengkan kepalanya dan mengelus perutnya sendiri agar tak terjadi sesuatu sesudah memakan hidangan tersebut.


" Aakh, jangan honey !! Ini sudah lebih dari cukup ok, mari kita makan ini semua " jawabnya dengan cepat agar Lily tak memanggil pelayan lagi.


Untung saja Harry belum sempat makan semenjak memesan hotel, ia sudah menebaknya dari awal jadi ia menyiapkan perutnya untuk makan sore bersama Lily, semenjak dihotel Harry menahan rasa laparnya dengan tertidur pulas.


Tiba-tiba handphone Lily mendapatkan kan pesan, ternyata pesan tersebut dari Ella yang mengirimkan foto jika ia sudah berada dikorea lagi, karena ada keperluan mendadak dan tak bisa berlama-lama berkumpul dengan keluarganya.


" Dari siapa honey ?"


" Akh, ini pesan dari sepupu mu Ella, lihatlah dia sudah kembali kesana , aku kan belum sempat bertemu dengannya !"


" Biarkan saja, toh dia mungkin punya kesibukan disana, kau ingin bertemu dengannya ?"


" Sangat ingin, aku merindukannya !"


" Baiklah, nanti jika pekerjaan ku sedikit longgar, kita pergi menemuinya kesana, bagaimana menurut mu ?"


" Benarkah !! Kamu janji iya !!"

__ADS_1


" Iya.... Janji "


" Akh makasih, kamu memang penuh perhatian !"


Mereka berdua menikmati makan bersama dengan langit bernuansa orange,kuning, dan biru tua tersebut, membuat suasananya menjadi lebih indah untuk dinikmati berdua, sesekali Lily memfoto dirinya dengan Harry yang mempamerkan keindahan langit sore.


setelah itu, mereka berjalan jalan diarea taman bermain, karena hari sudah gelap ditanam hanya ada mereka berdua dengan lampu-lampu taman yang menerangi disetial jalannya.


" Harry bagaimana hubungan mu dengan wanita tersebut ?"


" entah lah dia pergi kemana ! setelah aku mengetahui semuanya dia menghilang dengan sendirinya, mungkin dia sudah lelah mengejar ku yang tak mencintainya, karena aku selalu mencintai mu seorang "


" bisa saja kamu !! ku kira kamu sudah menikah dengannya "


" tak mungkin dan Takan pernah terjadi honey, kamu sungguh tak percaya dengan ku !! o'iya bagaimana dengan izin libur mu, apa diizinkan ?"


" aku percaya ko,, !! sudah diizinkan tapi hanya 2 hari, apa itu cukup ! terus kapan berangkatnya ?"


" sekarang masih jam 9 malam, apa mau sekarang ?"


" apa kamu tak kan mengantuk !"


" ngantuk sih, ya sudah bagaimana kalau kamu nginap dihotel bersama ku, pagi nanti kita langsung berangkat "


" lalu bagaimana dengan barang" ku ?"


" kau tak usah perdulikan barang-barang mu, nanti sebelum pergi kamu belanja saja, sekalian belikan orangtua mu oleh-oleh, bagaimana ?"


" baiklah !!"


Harry dan Lily pun pergi meninggalkan taman dan melaju kan mobilnya kembali kehotel tempat Harry menginap.


Jangan lupa like dan komen iya gaes...


Ditunggu nih 🌟 bintang dan jempol nya...


Ditunggu juga kehadiran pembacanya...


Jangan kasih kendor gaes 🤭🤭🤭🤭

__ADS_1


__ADS_2