KETIKA KITA JATUH CINTA ( KKJC )

KETIKA KITA JATUH CINTA ( KKJC )
KKJC : CEMBURU MENGURAS JIWA I


__ADS_3

Selepas survai prilaku Shena terhadap Dirtty berbeda, Dirtty sendiripun merasa aneh, entah salahnya dimana anak itu sehingga Shena jutek padanya.


Sudah berulang kali Dirtty coba bertanya kenapa dan jawabannya selalu "Aku tidak apa - apa Dir" iya itu jawabanya, sunggu klise bukan.


Sudah dapat ditebak Dirtty, jika wanita berbicara tidak apa - apa itu artinya dia tidak sedang baik. Walau terkesan cuek  dan dingin terhadap cewe, bukan berarti Dirtty tidak tahu sifat umum cewe, apa lagi dia selalu mendengarkan keluh kesah temannya jika sedang bertengkar dengan pacar masing - masing.


Hanya saja dia tak tahu cara menyikapi perempuan yang punya sifat itu, karna kedua wanita yang ada didekatnya tidak seperti itu.


Ana terkesan menutupi segalanya, karna tak ingin orang rumahnya khawatir, tapi jika sudah ketahuan dia lebih bisa jujur, satuhal lagi jika tidak suka akan dikatakannya tanpa berbelit - belit.


Bahkan saat marahpun dia akan berbicara jika dirinya sedang marah setelah berucap demikian barulah dia melancarkan aksi marahnya.


Mamahnyapun sama seperti itu, suka bilang suka tidak ya bilang tidak, apapun yang keluar dari mulutnya ya itu memang kenyataan yang dirasa olehnya, maka Dirtty dan daddy serta adiknya tidak pernah bingung menyikapi dua mahluk beruang itu.


Tidak seperti yang dilakukan Shena, ternyata Shena memiliki sifat kebanyakan dari cewe pada umumnya, jika demikian Dirtty harus ekstra hati - hati dalam bertindak.


"Kamu masih marah?" Tanya Dirtty pada Shena, mencuri waktu disela jam istirahat dari teman - temannya sudah pandai Dirtty dan Shena lakukan, jangankan jam istirahat saat acara kemarin saja dia bisa mencuri waktu, ya walaupun dengan bantuan kedua sahabatnya itu.


"Sipa yang marah?" Tanya Shena ketus, mereka tengah ada diroftos sekolah, sejujurnya tempat itu dilarang untuk murid, hanya saja ya namanya juga siswa, sekutu bukunya siswa pasti pernah melanggar aturan, sama seperti yang dilakukan Shena dan Dirtty.


"Kenapa beberapa hari ini ketus keaku? Aku ada salah sama kamu? Jika iya aku minta maaf" pinta Dirtty


"Kamu merasa punya salah?" Tanya Shena dingin.


"Tidak" polos Dirtty menjawab.


"Jika tidak mengapa minta maaf?" Tanya Shena semakin ketus.


"Karna aku tau kamu kesal terhadap ku, walau aku tak tahu apa yang membuat mu kesal terhadapku Shen" jawab Dirtty.


"Kamu merasa aku kesal sama kamu?" Tanya Shena yang dibalas anggukan oleh Dirtty.


"Itu artinya kamu punya salah sama aku" jelas Shena.


"I-ya" jawab Dirtty


"Terus kenapa bilang engga tadi?" Tanya Shena memojokan Dirtty, semakin terpojok Dirtty semakin bingung untuk berucap.


Sejujurnya ia ingin meluapkan amarahnya pada gadisnya ini, sayang dia tak pernah diajarkan kasar terhadap perempuan, sekesal - kesalnya Dimi kepada Dian tak pernah mencontohkan sifat tidak baik terhadap anaknya seperti membentak Dian, yang saat ini ingin coba Dirtty lakukan pada Shena.


Membentak gadis itu supaya bisa lebih jujur terhadapnya agar ia bisa tahu apa kesalahannya itu, jika memang memungkinkan bisa menebusnya akan ia tebus agar tidak lagi diketusi gadis itu, karna sesak rasanya diketusi orang sesepesial Shena menurut Dirtty.


Tapi sayang sepertinya itu bukan cara yang baik untuk berbicara, jika Dirtty bentak wanita selembut Shena yang ada malah nangis bukannya jujur, dan itu akan semakin membuat Dirtty pening saja.


'Kenapa pacaran jadi serumit ini sih, mengartikan keinginan wanita ternyata lebih susah dari rumus akar kuadrat, atau menterjemahkan bahasa Jepang' celoteh batin Dirtty.


Ya itulah kenyataannya Dirtty, wanita adalah mahluk yang sangat unik, akan sangat susah kau menterjemahkan wanita, terlihat rapuh ternyata kuat, terlihat kuat ternyata kebalikanya.


Pandai - pandailah kamu dalam menghadapi sifat wanita yang unik - unik itu.


"Kenapa tidak jawab?" Tanya Shena kesal.


"Sudahlah Shen, aku bingung mau jawab kaya gimana lagi, jika memang kamu masih marah lanjutkan saja, setelah marah mu reda, baru kau hubungi aku, aku balik kelas ya" ucap Dirtty pada akhirnya karna tak ada lagi yang bisa ia lakukan.


Dari pada dia hilang kendali dan membentak gadisnya, lebih baik dia pergi toh bel masukpun sudah dibunyikan, setelah mengelus rambut Shena, Dirtty benar - benar beranjak dari tempat itu, sedang Shena memilih tetap tinggal.


Gadis itu bingung, entah kenapa setelah dirinya sah menjadi kekasih Dirtty kecemburuannya meningkat lebih pesat, apa lagi terhadap Ana adik Dirtty, entah mengapa dia sangat cemburu.


Inginnya sih tidak begitu, karna Shena tahu betul prioritas utamanya adalah keluarganya baru lah dirinya sebagai pacar, tapi mau bagai mana lagi ketakutan akan kehilangan Dirtty membuatnya merasakan hal itu.


'Maafin aku Dir, pasti kamu ga nyaman tadi' batin Shena menyesal, tapi tak dipungkiri Shena merasa kesal dengan ucapan terakhir dari pacarnya itu.


"Aku harus bisa kontrol rasa cemburu ku agar tidak jadi bumerang untuk ku dikemudian hari" gumam Shena.

__ADS_1


"Tapi tepa aja kesal sama adiknya, manja banget sama kakaknya" teriak Shena disana, untung saja hanya angin yang mendengar jika Dirtty, bagai manalah jadinya, ahh Shena kau ceroboh sekali. Ingat Shen tembok itu bisa mendengar ocehan mu.


"Gue harus bisa dekat dengan Ana, agar gue tahu lebih banyak tentang Dirtty, dan juga gue yakin anak itu orangnya asik."ujar Shena.


"Ingat Shena jangan menilai seseorang sebelum loe kenal dengan orang itu, gue yakin jika Dirtty baik pasti adiknya juga baik, Dirttynya saja yang terlalu memanjakan Ana sepertinya" ucapan terakhirnya ada nada sewot disana, bak orang gila Shena berbicara sendiri.


Yaampun Shena jika ada yang lihat kau akan benar - benar disangka tak waras karna berbicara sendiri, senyum - semyum sendiri bahkan berteriak - teriak. Ahh Shena .. Shena.


***


"Kenapa tu muka?" Tanya Kevan


"Paling diambekin anak beruang"ucap Leandro. Dirtty hanya mendesah saja lantas menghempaskan bok*ngnya ketempatnya duduk.


"Kenapa lagi sama Ana?" Tanya Kevan.


"Bukan Ana tapi Shena" jujur Dirtty, Leandro dan Kevan saling melirik bertanya secara tak langsung dengan lirikan mereka.


'Biasanya kalau Dirtty kaya gini cuman gara - gara Ana atau mamahnya' gumam batin Leandro dan Kevan bingung, ternyata Dirtty bisa galau juga dengan oarang lain.


"Beneran si Dir, kayanya udah kecantol ama kembang SMA kita dah" bisik Leandro yang diangguki Kevan.


"Emang Shena kenapa?" Tanya Leandro penasaran.


"Dia marah" jawab Dirtty.


"Terus kenapa ga bujuk dia supaya ga marah sama loe, dari pada loe kaya gini" saran Leandro.


"Emang loe ada salah apa sih sama dia?" Kevan menimpali dengan tanyanya.


"Ga tau" tetap itu jawaban Dirtty.


"Ehh balok es, dimana - mana tuh kalu orang marah pasti ada sebabnya ga mungkin engga" sergah Leandro.


"Tapi itu kenyataannya gue ga ada ngerasa buat dia marah ko" jawab Dirtty kekeh.


"Sikapnya berubah tu semenjak kita survai tempat" turur Dirtty.


"Survai tempat" Leandro dan Kevan berbarengan bergumam.


"Hemm"


Akhirnya Leandro dan Kevan tersenyum, mereka tahu apa yang membuat Shena marah ke Dirtty, apa lagi kalau bukan cemburu.


Waktu itukan Dirtty bawa anak beruangnya, dan sepertinya Shena cemburu atas tingkah Dirtty terhadap adiknya.


Bisa dimaklum sih, siapapun mengira Dirtty punya hubungan khusus dengan adiknya itu, tapi nyatanya tidak sama sekali, hanya saja perlakuan Dirtty terhadap Ana membuat siapa saja salah persepsi menilai mereka.


Tapi bagi Dirtty itu wajar, itu bentuk rasa sayangnya terhadap Ana bahkan Regipun mendapat perlakuan sama darinya seperti Ana.


"Dia cemburu Dir" jawab Kevan yang disetujui Leandro.


"Sama siapa?" Tanya Dirtty.


"Ana" kali ini yang menjawab Miko, Dirtty dan dua sahabatnya terlonjak kaget karna kehadiran Miko.


"Dari mana loe tahu?" Tanya Dirtty, maksudnya dari mana manusia satu ini tahu kalau dia ada hubungan dengan Shena.


"Sama seperti mereka berdua, Shena tak pernah menyembunyikan sesuatu dari sepupunya ini" jawab Miko.


"Shena sendiri yang bilang kalau dia cemburu sama adik gue?" Tanya Dirtty memastikan.


"Tidak hanya saja gue mikir ke situ, karna yang gue liat sikapnya berubah ke loe setelah pulang survai itu" jawab Miko.

__ADS_1


"Itu artinya tidak terbukti jika dia cemburu" ucap Dirtty.


Ketiga siswa itu menghembuskan nafasnya "Susah punya sahabat Es balok" terang Kevan.


"Peka napa Dir" tutur Miko.


"Pantesan dia bilang kaga tahu salahnya dimana" kali ini ucapan Leandro, Dirtty hanya menaikan satu alisnya tanda tak mengerti, kembali membuat ketiga temannya itu menghembuskan nafas beratnya.


"Gue percaya ko sama Shena, ga mungkin dia cemburu sama adik gue, awal gue komit untuk pacaran ama dia pun gue bilang, jika gue protek dan posesif terhadap adik gue, intinya keluarga prioritas utama gue" jawab Dirtty menjelaskan.


"Tetap saja Dir, tidak pria tidak wanita akan memiliki rasa cemburu jika miliknya lebih perduli dengan yang lain" jawab Miko.


"Yang loe bilang yang lain itu adik gue, jadi loe mikir adik gue penyebab hal ini" ucap Dirtty mulai tersulut emosi.


"Bukan adik loe tapi loe Dir, sama se.perti loe yang sayang sama adik loe gue juga sayang sepupu gue, kalau sampai loe sakitin dia gue yang akan turun tangan" jelas Miko sambil lalu.


"Jika memang itu yang buat Shena marah sama gue, itu artinya Shena tidak bisa terima gue apa adanya, jadi sebaiknya gue mundurkan" tandas Dirtty membuat kemarahan Miko memuncak.


Yang tadinya dia sudah ingin kembali kebangkunya karna akan bersiap untuk pulang, sebentar lagi bel pulang berbunyi. Malah berbalik arah kembali keDirtty lantas memberi satu pukulan yang tepat mengenai bibir bawah Dirtty.


Jika tak ada Kevan dan Leandro dipastikan Dirtty terjungkal, ingin Kevan dan Leandro membalas perlakuan dari Miko, dilarang Dirtty bukan hanya karna temannya saja tapi juga tak ingin ribut, itulah Dirtty tak ingin cari gara - gara.


Untung saja kelas sepi, hanya ada mereka berempat dikelas itu, jika pelajaran tetakhir adalah olah raga maka setelah selesai mengambil nilai tujuan siswa bukanlah kelas melainkan kantin.


"Loe bilang apa barusan nyerah, hanya karna hal sepele loe nyerah bukannya minta maaf" tukas Miko


"Ternyata loe emang ga perna cinta ama adek gue" marah Miko.


"Sama seperti loe Mik" jawab Dirtty santai.


"Maksud loe?" Tanya Miko tak faham.


"Apa gue pernah cemburu sama loe terhadap prilaku loe ke sepupu loe itu?" Ucap Dirtty.


"Jawabannya sama seperti apa yang dialami Shena saat ini, hanya saja gue tahu loe kakaknya gue ga berhak buat cemburu sama loe" jawab Dirtty, Miko terdian.


Memang benar perlakuan Miki terhadap Shena bisa dikatakan sama seperti Dirtty mempetlakunan Ananya, jadi pantaskah ia marah terhadap temannya itu, mengapa saat ini dirinya merasa malu.


"Jika gue bisa mengatasi hal itu gue juga ingin Shena seperti itu" jujur Dirtty.


"Tapi Shena perempun Dir" lirih Miko.


"Apa hanya perempuan yang memiliki hati? Jadi laki - laki tidak?" Tanya Dirtty tandas.


"Tapi laki - laki kuat Dir tidak seperti wanita" jelas Miko.


"Yang gue tahu perempuanlah yang lebih kuat dari pada laki - laki saat menghadapi masalah" jawab Dirtty.


"Loe salah mereka hanya mencoba untuk kuat Dir" terang Miko.


"Itu loe tau" ucap Dirtty.


"Terus kenapa loe menempatkan Shena seperti disituasi ini?" Tanya Miko kesal, amarahnya mulai naik kembali.


"Gue bilang sekali lagi, gue bisa menerima loe dalam hidup Shena sebagai orang berharganya dan gue juga pengennya Shena seperti itu" terang Dirtty.


"Itu sama aja loe nyakitin Shena secara ga langsung Dir" tegas Miko marah.


"Itu artinya gue mundur" jawab santai Dirtty.


"Kenapa loe ga coba buat berjarak dengan adik loe sih dir" tukas Miko kesal.


"Kenapa loe ga lakuin hal yang sama?" Tanya Dirtty kalem, membuat Miko tak lagi bisa berkutik hanya diam yang bisa dilakukan Miko.

__ADS_1


"Ga bisakan karna loe tahu Shena bagian terpenting dalam hidup loe, sama seperti gue, jika gue harus berjarak dengan adik gue, gue lebih memilih mundur, karna gue dan Shena hanya kenal baru dua tahun, sedangkan gue dan Ana, hapir selama gue hidup gue bareng dia" panjang lebar Dirtty berdialog.


🌱🌱🌱


__ADS_2