KETIKA KITA JATUH CINTA ( KKJC )

KETIKA KITA JATUH CINTA ( KKJC )
KKJC : MOMMY BERUANG NGAMOKKK !!


__ADS_3

"Hari sabtu Shiro harus sama Nau sampai hari minggu" ucap Dirtty setelah sampai didepan pintu rumah.


"Loh .. Jadi tadi itu beneran?" tanya Ana


"Iya lah kak" jawab Dirtty singkat


"Loh ... Kok gitu Ana kira bohongan loh" Ana


"Mana ada bohongan. Udah pokonya hari sabtu sampai minggu Shiro dirumah Nau" jelas Dirtty tak ingin dibantah.


"Loh abang ga bisa gitu dong Shirokan ga suka sama Nau" tolak Ana


"Assalamualaikum, nanti juga terbiasa kalau sudah dua hari" jawab Dirtty sambil mengucapkan salam karna sudah masuk kedalam rumah.


"Waalaikumsalam" terdengar suara daddy dan babahnya yang sedang mengobrol menjawab salam dan sepertinya Enninnya juga ada.


"Lohh... Pokonya ga bisa Shiro ga boleh kemana - mana" tandas Ana menolak.


"Ga bisa .. Abang sudah janji" untuk kali ini Dirtty tak bisa mengalah untuk adiknya karna dia kesal mendengar adiknya itu ngeBM, bagai mana lah kalau sampai orang rumah tau.


Tapi untuk kali ini biarkan saja orang rumah tau biar jera sekalian dan ga buat ulah lagi biar jadi adiknya yang manis kaya dulu lagi.


"Abang yang janji loh bukan Ana" ucap Ana


"Ia makanya abang mau tepatin janjinya abang" jawab Dirtty.


"Tapikan Shito itu punya Ana, Ana pokonya ga mau Shiro kerumah Nau" kekeh anak beruang itu menolak.


Perdebatan mereka terdengar oleh para orang tua, mau itu daddy/papah, Ennin dan juga Babahnya merasa aneh, karen yang berdebat itu Dirtty dengan Ana.


Bukan Ana dengan Regi, tumben sekali Dirtty berdebat dengan adik perempuan kesayangannya biasanya juga paling mengalah sama adik apa lagi adik perempuan.


Terkadang Regi saja sampai cemburu jika Ana sudah memonopoli sang abang untuk dirinya sendiri. "Lohh... Cucu - cucu Babah kenapa ini?" tanya Babah


.."Tu si abang nyebelin" adu Ana kepada Babahnya.


"Ngeselin gimana?" tanya Ennin


Ana tak mau menjawab dia hanya mengembungkan pipinya yang cubby itu, sudah cubby tambah cubby saja karna dikembungkan olehnya.

__ADS_1


"Kenapa sih bang ? diapain kakaknya?" tanya daddy


"Kakak bikin kesel dad" jujur Dirtty


Daddy tampak terkejut pasalnya ini baru kali pertama Dirtty mengeluh tentang Ana, sepertinya anak perempuannya membuat masalah lagi, dan kali ini menurut abangnya sudah keterlaluan rupanya.


Drapp.... Drapppp ... drappp.


Derap langkah kaki yang sepertinya terburu - buru karna ingin cepat sampai terdengar ditelingan lima pasang telinga diruang keluarga itu.


"Nah sudah pulang rupanya ya" ketus mommy sambil berkacak pinggang membuat yang lain menoleh kearahnya.


Deggg....


Wah sepertinya akan ada badai yang akan menimpa rumah ini melihat wajah mommy / mamah yang sudah tidak bersahabat itu.


mommy / mamah melangkahkan kakinya kearah Ana lantas tanpa aba - aba lagi menjewer telinga anak petempuannya itu.


"Loh Mah janga kasar seperti itu loh" pinta daddy / papah, sedikit tak suka sikap istrinya yang kasar terhadap anak perempuanya.


"Biar aja.. Pap.. Aduhh Ana mommy itu udah cape bilangin kamu mesti gimana lagi bilangnya ke kamu sih nak?" tanya mommy jengkel.


"Sakit .. Sakit kan makanya kalau ga mau dijewer ya jangan buat aneh - aneh Anaaaaaaa" kesel mommy / mamah.


"Aneh - aneh gimana sih mom Ana ga lakuin apa - pa loh ini" kata Ana.


"Ohh gitu engga ya .. berarti yang mis. Jena bilang ditelpon tadi bohong iya?" tnya mommy ketus


"M..is. Je..na bilang apa momm?" tanya Ana terbata


"Dari mana kamu hah?" tanya mommy menghiraukan pertanyaan Ana.


Ana terdiam tak berani menatap mata momynya itu. Kalau sudah seperti ini kacau pasti kena omel nih.


"Emangnya kenapa sih sayang kok anaknya sampai ditanya gitu kan baru pulang sekolah. iya kan cucu babah?" tanya Babah memastikan tak ada masalah yang dibuat cucu kesayangannya itu.


"Jawab Ana kamu kemana tadi ?" tanya mommy.


"Itu... " Ana tak bisa melanjutkan kata - katanya dia melirik sang abang ingin meminta bantuan namun kali ini Dirtty cuek bebek acuh saja melihat adiknya itu kena omel mamahnya. Dia malah duduk dengan santai disamping sang Ennin.

__ADS_1


"Emang si kakak kenapa lagi sih bang?" tanya Ennin berbisik


"Bolos lagi Nin" jawab Dirtty tak kalah berbisik.


"MasaAllah anak satu itu bener - benerdeh" gumam Ennin kecil.


"Kenapa bolos?" tanya mommy sangae tanduknya sudah mencuat keatas karna kelakuan anak perempuannya semakin hari semakin jadi.


"Pengen nonton pertandingannya abang" jujur Ana


"Hanya karna itu kamu bolos iya?" tanya mommy murka yang diangguki Ana.


"Masaallah Ana kamu tau dalam satu bulan ini tuh kamu bolos sudah 5 kali sayang.. Kamu emang ga mau naik kelas iya?" tanya mommy yang dijawab gelengan kepala oleh anak beruang itu.


"Aduhh Ana mommy beneran stres ngadepin kamu. Sudah lah mas panggilChio lagi saja jangan kelamaan berliburnya suruh dia kerja lagi, ni anak nurutnya cuman sama Chio" tandas mommy.


Ana mengkerut karna Chio akan menemaninya lagi bukan karna takut tapi karna Chio selalu saja bisa tau kelakuannya dan bisa menggagalkan rencana kesenangannya itu.


Selama Chio berlibur Ana merasa bebas karna tidak diawasi oleh supir pribadinya itu yang juga jadi mata - mata untuk orang tuanya.


"Momm" pinta Ana memelas.


"Tidak ada bantahan.. Sekarang pergi kekamar mu dan renungkan kesalahan kamu" titah Mommy


"Papah" rengek Ana


"Awas saja kalau berani mas. Kamu yang akan tidur diluar selama satu minggu" ancam sang istri


"Maaf sayang dari pada papah harus bobo diluar emang princess papah ga kasian papah?" ucap papah memelas


"Hisss" keluh Ana tak mendapatkan dukungan dari siapapun mau mengadu pada babahnya, babahbya sudah ciut karna mendapatkan pelototan dari mommynya.


Sedangkan sang abang tengah marah padanya jadilah dia melangkah dengan lesu kedalam kamarnya.


Kalau mommynya sudah berucap maka tak butuh waktu lama pasti dia akan kembali dalam pengawasan.


Ana benar - benar sudah membuat mommy beruang ngamok kali ini dia tidak bisa berkutik. Memang cepat atau lambat Chio akan kembali menjadi supirsekaligus mata - mata orang tuanya.


Itu menyebalkan makanya anak beruang itu selalu punya cara untuk menjahili Chio karna Chio selalu megadukan tugkah anak beruang itu kepada mommynya membuatnya kena hukuman terus.

__ADS_1


🐻🐻🐻🐻🐻🐻🐻🐻🐻🐻🐻🐻🐻🐻🐻🐻🐻🐻🐻🐻🐻🐻🐻🐻🐻🐻🐻🐻🐻


__ADS_2