
Putaran tornado Panter sangat cepat dan langsung menghujam ke tubuh Codile, hingga sosok tersebut tubuhnya langsung tercerai berai.
Pral
Pral
Darah berhamburan bersamaan dengan tubuh Codile yang terpotong berkeping-keping.
Panter menghentikan teknik terkuatnya tersebut sambil terengah-engah, sosok tersebut tidak bisa beristirahat lebih lama, karena bawahan Codile tidak terima pemimpinnya tewas oleh Panter.
Sosok itu kembali bertarung dengan para bawahan Codile, meskipun masih kelelahan karena menggunakan banyak auranya.
...***...
Sementara itu terlihat dilangit, Bird dan Vulture juga sedang bertarung. Dua Ras yang memiliki kemampuan terbang itu saling menyerang menggunakan kekuatan terkuat mereka masing-masing.
Swuzz
Swuzz
Bird menembakan bulu-bulunya seperti anak panah ke lawannya tersebut, akan tetapi Vulture masih bisa menghindari serangannya.
Swuzz
Vulture melesat dengan cepat ke arah Bird sambil menghindari serangan bulu-bulu tersebut.
Slas
Slas
Dengan kekuatan cakarnya, Vulture menyayat-nyayat tubuh Bird, sehingga sosok tersebut mengalami luka cukup serius.
Swuzz
Klap
Vulture berhasil menangkap kedua tangan Bird, sosok tersebut mencengkramnya sangat kuat berusaha untuk memutuskan kedua tangan Bird.
__ADS_1
Arghh!
Bird berteriak kesakitan ketika tangannya terus direnggangkan oleh cakar Vulture.
"Hahaha... matilah kau burung kecil!" ucap Vulture sambil tertawa melihat Bird yang tampak menderita.
Bird menggertakkan giginya, ia mencoba untuk tetap fokus, kemudian sosok tersebut melepaskan auranya.
Swuzz
Ledakan aura Bird membuat Vulture bergegas menjauh, pasalnya sosok tersebut tahu kalau itu sangat berbahaya.
"Cih, ternyata kau sudah bisa mengendalikan auramu!" gerutu Vulture.
Bird masih fokus dengan perubahan wujudnya setelah melesatkan auranya, tubuhnya yang tadi kecil berubah menjadi berotot.
Bird menatap tajam Vulture. "Sudah cukup Kalian menghina Ras kami!" raungnya marah.
"Hahaha... Ras burung kecil seperti kalian memangnya apa yang bisa dibanggakan!" balas Vulture sambil tertawa.
Sosok tersebut juga meningkatkan auranya.
Swuzz
Bang
Bang
Mereka berdua saling beradu pukulan satu sama lain di langit, kecepatan terbang mereka juga sangat cepat untuk menghindari dan melakukan serangan.
Duak
Duak
Keduanya sama-sama terkena pukulan telak di wajah, sehingga membuat mereka terhempas kebelakang.
Bird dan Vulture kembali saling menyerang satu sama lain, pertarungan keduanya benar-benar sangat cepat.
__ADS_1
Bang
Bang
Swuzz
Duarrr
Bird terjatuh ditanah ketika terkena pukulan Vulture hingga terjadi ledakan cukup besar, tampaknya jatuh juga tampak terlihat berubah menjadi kawah.
"Matilah kau!" raung Vulture sambil melesat ke arah tempat Bird jatuh dengan memfokuskan paruhnya kedepan.
Vulture bagaikan anak panah yang melesat dengan kecepatan dahsyat.
Bird menyadari hal tersebut, ia berusaha untuk menghindar serangan tersebut, sayangnya sayap dia patah sehingga tidak bisa menghindar dengan cepat.
Vulture semakin mendekat saja ke arah Bird, sosok tersebut sangat yakin bisa membunuh Bird dengan mudahnya.
Bird menggertakkan giginya, ia mau tidak mau mengeluarkan seluruh auranya, karena tidak ada cara lain selain menerima serangan Vulture.
"Haaaa!" Teriak Bird sambil bersiap melakukan serangan terkuatnya berupa pukulan tombak angin.
Booomm
Terjadi ledakan sangat besar ketika serangan keduanya bertemu satu sama lain. Asap tebal menyelimuti kedua sosok tersebut.
Perlahan asap tersebut menghilang, terlihat tangan Bird hancur akibat menahan serangan paruh Vultur yang bagaikan anak panah tersebut.
Brug
Bird dan Vulture ambruk bersamaan, Bird dengan tangannya yang hancur, sementara Vulture separuh tubuhnya menghilang karena pukulan terkuat Bird.
Vulture tewas seketika di sana, sementara Bird langsung tidak sadarkan diri, mengingat ia menggunakan seluruh auranya untuk menahan serangan lawannya tersebut.
Bawahan Vulture dan Bird yang melihat pemimpin mereka tumbang, jelas saja mereka semua sangat marah dan langsung saling menyerang dengan penuh dendam.
Pertarungan semakin sengit, walaupun Kerajaan Beast kalah jumlah, akan tetapi mereka masih sanggup bertahan.
__ADS_1
Sudah banyak korban yang bertumbangan baik dari pasukan Kerajaan Beast atau Hyena. Darah dan Mayat berhamburan ditanah perbatasan dua kerajaan tersebut.
Peperangan yang merenggut ribuan nyawa tersebut terus berlanjut, karena tidak ada dari salah satu pihak yang mau mengalah.