King Of The Beast

King Of The Beast
Mengalahkan Byson


__ADS_3

Ketika Byson sudah akan kembali masuk kedalam Istana, tiba-tiba ia merasakan aura yang sangat kuat dari tempat Tiger tadi terjatuh.


Sosok tersebut menoleh kebelakang, debu tebal yang menutup tempat tersebut perlahan menghilang.


Mata Byson membelalak lebar saat melihat Tiger yang berlumuran darah kembali berdiri dengan aura yang begitu kuat.


"Bagaimana mungkin?" gumam Byson yang tadinya tidak pernah buka suara, untuk pertama kalinya ia bersuara melihat Tiger yang belum tewas.


HAAA!


Tiger meraung keras, aura yang begitu pekat menyelimutinya, sosok tersebut lalu melesat ke arah Byson dengan cepat.


Byson kembali mengeluarkan auranya, akan tetapi ia terlambat, karena gerakan Tiger sangatlah cepat.


Swuzzz


Duak.... Duaaar!


Byson terseret Tiger hingga menghancurkan bangunan Istana bagian depan kerajaan Beast.


Tidak sampai di situ saja, Tiger menyerang membabi buta Byson, membuat sosok tersebut tidak bisa meluapkan auranya untuk melakukan serangan balik.


Duak


Hoek


Byson memuntahkan seteguk darah saat Tiger memukul perutnya hingga ia melesat ke langit.


Swuuzz


Duaar


Tanah tempat Tiger berpijak hancur ketika sosok tersebut melesat ke langit untuk mengejar Byson.

__ADS_1


Tiger melakukan hal yang sama dengan Byson, ia menendang Byson kebawah dengan sangat keras.


Swuzz


Duaarr


Kawah besar tempat Tiger jatuh tadi, menjadi lebih besar saat Byson terjatuh di sana juga.


Tiger melesat ke bawah ia mengayunkan pukulannya, terlihat siluet kepala harimau putih dengan ukuran sangat besar muncul di sekitar tubuh Tiger.


Groaar!


Swuzz


Booommm


Ledakan sangat besar terjadi, Byson terkena telak serangan Tiger yang tanpa ampun tersebut.


"Bagaimana dia bisa sekuat ini?" tanya salah satu pasukan Dubuk yang melihat kekuatan Tiger.


"Kita harus melaporkannya pada Paduka!" seru yang lainnya.


Mereka mengangguk setuju dan langsung memberikan laporan kepada Dubuk tentang kekuatan Tiger yang sudah di luar prediksi mereka.


Tiger melompat mundur, terlihat sosok Byson yang tubuhnya sudah hancur sebagian, tapi sosok tersebut masih hidup.


"Aku tidak pernah melawan orang sekuat dirimu, aku yakin kamu layak menjadi pemimpin dunia ini...." ucap sosok tersebut sebelum akhirnya tewas.


Tiger tidak tahu apa maksud Byson, akan tetapi ia fokus untuk membunuh Dubuk terlebih dahulu, agar masalah kerajaan Beast cepat selesai.


Tiger melihat pasukan Dubuk yang akan melarikan diri, ia dengan kecepatan ekstrimnya mengejar mereka dan langsung membunuhnya tanpa ampun.


Argh!

__ADS_1


Argh!


Terdengar suara jeritan kematian pasukan Dubuk saat Tiger membunuh mereka semua tanpa ragu, setelah ia membunuh mereka sosok tersebut melesat kedalam Istana.


Swuzz


Istana tergoncang efek kekuatan Tiger yang begitu besar, hempasan angin di dekat Tiger membuat benda-benda berterbangan.


...***...


Sementara itu didalam Istana kerajaan Beast, bawahan Dubuk yang tadi melihat pertarungan Byson dan Tiger sedang melapor.


"Tuan gawat, Byson kalah!" lapornya dengan wajah ketakutan.


"Apa! Tidak mungkin dia kalah secepat itu!" jawab Dubuk tidak percaya.


"Taun, kami serius!" jawab bawahan tersebut tidak berdaya.


Dubuk mengernyitkan dahi, ia tidak percaya sama sekali jika Byson kalah, pasalnya kekuatan bawahannya yang satu itu di atas rata-rata, apa lagi fisiknya juga begitu kuat. Namun, ketika ia masih tidak percaya kalau Byson telah kalah.


Suara gemuruh kedatangan Tiger membuat Dubuk terkejut, sosok tersebut langsung berdiri untuk melihat apakah itu benar-benar Tiger atau bukan.


Duaar


Tiger menghantam bawahan Dubuk yang memberikan laporan hingga tubuhnya hancur, ia sekarang berhadapan dengan Dubuk secara langsung.


Dubuk menatap tidak percaya jika Tiger benar-benar bisa mengalahkan Byson, ia merinding melihat sosok Tiger yang tampak berbeda dengan aura kuatnya.


Para bawahan Dubuk yang ada di sana tertegun untuk beberapa saat, pasalnya mereka pikir Tiger sudah tewas oleh Byson, tapi nyatanya ia masih berdiri kokoh dihadapan tuan mereka.


"Kenapa kalian diam saja? Serang dan bunuh dia!" teriak Dubuk sambil melompat mundur, karena instingnya merasakan bahaya ketika dihadapan Tiger.


Pasukan Dubuk tersadar, mereka semua bersiap untuk menyerang Tiger secara bersamaan.

__ADS_1


__ADS_2