
CINTA TAK KESAMPAIAN AJAL KU TIBA
Diantara kesejukan udara pedesaan dan antara hijau nya tanaman yang begitu indah, serta ketentraman masyarakat yang saling tegur sapa. Dibalik itu tersirat sebuah kisah pilu pemuda sederhana, jelek, pendiam, dan lugu penuh kesabaran bernama
"Rian"
Beliau mencintai seorang gadis yang cantik, baik, lugu, dan dari kalangan yg terbilangan cukup lumayan, karena sang ayah memiliki bisnis pabrik,, gadis itu bernama
"SRI"
Silih berganti waktu cinta nya pada Sri semakin dalam. Namu, karena dia lelaki yang lugu dan sedikit pemalu tak berani mengungkap kan perasaan nya pada Sri. Walau begitu dia tetap akrab dan sangat dekat memberi perhatian lebih pada Sri, tetapi Sri hanya anggap itu dari sahabat.
Semakin hari perasaan nya semakin besar, saat itu ia hendak ungkap kan perasaan nya pada gadis itu.
hingga suatu hari sang gadis berkunjung kerumah nya, alangkah terkejut dan bahagia nya dia kedatangan gadis itu di fikir mengunjungi nya. Namun gadis itu mengunjungi sepupunya. Takdi sangka gadis itu pacaran dengan sepupu nya yang terletak rumah nya tepat di samping rumah Rian.
Hancur, kecewa, dan menyerah pun sempat menghampiri nya. Hingga suatu hari iya coba tegar dan berusaha sabar dengan hanya ingin melihat Sri bahagia. Dengan gadis itu menjalin asmara dengan sepupu nya , dia bisa memandangi Sri dari jauh walau harus melihat gadis itu mesraan dengan sepupu nya.
Hingga suatu hari terdengar kabar hubungan mereka berakhir karena perselingkuhan yang di lakukan sepupu nya. Sejak saat itu dia membenci sepupu nya yang telah melukai hati pujaan nya.
"Dasar lelaki kurang ajar, kau telah hancurkan hati pujaan ku. Sampai kapan pun ku tidak akan memaafkan mu. " Ujar Rian dalam hati dengan penuh rasa amarah dan sedih.
Di samping itu dia juga bahagia serasa mendapat kesempatan dekat gadis itu lagi. Hingga suatu malam ada sebuah pasar malam di kampung mereka. Di sanalah mereka coba melewati malam penuh gembira dan niat hati dia ungkap kan perasaan nya pada Sri.
"Sri... Aku boleh ngomong sesuatu gak?
" Boleh aja. Mau ngomong apa?
"Tapi kamu jangan marah , ya?
" Iya aku gak marah kok. Jawab Sri dengan senyum.
"Sejak dahulu aku sudah mencintai kamu.
" Ah kamu becanda aja lo. Jawab gadis itu dengan senyum.
"Bener.
Tiba-tiba datang seorang lelaki yang tidak lain sahabat nya sendiri.
" Ehhh ne pacar baru ku.
"Ehh Rian da lama di sini.? Tanya sahabat nya.
" Udah lumayan, bro.
"Kalian da saling kenal kan? Yok main permainan itu bareng. Kata gadis itu sambil senyum.
" Ohh maaf aku pulang duluan ya masik ada perlu di rumah. Jawab Rian.
__ADS_1
Dengan penuh kesal dan kecewa ia pun pulang tanpa sadar air mata membasahi helm nya. Sesampai di rumah dia emosi membanting helm hingga hancur dan hanya duduk di sudut ruangan yang gelap sampai pagi dan menjelang malam.
Hancur, kecewa, sedih, amarah semua bersarang di benak nya. Sehabis bersabar melihat sepupu nya miliki gadis itu, kini berganti sahabat nya. Sempat timbul di benak nya ingin akhiri hidup, namun semua itu tidak berhasil.
Dua hari dua malam ia tak keluar kamar dan tidak hadir sekolah. Sri pun hawatir dan bertanya kesemua teman nya namun tak ada yang tahu.
"Jay, kamu tau Rian dimana? Soalnya uda 2 hari gak masuk.
" Ga tahu, Sri. Di rumah nya pun gak ada nampak.
"Kemana dia ya? Jadi hawatir aku.
Saat mereka hampiri kerumah nya, tak ada orang di sana . Karena keluarga nya membawa Rian keluar kota berobat akibat kegagalan Rian bunuh diri dengan sebotol racun.
Sebulan berlalu sembuh sudah lelaki itu. Namun siang malam hanya memikir kan gadis itu. Saat iya kembali ke kampung melihat Sri sudah menjalin asmara dengan lelaki lain.
Hingga akhir nya mereka lulus sekolah, dia belum juga mendapat kan cinta gadis itu.
Silih waktu berganti, kini mereka saling menjalani hidup masing-masing dengan kesibukan bekerja jadi tidak perna bertemu.
Lima tahun kemudian.
Kala itu Rian pulang dari kota membawa uang yang ia kumpul kan dan jika Sri menerimah dia akan dipakai melamar gadis itu. Tapi sayang lagi dan lagi kecewa di dapat. Pasalnya Sri sudah di lamar oleh seorang mu'alaf dari luar kota.
Karena kecewa lelaki itu lalu memberi uang nya pada orang-orang.
Suatu hari sang gadis menikah.
Karena kecewa lelaki itu pergi ke luar negeri selama kurang lebih 15 tahun dan kembali. Dia melihat gadis yang ia cintai memiliki 3 putra yang tampan. Kini ia tak lagi sakit hati dan bisa menerimah kenyataan.
Kini dia dan Sri kembali dekat sebagai sahabat. Namun lelaki itu tetap mencintai Sri dan anak-anak nya, meski dia tau wanita itu memiliki suami.
Silih waktu berganti hubungan mereka masih dekat, Rian menjadi tempat curahan hati wanita itu, selalu ada saat Sri butuh
Selalu melindungi wanita itu dan anak- anak nya. Dan dia pun sangat menyayangi anak Sri dan anggap mreka seperti anak nya sendiri.
Perhatian serta kasih sayang pun di berikan Rian pada wanita itu dan anak-anak nya. Hingga timbul rasa cemburu di hati suami nya.
"Sebenar nya kalian ada hubungan apa sih?
" Hubungan apa, bang?
"Ya gak tau. Soalnya dia perhatian banget sama adek dan anak-anak seperti pacaran. Jangan-jangan kalian selingkuh. ?
" Kan abang sudah tau dia temen ku dari kecil. Sebelum kita nikah pun dia sudah gini sama aku kan? Terus mengapa abang curiga sama dia?
"Ah sudah lah.
" Ya kalau abang gak percaya telepon dia lah atau jumpai dia tanyak hubungan kami apa?
__ADS_1
Setelah kejadian itu, suami wanita itu mulai percaya pada istri nya bahwa mereka tidak ada hubungan apa-apa.
Lalu sang pria itu pergi lagi merantau keluar kota, walau pun mereka jauh tetap komunikasi dan Rian tetap ngasi perhatian serta uang pada anak-anak nya Sri.
Suatu hari tibalah pas Tahun Baru. Lelaki itu pulang dan berniat jalan-jalan. Di suatu tempat tidak sengaja melihat Sri dan suami serta anak-anak nya sedang berjalan-jalan di sebuah taman.
Alangkah bahagia nya dia melihat mereka bahagia, namun hal yang tak terduga pun terjadi.
Tiba-tiba mereka melihat dua orang penjahat membawa senjata tajam ingin merampok mereka. Tak terimah sang suami pun melawan, namun malah di hajar penjahat itu. Tepat saat itu Rian datang bagai pahlawan kesiangan menghajar kedua perampok itu hingga babak belur. Saat mereka lengah seorang perampok hendak menusuk sang suami. Sontaksaja Rian mendorong sang suami hingga tersungkur. Namun sayang justru pisau itu menancap tepat di dada Rian. Kedua perampok itu lari dan di kejar masa hingga tertangkap.
Dengan wajah pucat dan lemas Rian perlahan terjatuh tepat di depan Sri, suami dan ke tiga anak nya.
Langsung sang suami memeluk lelaki itu dan ingin memanggil ambulan, namun lelaki itu melarangnya.
"Cukup, bang,. Jangan panggil ambulan!
" Mengapa? Kamu terluka parah, kamu harus segera di selamatkan. Kamu harus bertahan.
"Benar Rian kamu jangan pergi. Kamu harus kuat! Kata Sri serasa menangis dan memeluk lelaki itu.
" Om sayang sama kami kan? Om harus kuat,! Kata anak-anak.
Dengan raut senyum yang lemas Rian memegang tangan ke tiga anak itu.
"Nak... Kalian anak laki-laki. Kalian harus jadi anak yang baik dan sholeh. Jaga ibu dan ayah kalian ya.! Jangan nakal.
" Iya om kami janji.
"Bang, jaga anak-anak dan Sri ya. Tugas ku selesai. Maaf aku selama ini mencintai istri dan anak abang sejak kami remaja.
Sang suami hanya diam menetes kan air mata.
" Sri... Maaf aku gak bisa lindungi kalian lagi ya. Tugas ku selesai.
"Kamu jangan bilang gitu. Kami butuh kamu. Tangis wanita itu sangat pecah.
" Apa kah kamu mencintai aku?
"Iya aku mencintai kamu. Kamu harus bertahan ku mohon. " Ucap Sri sambil menangis mencium pipi Rian tanpa sadar ada suami nya yang menangis menyesal di samping nya.
Lalu senyum lah lelaki itu perlahan hambuskan nafas akhir.
Lalu setelah di makam kan kini Sri lebih sering datang ke makam nya bersama anak-anak nya mengenang semua jasa dan kebaikan Rian.
Cerita sampai disini.
Kadang benar cinta itu tak harus memiliki. Cinta hanya butuh pengertian satu sama lain dan cukup melihat orang yang di cinta bahagia. Tanpa harus menghancurkan kebahagiaan orang yang di cinta demi meroleh kebahagiaan kita sendriri.
By:Riez_Kabayazie
__ADS_1