
Suatu hari...
Di antara senyap dan sejuk nya desa hidup lah seorang pemudah yang miskin, tampan, pendiamdan giat bekerja namun jarang bergaul dengan orang terutama wanita. Padahal ia tampan, rajin bekerja, tentu banyak wanita yang menggoda. Lelaki itu bernama "Roy".
Pagi iya bekerja sebagai buru tani di ladang orang, siangnya mencari kayu bakar untuk di jual, sedangkan sore sampai malam iya mencari katak di sawah untuk di jadi kan makanan di rumah. Meski pun begitu penghasilan nya hanya cukup untuk makan sehari-hari bahkan kadang kurang.
Setiap hari tak sedikit wanita yang menggoda dirinya bahkan ada yang mengajak dia menikah, namun dia menolak.
" Mas, Roy. Mau kemana mas? "
"Ehh... Jamila rupa nya. Ini mau ke kebun cari kayu bakar. "
"Mas.Kamu kan sudah cukup umu, apa tidak ingin gitu menikah biar punya momongan? Apa gak ingin ada yang ngurusi? "
"Ah Jamila. Belum kepikiran soal itu saya. "
"Loh kenapa? Nanti keburu tua lagi belum nikah. Kan sayang wajah tampan tapi hidup sebatang kara terus. "
"Biar Tuhan saja lah yang menentukan saya berjodoh sama siapa. Lagi pula saya hanya buruh biasa, gaji tak seberapa, takut gak bisa ngasi nafkah anak istri. "
"Ah.. Mas bisa aja. Rejeki kan sudah ada yang ngatur. "
"Benar.Begitu pula dengan jodoh sudah ada di tangan Tuhan. "
"Ya sudah lah kalau begitu. Permisi. " Ucap gadis itu cemberut kecewa karena di tolak.
"Ohh... Iya Jamilah. Sampai ketemu lagi. "
Lalu lelaki tu pun lanjut bekerja lagi ke kebun. Di sana ia tanpa sadar di amati oleh seekor ular cantik yang bersembunyi di atas pohon. Ternyata ular tersebut tertarik oleh ketampanan nya.
Keesokan hari nya Roy tak menyangka setelah pulang kerja kedatangan tamu anak kepala desa beserta ayah ibu nya berkunjung kerumah nya.
"Assalamu'alaikum."
"Walaikumsalam.Ehh pak lurah, ibu lurah dan Rika. Silahkan masuk. "
"Terimah kasi. "
Setelah semua masuk dengan hidangan hanya air putih mereka mulai membuka cerita.
"Begini loh nak Roy. Maksut kedatangan kami kemari, kami mau menawarkan nak Roy ini jadi menantu kami jika berkenan menikah dengan Rika. " Kata pak lurah.
"Wah saya jadi terharu dengan niat bapak ibu sekeluarga. " Jawab Roy senyum.
"Karena anak kami ini kan sudah cukup umur, serta nak Roy juga demikian. Kami sepakat menjodoh kan kalian berdua agar kamu juga tidak kesepian sendiri, anak kami pun mau kok. " Kata pak lurah.
"Itu benar sekali. Ya kan Rini kamu mau sama dia?. " Kata bu lurah
"Iya, ibu.
" Bapak ini becanda saja. "
"Kami serius nak. "
"Apalah yang di harap dari pemudah miskin seperti saya? Saya untuk makan saja susah. Sedangkan Rika anak kaya raya semua nya serba ada. "
"Kamu tidak boleh merendah begitu nak. Dia anak semata wayang kami. Dan kami ingin dia dapat jodoh yang baik, sopan, rajinbekerja, rajin ibadah seperti kamu. Kamu bisa meneruskan semua usaha saya jika kami tiada. Karena semua hak waris akan kami berikan pada dia dan kamu. "
"Maaf jika saya lancang pak. Saya bukan tidak menghormati dan menghargai bapak. Tetapi saya sadar tidak pantas untuk memiliki nya. Dan saya juga belum niat berumah tangga. "
"Coba di fikir-fikir lagi, nak!. Siapa tau kamu berubah fikiran."
"Baik, pak. Terimah kasih atas tawaran kepercayaan bapak kepada saya. "
"Ya sudah. Kami ijin pulang dulu. Nak Roy pasti lelah ingin istirahat. "
"Terimah kasih atas kunjungan dan pengertian nya bapak ibu sekeluarga. "
"Sama-sama.kami permisi ya , nak. "
"Iya, ibu dan bapak dan Rina. "
Lalu pak lurah pun beranjak pergi walau sedikit kecewa.
Meski banyak nya tawaran dari para wanita untuk menikahi lelaki itu, namun iya tetap menolak dan ingin menjalani hidup nya sehari-hari seorang diri.
Suatu hari saat dia berjalan di sebuah hutan mencari kayu bakar dia bertemu seorang wanita yang terjerat ranting penuh luka dan lemas tak berdaya. Maka pemudah itu menolong nya melepas kan ranting-ranting itu dan mengobati luka nya dengan membawa kerumah lelaki itu.
__ADS_1
Keesokan hari saat ia terbangun dia kaget karena wanita itu tidak ada di rumah nya.
"Kemana wanita itu ya? Kasian dia lagi sakit takut ada apa-apa di jalan. "
Pagi siang sore dia memikirkan gadis itu penuh hawatir. Hingga suatu siang dia pergi lagi ke hutan mencari gadis itu tak kunjung bertemu. Rasa sesal hawatir, dan bersalah tidak mampu menjaga wanita itu terus hantui fikiran nya.
Hingga suatu ketika dia bertemu dengan beberapa hewan buas harimau ganas penuh keganasan melihat tubuh nya sebagai makanan siang yang lezat.
Dengan penuh ketakutan dan keringat dingin ia mencoba lari dan terjatuh. Saat beberapa ekor harimau akan menerkam nya muncul beberapa kawanan singa ganas menyerang harimau itu hingga tewas mereka semua. Saat kawanan singa itu hendak pergi.
"Tunggu."
Singa itu melihat nya seakan tersenyu pada nya.
Lalu kawanan singa itu berlari tak tau kemana dengan cepat hingga tak mampu dia kejar. Sesampai di rumah dia terpikir soal kawanan singa yang selamat kan hidup nya. Mengapa mereka bisa menolongnya?
Beberapa hari kemudia ia melihat salah satu singa itu berjalan perlahan menuju sarang para singa dan alangkah terkejut nya dia melihat puluhan ekor singa di daerah itu. Saat dia terjatuh semua kawanan itu menatap nya tajam seakan ingin memangsa nya.
Tiba-tiba datang lah seekor raja singa dan putri nya yang ternyata dia wanita yang perna dia tolong kemarin. Di bawa lah dia ke dalam istana dan alangkah terkejut nya para singa berubah jadi manusia semua termasuk gadis yang iya selamat kan.
"Wahai anak mudah yang pemberani. Selamat datang di istana kami. "
"Sambutan dari sang raja. "
"Terimah kasih tuan sudah mempersilahkan saya berkunjung. "
"Sama-sama anak ku. "
"Terimah kasih tuan sudah selamat kan hidup saya. " Ucap gadis cantik itu.
"Kamu? Bukan kah kamu gadis yang waktu itu terluka? "
"Benar, tuan. "
"Berarti kamu? "
"Iya benar. Kami ada lah siluman singa semua. Dan kami selalu mengawasi mu di tengah hutan mencari putri saya. "
"Jika kalian tau saya mencari nya, mengapa baru kali ini muncul? "
Alangkah terkejut nya pemuda itu seakan belum percaya dengan apa yang iya lihat di depan mata nya.
"Apakah kamu sudah bekeluarga ? "
"Belum tuan. "
"Mau kah kamu menikah dengan putri saya?"
"Bagaimana bisa. Kita beda alam. Saya manusia sedangkan dia seperti ini? Jika orang kampung tahu tentu akan membahayakan bagi dia. "
"Apa pun tidak ada yang tidak mungkin anak ku. Semua tergantung pada kalian sendiri menjalani nya. Jika kamu mau akan menjadi penerus tahta kerajaan ini karena saya sudah tua. "
"Berikan saya waktu untuk menentukan pilihan tuan! "
"Baiklah."
Lalu pemuda itu pulang dengan rasa bahagia bertemu gadis itu selamat dan baik-baik saja, namun iya bingung harus mau atau tidak nya menikah dengan gadis siluman singa.
Beberapa hari berlalu dia akhirnya memutus kan menerimah tawaran itu dan bersiap menikahi gadis itu. Namun tak di sangka insiden besar terjadi saat ayah gadia itu sedang berjalan di serang para pemburu hingga tewas.
Sedih, terluka dan kecewa penuh dendam membara di hati semua rakyat kerajaan itu tanpa kecuali sang gadis. Membuat kebencian mereka terhadap manusia semakin besar. Sehingga setiap manusia yang masuk ke hutan mereka bunuh dengan keji sebagai balasan atas kematian sang raja.
Begitu juga tak terkecuali pada pemuda itu.Mereka anggap kehadiran lelaki itu sebagai penyebab kekacauan itu. Namun sang gadis sudah terlanjur jatuh cinta pada pemuda itu dan membela dia mati-matian rela bertaruh nyawa.
Suatu ketika pemuda itu datang mereka menyerang dengan brutal dan terluka, beruntung sang gadis yang kini menjadi ratu pengganti ayah nya membela nya hingga sang ketua panglima mengajak berduel sang gadis.
"Baik.kami akan menerimah dia dengan syarat ratu harus bertarung dengan saya.Jika saya kalah, kita akan membiar kan dia lepas. Namun jika ratu kalah dia akan kita santap. "
"Baik.Dia telah selamat kan hidup ku. Kini gantian aku akan selamatkan hidup nya. "
Lalu mereka bertarung sengit hingga beberapa saat. Semua orang hanya melihat terdiam tanpa ada yang membantu. Dan tewas lah panglima itu sehingga ratu akhirnya menikah dengan lelaki itu.
Di balik pertempuran itu ternyata beberapa warga yang keluarga nya di bantai kawanan singa pun berniat membalas dendam dan menyerang kawanan singa dan kerajaan. Melihat hal itu seluruh kawanan singa dan hewan di hutan itu berperang melawan manusia saling membantai dan menyerang. Meski tempat mereka tinggal porak poranda oleh serangan manusia, mereka memenangkan pertarungan.
Selepas itu perwakilan manusia coba berunding pada kawanan singa karena merasa kalah dan ingin berdamai. Maka pemuda itu perwakilan singa menghampiri para warga dan bercerita kronologi sebenar nya dan mereka pun berdamai tanpa mengganggu satu sama lain.
Pada akhirnya sang ratu dan pemuda itu menikah dan hidup bahagia memiliki seorang putra yang tampan dan pemberani.Hingga suatu hari sang anak mulai tumbuh terjadi lah insiden.
__ADS_1
Karena mereka selalu berperang merebut wilayah kekuasaan, sang raja selalu pergi berperang melawan musuh.
Hingga di suatu keheningan malam saat mereka duduk berdua.
"Adinda."
" iya kakanda. "
"Esok kami akan berperang. "
"Apa setidaknya kanda tidak ikut saja dalam berperang. Agarkita tetap bersama? "
"Tidak bisa dinda. Kandaakan memimpin mereka berperang. "
"tapi aku hawatir yang ku takut kan akan terjadi apa-apa dengan kanda. "
"Jangan takut dinda. Kandaakan baik-baik saja. "
"Bagaimana jika kanda gagal dan aku kehilangan kanda? Jika aku rindu bagaimana? Siapayang kan lindungi kami?"
"Tenang sayang aku tidak akan apa-apa. Jika kelak aku pergi, anakkita akan segera besar dan melindungi mu. Jika kau rindu akan ku, kau bisa keluar lihat bintang di atas. Pejam kan mata kamu, nyanyikanlagu terindah yang kita suka dan ingat masa lalu kita, teriaklah sekencang mungkin. Maka lewat bintang itu ada satu yang paling terang, itulah aku. "
Keesokan hari tibalah saat perang. Mereka berangkat sangat pagi sekali dan bertarung habis-habisan. Semua musuh kalah , namun raja tewas terbunuh.
Dengan sisa pasukan yang ada melangkah tertatih penuh kesedihan membawa jenasah raja yang telah tiada. Sesampai di istana tangisan serta teriakan histeris dari anak dan ratu pecah seketika dan semua pun ikut berduka.
Hingga sampai hari pemakaman tiba duka dan kehilangan yang tak terbendung terus selimuti sang ratu dan pangeran kecil. Bertahu-tahun sang ratu memimpin kerajaan tanoa pendamping hidup dan ia merawat sang pangeran dengan penuh kasih sayang.
Setiap malam ia selalu memikirkan suami yang telah pergi dan menangis tanpa henti. Hingga ia teringat masa lalu pesan dari sang suami kala itu.
Keluar lah sang ratu ke halaman taman yang luas, ia teringat pesan kekasih nya dan dengan menutup mata ia ingat semua hal indah saat bersama, dia menyanyikan lagu kesukaan mereka dan berteriak sekencang mungkin.
"kakanda... Aku rindu pada mu. Mengapa kamu tinggal kan aku? Aku ingin bertemu. "
Tak lama kemudian bintang mulai redup dan hanya satu bintang bersinar dengan sangat terang dan perlahan ribuan kunang-kunang datang hampiri dirinya seakan itu suami tercinta nya menghampiri dirinya . Hal itu buat hati nya tenang dan sangat bahagia sekali.
Beberapa tahun kemudian tanpa di sadari sang ratu sudah mulai terbiasa hidup sendiri. Namun karena kesetiaan nya pada sang raja diri nya terus tegar membesar kan putra mahkota itu dengan tulus.
Tanpa di sadari sang anak mulai beranjak remaja dan mulai belajar bertarung serta calon pemimpin kerajaan.
Namun mereka sejak saat itu hidup normal seperti manusia biasa tidak perna menjadi siluman singa lagi. Sehingga hal tersebut buat anak itu tak tahu siapa sebenarnya mereka. Anakitu hanya anggap mereka manusia biasa tanpa menyadari dalam jiwa nya ada kekuatan siluman singa yang kekuatan nya luar biasa.
Hingga tibalah sang anak mulai tumbuh seperti anak biasa nya dan mulai mengenal kehidupan manusia dengan belajar dan bermain. Karenaia anak yang pendiam selalu jadi bahan anak-anak lain mengganggu dirinya.
Di samping itu sesekali saat dia terluka dan kesal keluar suara seperti aungan singa yang sangat kuat buat semua orang hawatir dan panik.
Hingga suatu hari saat itu ada penjahat yang coba mengganggu teman sekolah nya dia tanpa sadar marah seperti singa memiliki taring dan cakar tajam yang siap merobek tubuh preman itu hingga semua terluka dan lari kabur.
Tanpa di sadari ada seorang yang tidak suka merekam hal tersebut dan di sebarkan di sekolah. Sedangkan sang anak yang tidak tahu bahwa dia sang putra mahkota raja siluman singa berlari dengan panik untuk pulang dan bertanya ibu nya.
"Ibu.sebenarnya kita ini manusia seperti apa? "
"Kamu manusia biasa nak ku. "
"Bohong.Mengapa ibu tidak jujur saja? "
"Mengapa kamu bertanya begitu? "
"karena tadi saat temen saya di serang penjahat aku emosi dan berubah seperti singa, bahkan suara ku seperti aungan singa. "
" Baik lah nak. Dalam tubuh mu ada darah siluman singa. Karena ibu siluman singa, sedangkan ayah mu manusia maka kamu punya kekuatan itu sedang kan wujud mu manusia. "
"Benarkah? "
"iya anak ku. "
Terkejud dan bingung dia mendengar pernyataan itu seakan tidak percaya.
Ternyata keesokan hari saat dia kesekolah semua satu sekolah tau siapa dirinya dengan penuh waspada semua teman nya melirik ketakutan menjauhi dirinya tanpa kecuali semua guru dan teman yang ia tolong kemarin.
Karena hal itu sekolah di desak oleh semua orang tua murid untuk mengeluarkan anak itu dari sekolah takut akan hal yang tidak di inginkan terjadi pada anak-anaknya mereka. Hingga akhirnya sang pangeran di keluarkan dari sekolah.
Dengan rasa sedih dan amarah yang sangat dalam ia mulai bisa berubah jadi singa jantan walau belum sempurna.
Setelah kejadian itu sang pangeran mulai menjauh dari orang-orang dan tak mau bergaul dengan siapa pun. Hingga akhirnya dia tumbuh dewasa dan mencintai gadis yang ia cintai.
Dan mereka menikah menjadi pasangan bahagia jadi raja dan ratu selamanya.
__ADS_1