Kisah Cinta Penulis Kecil

Kisah Cinta Penulis Kecil
Kehadiran Mantan Diacara Pernikahan


__ADS_3

Kala hari itu semua bahagia dengan meriahnya oesta serta alunan musik mendampingi ketampanan dan kecantikan kedua mempelai bagai raja dan ratu.


Tiba-tiba saja ada hal yang tak terduga datang menghampiri mereka yang membuat acara sekejab memanas dan ramai. Yaitu kehadiran mantan kekasih Bella yang dulu mau melamarnya namun gagal karena perselingkuhan.


Tampak lelaki itu mulai masuk menyalami kedua orang tua kami dan lalu menghampiri Bella dan bertekuk lutut didepan kami.


"Bella.Maafkan aku atas kesalahan ku masa lalu yang membuat kamu sakit hati dan marah. Aku masih sangat menyayangi kamu.Ku mohon jangan tinggali aku! " Kata lelaki itu dengan sangat sedih berderai air mata didepan kami.


"Kamu ngomong apa sih? " Tanya ku dengan terkejut mendengar pernyataan dia.


"Aku mohon kembali lah pada ku! "


"Kamu sudah gila ya? Kamu sendiri yang berdusta meninggal kan aku saat hari pertunangan kita tinggal sebentar lagi. Sekarang kamu malah kembali mohon kayak gini. " Sahut Bella dengan sangat marah.


"Ku mohon maaf kan aku. Kembali padaku! "


"Maaf aku gak bisa. Apa kamu buta ya? Tidak nampak kah dimata kamu aku sudah sah menikah dengan orang yang sangat aku sayang? "


"Gak.Aku yakin kamu sangat sayang padaku. Aku yakin kalian pasti menikah tidak benar mencintai. "


"Mendingan kamu pergi dari sini! Aku sudah muak dengan wajah kamu. Jangan perna kamu rusak hari bahagia kami! " Kata Bella dengan menunjuk kearah lelaki itu.


"Aku gak peduli. Aku ingin kembali oada kamu. "


"Pak. Tolong bawa pergi orang ini dari sini! " Kata ku agar membawa pergi lelaki itu agar tidak merusak hari bahagia kami.


"Ayo pergi dari sini! " Kata dua orang lelaki berbadan kekar yang menjaga ketertipan acara kami.


"Tidak.Aku tidak mau. Bella aku mohon ikutlah dengan aku! "


"Ayo pergi! Jangan sampai kami main kekerasan sama kamu. "


"Saya tidak takut. "


"Pak panggil aja polisi untuk menangkap dia! " Kata ayah Bella dengan tegas dan sangat marah.


"Saya akan membunuh kamu agar dia tidak jadi menikah dengan mu! Bella itu milik ku. Kembalikanpada ku! "


Tanpa pikir panjang lelaki itu diseret paksa oleh dua orang badan kekar yang jauh lebih kuat dari dia. Sedangkan orang tua Bella memanggil polisi karena sudah mengacau diacara kami dan sampai ada kata ancaman.


Tampak dari jauh lelaki itu teriak-teriak seperti orang kesurupan dan mengacau saja ucapannya.


Tak lama kemudian datang dua orang polisi untuk menangkap lelaki itu dan membawa kepenjara.


"Para hadirin sekalian. Maafkan kami atas peristiwa tersebut yang sudah mengganggu ketentraman dan ketertiban acara kita hari ini. " Suara ayah ku dengan micropon yang sangat keras diacara itu.

__ADS_1


"Maafkan aku ya Imam atas kejadian tadi. " Kata gadis itu dengan wajah malu dan kesal seakan merasa sangat bersalah padaku.


"Tidak apa-apa sayang. Justru aku malah bangga dengan kamu. "


"Bangga bagaimana maksut kamu? "


"Karena kamu lebih memilih aku dan menolak dia didepan semua orang yang buat aku bangga dengan kamu. "


"Iya dong. Aku kan sudah dapatkan orang yang tepat dalam hidup ku. Mana mungkin aku berpaling dari kamu. "


"Mana tau kamu mau clbk. "


"Ihh kamu ini jail banget ngejek aku ya. "


"Bukan ngejek sayang. "


"Lalu apa namanya kalau bukan ngeledek? "


"Cuman ngelesengi. "


"Sama aja itu satu bapak lain mamak. "


"Ahahahaah bisa aja kamu. "


"Namanya orang patah hati bro gak bisa nerimah kenyataan. "


"Iya mantan yang tersakiti. " Kata Bella.


"Iya bikin kesel juga tu orang. " Kata temen kami yang lain barengan.


"Untung cepat datang polisi. Kalau gak udah abis kami masakan tu orang. "


"Huss gak boleh gitu. "


"Bener tu boy. Biar pun salah dia harus kita maaf kan gak boleh main hakim sendiri. Lagi pula da ditangani polisi, biar itu tugas mereka. "


"Bener tu jangan main hakim sendiri. Kalau bisa Hakim kita bantui. " Kata gadis ku sembari bercanda.


"Ia pula. Bisa aja lu canda mu jelek. "


"Ahahahahah."


Setelah masalah itu selesai, acara pun dilanjut kan dengan meriah dan ramai sekali pengunjung membuat semua orang sibuk melayani tamu yang tak hentinya datang pada undangan kami.


Walau pun lelah semua teman kami tanpa mengeluh terus membantu dengan antusias tanpa diminta mereka ikhlas membantu dengan suka rela hingga acara menjelang malam dan berangsur tamu undangan mulai habis satu persatu.

__ADS_1


Rasa nya acara itu jadi acara paling bersejarah bagi kami dan seumur hidup tak akan perna terlupakan antara kami semua.


Berhubung malam makin larut dan sampailah kami pada puncak acara, kami semua turun untuk menari bersama sebagai penutupan acara kami.


Tampak semua dari yang mudah sampai yang tua menari dengan lues nya seakan hilang semua beban fikiran kami kala itu.


"Para hadirin yang berbahagia. Terimah kasih atas kehadiran dan partisipasinya hari ini. Kami sangat bersyukur dengan hadirnya seluruh bapak dan ibu serta teman kami semuanya. Tanpa kalian acara kami tidak akan perna berjalan lancar. " Kata ku sebagai kata penutup sembari berterimah kasih kepada semua tamu yang hadir.


Acara pun berakhir sampai disini dan sebagian kembali kerumah masing-masing. Namun semua sahabat kami tidak pulang kerumah malah memilih nginap dirumah kami sehingga sangat ramai dan padat.


Mereka semua dengan niat ingin membantu kami bersih-bersih sampai selesai esok. Terlebih lagi esok juga libur kerja khusus untuk acara kami malam ini.


Tampak Jaka dan Reny sedang duduk berdua sampai larut malam seakan mereka tidak ingin tidur malam ini sampai menjelang pagi.


"Woyy tidur kelen jangan pacaran aja! " Kata ku mengaget kan mereka.


"Ah kau ku pikir hantu. "


"Hantu pala lu. "


"Iya bang masik ngobrol serius kami. " Kata Reny dengan senyum cengar cengir.


"Cieee.Kayak nya ada yang mau nyusul kita ne bentar lagi. " Samber Bella tiba-tiba.


"Lah ku pikir kamu sudah tidur. " Kata ku terkejut.


"Belum ah bentar lagi. "


"Iya rencananya gitu sih. Kalau bisa cepat-cepat dia melamar ku. "


"Kapok kau da ditantang itu. Berani gak kau? "


"Selo lah boy. Semua uda ku rencanakan itu. " Sahut Jaka dengan sok gaya nya seperti sudah matang niat dia.


"Kapan boy? "


"Nanti lah. Dana nya aja masih kurang kok. Kalauda cukup pasti langsung. "


"Kurang berapa? "


"Aku masik ngumpul sehari Rp 15.000 dan yang terkumpul baru Rp 500.000.”


" Ahahahah dasar telur cicak. Makanya kurangi tu merokok mu! Simpan duitnya untuk melamar! "


"Ahahahahaha." Tawa lepas kami semua.

__ADS_1


__ADS_2