
Di pagi yang cerah. Akudan kedua orang tua ku sedang menujuh rumah gadis itu untuk mengadakan acara syukuran bersama dirumah gadis itu. Syukuran ini atas dasar wujud puji syukur kami yang bisa memberangkatkan kedua orang tua kami pergi ibadah haji.
Di sana juga kami mengundang anak yatim dan beberapa teman kami satu kerjaan untuk bantu melancarkan acara itu.
"Assalamu'alaikum." Sapa kami bersamaan saat masuk kerumah keluarganya.
"Walaikumsalam." Sahut orang tua nya penuh kegembiraan kami hadir.
"Wah tampan dan cantik nya calon besan kami. " Sapa ibu ku dengan senyum lebar.
"Terimah kasih. Bapak dan ibu juga cantik dan tampan kol. Silahkanmasuk! "
Lalu kami pun masuk. Tampak kedua orang tua kami asik ngobrol serius di ruang tamu sambil senyum kayak nya bahas hubungan kami.
Lalu aku pergi ke dapur. Tampak gadis cantik berbaju kebaya dan kucir belakang betapa indahnya wajah dia kala itu.
"Ehem."Goda ku mengagetkan dia.
" Ngageti aja kamu. "Sahut dia yang terkejut.
" Cantik nya lah bidadari ku. "Goda ku dengan mata ku kedip kan didepan dia.
" Halah terus lah gombal mu basi. "
"Napa kamu panik? " Tanyaku menatap mata nya yang kebingungan seakan mencari sesuatu.
"Ini aku nyarik anak-anak pabrik. Katanya mereka mau datang dan bantui. Tapi sudah jam segini pun belum kelihata. "
"Sabar.Mungkin mereka lagi di jalan macet, atau lagi saling tunggu. Bentar lagi juga muncul. "
"Iya juga ya? Ya sudah kita tunggu aja kedatangan mereka! " Kata gadis itu sedikit memelas wajah nya.
"Senyum dong! Jangan lah dilipat gitu mukanya. Nanti ipang cantik nya baru tau. Terus aku cari yang lain. "
"Ohh gitu? Uda berani sekarang ya? " Kata gadis itu yang panik malah dilesengi sampai geram melihat tingkah ku.
"Canda sayang. "
Lalu kami menyusun kursi dan meja baik di dapur mau pun ruang tamu. Tak lama kemudian datang lah gerombolan rempong pabrik bikin ramai.
"Assalamu'allaikum Romeo dan Juliet. "Sapa mereka serentak bagai orang mau perang saja.
" Walaikum salam. "Kata kami sambil senyum karena digodain.
" Ayo masuk! Langsung aja ya bantui! "Kata ku mempersilahkan mereka.
" Siap bos. Ada yang mau dibantu? "
Lalu mereka antusias membantu sesuai tugas masing-masing sampai tibalah acara nya datang.
__ADS_1
"Ehhh adik-adik ku yang cantik dan tampan. Kata gadis ku sambil berbinar wajahnya mempersilahkan anak yatim itu masuk.
Satu per satu anak yatim berdatangan dan memenuhi tempat yang sengaja kami persilahkan untuk mereka.
" Assalamu'allaikum"Suara tiba-tiba sebuah speker aktif yang sangat leras. Ternyata itu ayah Bella yang menyambut hangat kedatangan mereka.
"Walaikumsalam." Jawab kami serentak dan penuh keceriaan.
"Terimah kasih buat bapak ibu, adik-adik dan anak kami yang telah hadir di waktu yang cerah dan bahagia ini. "Seru ayah gadis itu dengan penuh semangat dan kegembiraan.
" Maksut dan niat kami mengundang anda semua mau mengadakan syukuran atas rejeki berlimpah kami berangkat haji. Kami persilahkan untuk semuanya menikmati hidangan sederhana kami. "Kurang lebih begitulah acara nya.
Kami pun mulai makan bersama anak-anak yatim yang ada dan teman kami semua. Disana aku sangat ngerasa bahagia karena dapat berbagi pada mereka. Terlebih lagi aku juga anak yatim piatu dan sebatang kara. Namun aku lebih beruntung dari mereka di pertemukan orang tua angkat sebaik orang tua ku.
Diselah meriah nya pesta tiba aja Jaka usil mendatangi aku.
" Boy. Kan niat baik kamu sudah tercapai berangkatkan haji orang tua kalian. "
"Terus? "
"Jadi da siap lah menikah sama Bella ya? " Pertanyaan sahabat ku yang tiba aja kagetkan aku.
"Yaelah.Kau asik nikah aja yang kau tanyak. "
"Kami kan pengen juga bantui di acara pernikahan sahabat kami. "
"Gadis yang mana? "
"Reny Andini. "
"Mana ada ya. " Elak dia pura-pura gak tau padahal satu pabrik tahu hubungan mereka.
"Ehe telur cicak. Semuaorang di pabrik udah tahu kalau kalian dekat banget. Gak usah bohong. "
"Baru aja dekat belum ada perasaan antara kami. "
"Yakin? "
"Ya udah sekarang dekeri tu orang mumpung dia sendiri! Nanti keburu diambil orang nangis kau. " Kata ku sambil ketawa ngejek Jaka.
"Jelek kali pun doa mu. "
"Bukan jelek doa ku. Tapi mumpung ada kesempatan digas lah! " Seru ku memberi semangat pada sahabat ku itu agar segera mengungkapkan perasaan nya pada gadis yang dia cinta.
"Ya udah. Aku kesana dulu ya. "
"Semangat bro. "
"Ok."
__ADS_1
Sementara teman ku mendatangi gadis itu, aku bergabung dengan teman yang lainnya.
"Ehh bro semua. Tengok Jaka mau nembak Reny di belakang. " Kata ku coba gosip agar mereka tertarik melihatnya.
"Mana? Mana? " Kata mereka sambil berbondong-bondong kebelakang memui mereka yang mau jadian.
"Hay Reny. " Sapa Jaka malu-malu.
"Iya ada apa? "
"Kok menyendiri? "
"Iya lagi pengen aja. "
"Aku boleh ngomong sesuatu gak? "
"Boleh.Ngomong aja! "
"Sejak awal kita kenal, aku sudah jatuh cinta sama kamu. "
"Serius? "
"Iya loh. Kamu mau gak jadi pacar ku? "
"Kan banyak wanita lain yang lebih cantik dari aku. Kenapa lah kamu milih aku yang biasa saja gak pandai dandan? "
"Justru kepolosan dan kesederhanaan kamu yang buat aku jatuh cinta. "
"Terus? "
"Kamu mau gak jadi pacar ak? "
Sambil senyum bahagia gadis itu hanya mengangguk kan kepala tanda menerimah cintanya Jaka.
"Cieeeee.Ternyata diam-diam ada yang curi kesempatan nembak cewek ne. " Suara kejutan kami serentak dari pintu dapur buat mereka diam malu sambil tundukkan kepala.
"Ayo kita ucapkan selamat! "
Lalu kami menyalami mereka yang baru saja jadian di depan mata kami. Suasana saat itu pecah bagai di pasar saja.
Hari menunjukan larut sore tanpa kami sadar. Satu persatu tamu undangan pamitan pulang karena sudah sore. Tak lupa kami berikan bungkusan beserta uang pada anak yatim itu.
Tampak tatap mata mereka sangat bahagia membuat hati ku berbunga dan bersyukur. Meski uang yang kami berikan tak seberapa, namun karena keikhlasan kami membuat mereka bahagia.
Teman kami kerja pun satu per satu pulang kerumah masing-masing negitu juga kami sekeluarga karena acara sudah selesai.
Rasanya hari ini adalah hari yang paling berkesan seumur hidup bagi kami dan bagi temen kami yang baru jadian juga sih.
Kami pun pamitan pulang karena sudah sore dan siap besok mau kerja seperti biasanya mencari sesuap nasi. Betapa bahagia nya kami semua acara nya berjalan lancar tanpa ada kendala sedikit pun hingga selesai.
__ADS_1