Kisah Cinta Penulis Kecil

Kisah Cinta Penulis Kecil
KETAWAN SELINGKUH


__ADS_3

Nama ku Rey. Aku seorang lelaki biasa yang cukup pendiam, tidak berdebat, danselalu mengalah terutama sama wanita, aku seorang yang selalu percaya pada wanita terutama kekasih ku, karena aku selalu jujur dan terbuka pada kekasih ku.


Awal mula kisah kami saat masa sekolah aku memiliki kekasih yang cukup cantik dan jadi idaman para pria di sekolah itu. Sebut saja nama nya "cyka."


Pada zaman sekolahan semua cowok ia tolak sampai ada yang rela bertekuk lutut pada nya memohon cinta nya. Tapi tah karena anugerah atau apa itu dia malah memilih aku yang sederhana. Tidak begitu tampan, namun selalu juara kelas di sekolah.


Silih berganti penuh kemesraan dan kebersamaan kami menjalin asmara dalam susah mau pun senang bersama. Bahkan dalam kekonyolan masa sekolah kami tertawa bareng, mulai dari bolos sekolah, tidak kerjakan pr, sampai datang terlambat kesekolah. Sampai-sampai kami di sebut Romeo dan Juliet.


Hingga sampai lah kami lulus sekolah dan bekerja masing-masing dengan kesibukan sendiri-sendiri.


"Cyka, kamu lanjut kuliah, atau mau bekerja?"


"Pingin nya kuliah, tapi gak punya biayah. " Jawab gadis itu.


"Gimana kalau kita daftar di perusahaan besar yang terkenal itu? "


"Boleh juga sayang. "


"Ok kita daftar bareng. "


Lalu mereka daftar di perusahaan ternama di kota itu, namun hasil tes malah Rey lulus tes sedangkan Cyka gagak tes membuat mereka berpisah tidak bisa satu kerjaan.


"Cyka, bagaimana hasil tes nya? "


"Aku gagal sayang. Kalau kamu? "


"Aku di terimah.


" Alhamdulilah. Selamat ya sayang. "


"Jadi kita ga bisa satu kerjaan dong. "


"Gak apa-apa sayang. Kan kita masik tetap sama Rey. Aku bisa mencari kerjaan baru. "


"Iya sih. Ya sudahlah tak apa. "


"Kamu harus semangat kerja nya. "


"Iya sayang. "


Tak lama kemudia gadis itu bekerja di sebuah toko baju yang cukup laris di kota itu. Setelah mereka menjalani pekerjaan masing-masing, mereka sibuk bekerja jarang bertemu namun tetap sering komunikasi. Hingga akhirnya hadirlah badai yang akan memisahkan mereka.


Suatu hari ada lelaki kaya dan tampan sedang belanja baju di toko itu.


"Hai... Boleh kenalan? "


"Boleh saja menambah silaturahmi. "


"Sudah lama bekerja disini? "


"Baru saja kok. "


"Aku jaya. Kalau kamu? "


"Aku cyka. "


"Kamu sudah punya pacar? "

__ADS_1


"Sudah kok mas. "


"Oya. Sudah lama pacaran? "


"Sekitar tiga tahun semenjak sekolah. "


"Wah cukup lama ya? "


"Ya begitu lah. "


" Boleh minta nomor hp kamu? "


"Boleh saja. "


Setelah mereka berkenalan saling komunikasi, bahkan sering bertemu dan sesekali mengantar Cyka pulang hubungan mereka semakin dekat. Sementara perlahan komunikasi dengan Rey sang kekasih mulai renggang. Mungkin karena dari awal mereka terlalu sibuk bekerja jarang ketemu atau memang perlahan memudar hubungan mereka.


Dikala libur bekerja sang pria sering ajak kekasih japan bareng namun Cyka menolah dengan alasan lagi sibuk bekerja. Tiap kali mau jemput pulang kerja pun ditolak dengan seribuh apasan. Selain itu di telpon pun selalu alasan di jalan, sedang kerja, istirahat atau apa pun itu.


"Sayang nanti sore kamu ku jemput pulang kerja ya? "


"Gak usah sayang. Aku dijemput ayah ku. "


"Ohh ya sudah gak apa. "


Tanpa ia sadari sang kekasih lagi jalan sama kekasih baru nya yang orang kaya. Namun karena terlalu percaya pada kekasih nya tak sedikit pun curiga. Hingga keesokan hari nya.


"Sayang uda pulang kerja? "


"Uda sayang. "


"Aku rindu kamu. Aku kerumah kamu, ya? "


"Mengapa? "


"Aku lagi pergi ngantar ayah ku berobat di luar kota. "


"Ohh ya sudah lah. "


Ternyata dia sedang berduaan di rumah bersama kekasih baru nya. Keesokan hari nya pun demikian. Saat sang kekasih menelepon di malam hari.


"Tuuuut.tuuuut"


Tak ada respon panggilan dari kekasih.


"Sayang kok gak di angkat telponku? "


"Maaf sayang kita chat aja ya? Soalnya uda malam kali ayah ibu da tidur gak enak sama mereka. "


"Ohh ya udah sayang gak apa-apa. "


Tiba-tiba ia bertemu sahabat sekolah nya saat SMA dahulu dan mengatakan yang sebenar nya.


"Rey sahabat ku. "


"Eh.kau nya itu jhon? "


"Bagaimana kabar mu sobat? "

__ADS_1


"Alhamdulilah baik. Kamu sendiri? "


"Sehat juga. Ku dengar kau kerja di perusahaan yang terkenal itu ya? "


"Iya bro benar. "


"Oya.kalian sama Cyka apa da putus? "


"Belum lah. "


"Masih jalan? "


"Masih bro. Emang napa? "


"Bukan nya dia sudah punya pacar baru? Sering makan di restoran kami mereka."


"Ah kamu becanda saja. Manamungkin dia selingkuh. Tiga tahun kami bersama kok gak ada masalah. "


"Coba gini lah bro. Kalau mereka makan di Restoran ku, kamu ku telpon datang ya. "


"Boleh juga. Biar semua jelas. "


Tepat setelah itu selang beberapa hari sang sahabat menelepon dan meminta dia datang dengan nyamar sebagai badut dan hampiri mereka berdua lalu mereka meminta photo bareng dengan badut itu. Setelah itu tampak mereka bermesraah di sana.


"Hai Cyka. Kamu lagi apa? "


"Lagi tiduran aja di rumah. "


"Aku kesana ya? "


"Jangan sayang"


"Mengapa? "


"Aku lagi sakit. Kata dokter harus istirahat. "


"Ohh ta udah. "


"Oya sayang lagi apa? "


"Lagi depan cctv melihat kalian makan bersama bermesraan di restoran berdua. "


Sang cewek panik dan langsung buru-buru ngajak kekasih selingkuhan pulang. Bagai kebakaran jenggot iya ketakutan gak karuan. Sesampai di rumah dia coba nelpon Rey namun tidak diangkat dan ngirim pesan teks.


"Sayang.kamu marah ya sama aku? "


"Enggak kok. "


"Aku minta maaf soal kejadian itu tadi gak seperti yang kamu fikirkan. "


"Udah gak apa. Ku malah bersyukur Allah masik lindungi aku dari orang pembohong dan tidak baik seperti mu. "


Akhirnya mereka mengakhiri hubungan itu dan sang wanita menyesali perbuatan nya dan berusaha meminta maaf selalu hubungi sang kekasih namun tidak di terimah lagi . Hingga suatu hari Rey melamar seorang gadis sholeha yang cantik dan sangat baik.


Cerita pun berakhir sampai di sini.


Pesan nya sepandai nya kita sembunyikan bangkai dalam sebuah rumah, pasti akan tercium juga aroma nya.

__ADS_1


Begitu pula kebohongan, meski sepandai apa pun kita sembu nyikan, pasti akan terbongkar meski kita di bohongi tanpa harus mencari tau kebenaran nya.


By:Riez_kabayazie


__ADS_2