Kisah Sang Pembual

Kisah Sang Pembual
Bandit Pasar


__ADS_3

Purnama di dalam keheningan malam menciptakan sebuah kerinduan akan ke Maha


kuasa-Nya di alam semesta. Oh Tuhan yang Maha Agung, engkau adalah hidup


kehidupan. Engkau jauh dari hidup itu sendiri. Engkau segala-Nya dan semua-Nya.


Kuasa-Mu di atas segalanya. Semua makhluk patuh kepada-Mu dan bahkan tokek


sialan itu pun memuji diri-Mu sepanjang malam, bintang-bintang semuanya sujud


kepada pencipt-Nya, Ohh Tuhanku. Puji Tuhan di kala malam dan pagiku kembalikan


untuk bertindak kriminal.


Renungan Budi kepada


malam yang kian sunyi dan sepi seolah membawanya kepada sang Rahmat ilahi.


Menyeretnya untuk mengingat rumah dan tempat kembali, tetapi bagiamanapun Budi


ialah manusia yang membutuhkan sesuap nasi untuk melanjutkan siklus kehidupan.


Kriminalitas bukan satu-satunya jalan namun Budi tetap memaksakan karena jalan


itu adalah panggung sandiwara kehidupannya. Ia aktornya dan dengan dalih takdir


dari Sang Maha Kuasa ia menjalaninya dengan penuh gairah seorang kriminal.


Budi bukan hanya seorang


preman di pasar kamis yang melegenda pun juga memiliki banyak ratusan anak


buah. Ia adalah seorang multitalenta. Penjaga aksi demonstran, kuli bangunan


sampai makelar suap pejabat desa. Semua ini Budi lakukan dengan ikhlas untuk


bertabayyun kepada Tuhan tentang semua tugas yang selama ini ia jalankan dengan


sangat baik itu. Budi Sang Bandit terkenal di mana-mana, setiap langkah kakinya


masuk ke sebuah perkampunganyang ramai atau bahkan pasar-pasar Budi Sang Bandit


disambut bagaikani pejabat Negara. sorak-sorai gembira di mana-mana seperti


kedatangan para politisi yang mengumbar janji. Bedanya Budi tak pernah


mengumbar janji tentang keamanan dan pertahanan pasar-pasar tetapi sudah pasti


Budi bertanggung jawab dengan keamanan pasar dan jelas Budi melaksanakan


tugasnya dengan baik tanpa pamrih dan pencitraan. Semua orang di Desa Baron


mengenal kebaikan hati Budi. Walaupun ia preman dengan tubuh gempal, berkumis


tebal, berkacamata hitam dan tatto tengkorak hello kitty di lengan kirinya tak


menyurutkan warga Desa Baron untuk memuji dan menyanjung kebaikan dan


keberanian dari Budi Sang Bandit. Suatu waktu Budi pernah menghadapi sekumpulan


preman dari Desa seberang untuk menjarah pasar kamis itu. Semuanya di jarah.


Pedagang cabai yang harganya terus naik sampai kutang yang di jejer sepanjang


jalan itu disita oleh para preman. Budi yang kala itu masih belum memiliki


organisasi yang beranggotakan ratusan seperti sekarang. Budi membuat sebuah


propaganda dengan menyebarkan isu bahwa di pasar kamis  terdapat sebuah penyakit menular yang


mematikan. Ia juga sempat bernegosiasi dengan pimpinan preman Desa sebelah itu


agar tidak menganggu wilayahnya yang pada akhirnya perkelahian pun terjadi,

__ADS_1


duel antara preman dengan Budi Sang Bandit. ia hadapi sendirian dengan aksinya


yang heroik menghadapi dua puluh preman sendirian demi menjaga keamanan dan


pertahanan pasar Budi bersusah payah menyusun strategi dan jebakan-jebakan


tikus untuk melumpuhkan para preman, singkat cerita Budi berhasil dan membuat


preman-preman itu tak mau kembali lagi berurusan dengannya. Dan gelar Sang


Banditpun bersemayam di akhir namanya. Budi Sang Bandit.


Dengan kejadian itu,


nama Budi Sang Bandit seolah menjadi penyakit menular yang ia propagandakan.


Namanya tersebar luas sampai ke kota-kota sebelah. Aksi mempertahankan sebuah


kegiatan perekonomian pasar dalam bidang pertahanan dan kemaanananya itu


menjadi titik balik baginya. Propaganda-propaganda dan startegi ulungnya dalam


menghadapi preman-preman desa itu menjadi sangat terkenal dan dipraktekan ke


semua pasar-pasar sekitar. Pasar-pasar menjadi aman dari gangguan preman-preman


yang lain.


Ketenaran nama Budi Sang


Bandit itu membuatnya untuk berinisiatif membuat sebuah organisasi pergerakan


preman di indonesia yang kini sudah beranggotakan bahkan sampai ratusan Preman.


Organisasinya ini yang terkenal multitalenta terkadang ia menjadi organissasi


poros sayap kanan dan juga terkadang menjadi poros sayap kiri tergantung siapa


yang memesan jasanya. Terkadang nama organinasinya terkenal dengan nama Preman


(PKI). Ketika pemesan jasa-jasa Organisasi Pergerakan Preman itu adalah pejabat-pejabat


nama organiasinya pun harus seolah mendukung kebijakan-kebijakan pejabat, maka dari


itu Budi menggunakan nama Preman Demokrasi Indonesia (PDI). Terkadang para


pejabat itu ingin sebuah pengawalan ketika melakukan pecintraan di pasar-pasar


dan perkampungan. Atau juga sering kali preman anggota Organisasi pergerakan


preman bentukan Budi itu mendapatkan tugas untuk mengantarkan uang suap atau


hadiah-hadiah gratifikasi kepada sesama pejabat. Mereka ini sangat mempercayai


anggota-anggota didikan Budi. Karena para anggotanya ini sudah bagaikan pasukan


khusus dengan tingkat profesionalitasnya yang sangat tinggi. Dalam penerimaan


sebagai anggota organisasi bentukan Budi itu ada beberapa tahapan yang panjang


yang harus dilalui dan juga persyaratan-persyaratan kerja yang juga sangat


tinggi. Misalnya harus memiliki pengalaman bertindak kriminal minimal dua


tahun, tinggi badan harus sesuai permintaan pasar dan atau dalam tes uji coba


persyaratannya pun tak main-main. Terkadang dalam satu angkatan penerimaan tes


nya yakni mengelilingi gunung semeru tujuh kali atau berenang dari


nusakambangan ke bali. Semua itu di lakukan sebagai tes ujian karena memang


standar profesionalitas yang Budi inginkan tinggi. Profesionalitas kerja di

__ADS_1


atas segalanya itulah yang membuat banyak pejabat menyewa jasa-jasa anggota


didikan Budi Sang Bandit. Bahkan tak jarang pejabat-pejabat sekelas PBB, WHO


dan organisas-organisasi Internasional lainnya juga menyewa jasa


anggota-anggota Budi.


Tetapi Budi tak menutup


peluang kepada mereka-mereka yang menyewa jas Organisasi Pergerakan Preman itu


dari poros kiri. terkadang Budi membenamkan nama Organisasi Pergerakan Preman


dari PDI menjadi Preman Koalisi Indonesia (PKI). Dengarkan ini preman-preman


muda, Bahwa kehidupan itu keras dan kejam, kita harus dengan cerdik


memanfaatkan berbagai macam situasi  dan


mengambil keuntungan diantaranya, jika tidak  kita semua yang akan dieksploitasi dan dimanfaatkan. Hidup adalah


pertarungan dan pengambilan keuntungan, siapa yang tak ingin membunuh harus


rela terbunuh. Hukum alam itu demikian kamerad-kamerad muda! Di depan banyak


pendukung dan simpatisan poros kiri, Pidato Budi itu segera menggelorakan


banyak jiwa-jiwa yang tertindas ketika Organisasinya itu ia beri nama Preman


Koalisi Indonesia.


Pagi sampai malam kita


telah bekerja dengan tenaga yang ekstra. Bangunan-bangunan yang megah,


mobil-mobil mewah itu siapa yang membuatnya jika tidak dengan keringat kita?


Kita semua bekerja terus waktu demi waktu membangun peradaban ini. Dan apa yang


kita dapatkan kawan? gaji yang tak cukup untuk mendulang bayi-bayi kita di


rumah. Dan apa semuanya ini jika bukan lebih dari sebuah perbudakan. kita


hanyalah binatang-binatang di mata mereka, kita semua dianggap kaum bawah yang


bisa disuruh dan dipekerjakan seenaknya. Dan semua itu apa jika bukan


penindasan. Lawan kawan, kita harus memberontak dan melawan. Lanjut pidato


Budi, dalam sekejap  semua golongan sayap


kiri tertuju kepada Budi. Kepercayaan kepadanya dan organisasi bentukannya


datang bertubi-tubi. Banyak sekali tugas yang dipercayakan kepada organisasinya


seperti dalam pengawalan aksi berdarah di jembatan kuningan kala itu. Sebuah


aksi yang diprakarsai oleh kaum buruh atas kekecewaannya terhadap pengesahan


regulasi baru. Dalam aksinya itu terjadi chaos yang mengakibatkan sepuluh


korban jiwa dan ratusan luka-luka di pihak kepolisian dan satu orang luka


ringan di pihak demonstran. Sedikitnya Korban dari pihak demonstran itu bukan


tanpa sebab, tetapi karena pengawalan ketat dan manajemen aksi yang dibuat oleh


anggota-anggota Budi itulah sebabnya.


Dan masih banyak lagi


cerita tentang Budi dan Organisasi Pergerakan Preman.....dan pasar dengan

__ADS_1


penyakit menular memang ada dan berpindah ke tempat shoping online, semuanya


propaganda budi  agar pasar-pasar sepi.


__ADS_2