Kisah Sang Pembual

Kisah Sang Pembual
Fana Dan Nyata


__ADS_3

Apa yang kalian pikirkan tentang konsep makrokosmos dan mikrokosmos. Uh


tentu hal itu bukanlah suatu hal yang baru untuk kalian, tentu kalian telah


mengetahui sedikit banyak tentang itu. Yah, manusia dan alam semesta. Manusia


dengan alam. konsep dimana manusia adalah yang dinyatakan sebagaijagat kecil


representasi dari jagat besar yakni makrokosmos. Benarkah aku? Sanggahlah jika


salah. Koreksilah. Tak ubahnya aku sebagai badut tolol yang suka bersalah


dihadapan kalian semua. Apalagi otakku dan pikiranku tak selalu dapat


mengatakan dengan ajeg  dan percaya bahwa


yah ini adalah kebenaran tunggal. Jadi ada sesungguhnya dibalik mikrokosmos dan


makrokosmos.


Jika benar manusia adalah representasi dari alam semesta yang sesungguhnya.


Saya sangat akan menduga bahwa ada satu tali penghubung yang menjembatani  itu semua. Uh atau jangan-jangan manusialah


jembatannya. Tentu tidak bagaimanapun manusia adalah jagat kecilnya. Lalu apa


dan siapa penghubung kita itu. Sebelumnya pernakah anda merasa di dalam diri


anda terdapat bisikan alam. yah, sebuah firasat atau gejolak rasa mungkin yang


datang dengan tiba-tiba. Saya rasa semua ini sulit untuk di alamiahkan atau


mungkin di teliti dengan cermat secara mendalam. tetapi sekali lagi pernakah


anda. Kala tengah malam tidur tiba-tiba bangun dengan tak lagi mengingat


apa-apa bahkan mungkin kalian bangun mengira bahwa pagi telah menyapa anda


padahal hari masih verada dipertemuannya bersama malam. Apa yang membuat anda


bangun dengan tiba-tiba. Apakah kita sendiri yang memprogram untuk bangun dan


tidur. Yah, siapa yang membuat kita tertidur. Mungkin mengantuk adalah suatu


sistem tubuh untuk menandakan bahwa kita terlalu lelah dan perlu istirahat


tetapi apakah yag membuat kita tertidur sehingga kesadaran kita atas kontrol


tubuh menjadi sirna sementara. Siapa dan apa yang membuatnya kita bangun ketika


malam yang masih larut dalam jamuan dingin embun yanng hendak turun. Dan alam


mimpi yang terus menggelayuti diri setiap manusia. Siapakah pencipta


mimpi-mimpi yang luar biasa itu. Pernakah anda  memimpikan seseorang yang belum pernah kalian jumpai sebelumnya. Ia


memperkenalkan namanya dengan tak jauh anehnya pula. Perempuan itu samar-samar.


Entah siapa dan menyeret tanganku untuk lari entah kemana. Mengajakku pegri


entah surga atau neraka. Dan apakah kau mengingat semua mimpi-mimpimu. Dan lalu


apakah kau menyadari bahwa semuanya hanya mimpi. Benar apa yang dikata Ghazali

__ADS_1


kita baru akan menyadari bahwa ini mimpi ketika kita sudah bangun. Dan boleh


jadi dunia yang kita anggap realitas ini adalah mimpi yang panjang sebelum


kematian menyadarkan kita bahwa semuanya ini adalah sia-sia dan fana. Seperti


ayat di dalam Al-Quran .....


Jadi apakah ini artinya kiyta hidup didalam sebuah tidur yang pajang dimana


mimpi itu pernah suatu ketika memperlihatkan sesuatu rahasia-rahasi alam. yah,


barangkali mimpi yang kita alami  adalah


pesan dari alam, dari presentasi kebesaran kita, reepresentasi jagat besar


kita. Beberapa penelitian mengungkapkan mimpi adalah tidak lebih anyalah suatu


reaksi-reaksi kimia yang muncul didalam pikiran. Benar, otakk adalah suatu


sistem yang mengontrol kita sembari kecil sampai mati. Menggerakan tangan kita


untuk mnegambil, memukul dan sebagainya. otak kita yang mengontrol kaki ini


agar bisa berjalan, berlari, menendang, menginjak, menindas dans ebagainya.


Otak pulalah yang mengontrol tubuh ini dan semua sistem yangada disalamnya.


Sistem saraf sisitem pernafasan sistemm pencernaan dan semuanya. Apa jadinya


jika otakk kita rusak. Dalam hal ini hancur dan bukan rusak menjadi gila. Yah,


mungkin sekali kita akan mati dan atau mungkin terbangun dalam kehdiupan


kecil dan jagat besar yakni manusia dan alam adalah pikiran yang disimbolkan


dengan otak. Bagaimanapun kita manusia dapat memahami alam dengan pikiran kita


yah, dengan berpikir kita manusia mampu memiliki banyak hal yang kita ketahui


untuk menelaah dan meneliti alam. pikiran ini jugalah yang membuat kita menjadi


tetap meyakini bahwa kehidupan ini adalah kehidupan yang sesungguhnya dn tiada


yang lain selain yanga da di depan kelopak mata. Disaat-saat yang lain pikiran


membuat kita belajar tentang alam, belajar bagaimana alam berinteraksi, alam


uhntuk hidup dan melihat tubuh kita semakin dalam dimana ada sebuah


reaksi-reaksi yanng mempresentasikan bahwa bentuk jagat besar semuanya ada


ditubuh seorang manusia namun dititik-titik lain pikiran mencoba membawa kita


kepada suatu misteri yang tak mungkin dipecahkan, sebuah gejolak pikiran yang


tiba-tiba datang entah dari mana sumbunya. Ketika itu pikiran menjadi tak


terkendeli seoalah ia adalah sebuah gerbang penghubung antara manusia dan alam.


dan ketika gerbang itu sedikit sekali terbuka maka tabir rahasia cepat-cepaat


menabrakkan dirinya kepada realitas manusia yang telah dibangunnya. Tabrakkan

__ADS_1


itu membuat kesadaran manusia tentang alam tentang kehidupan menjadi sedikit


goyah dimana ia akan mnyadari bahwa dibalik ini semua tak lebih hanyalah sebuah


ketiadaan yang pasti. kefanaan yang tak dapat dipercaya. Kekosongan dan


kehampaan. Tidakkah begitu kiranya dunia ini. dan jelaskan kepadaku adakah


kepastian di dunia ini. adakah yang benar-benar harus kita yakini kecuali


ketunggalan Yang Maha Esa. D


an akan kemana kita nanti setelahh mati. Ketika alam ini lenyap, ketika


pohon telah tak sanggup lagi menjulurkan dahannya, menenggelamkan akarnya


menjulangkan batangnya lalu kepada siapa kita akan kembali ketika perut bumi


telah memuntahkan laharnya dan api-api mennyembur kesegala arah. Dan bukankah


manusia begitu nampak sebagai satu bintik debu ketika mata melihatnya dari


puncak gunung itu. Bukankah kita terlampau kecil jika ditimpakan gunung beserta


lahar panasnya kepada tubuh kita. Dan adakah yang tersisa dari peradaban kita,


dari kecanggihan alat tika. Dan apakah yang harus kita banggakan ketika satu


gunung telah menimpa rumah-rumah kita, ketika satu sapuan air telah


menenggelamkan kota kita, ketika retakan diwajah bumi telah melenyapkan hewan


ternak kita lalu kepada siapa kita telah berdusta ketika api telah melahap bumi


menjadi lautan lahar dan hujan debu telah menutupi seluruh peradaban dan bukankah


kehancuran sudah menjadi didepan mata. Ketika alam murka siapa kira


yangmenyebabkannya. Ketika alam engkau lukai dan sakiti siapa kira yang akan


jauh mendeita. Bukankah alam ada didalam dirimu manusia. Bukankah engkau adalah


alm itu sendiri dan siapa kiranya yang akan menanggung dusta ini jika tidak


engkau sendiri manusia. Dan adakah yang perlu ditanyakan lagi suatu


kejelasan-kejelasan ini. jika didalam tubuhmu ada sebuah semesta. Dan tidakkah


engkau marah sebegitu marahnya ketika tubuhmu ***** didalam api, tersapu air


dann dilahap tanah yang suram. Tidak, engkau tidaak akan marah, engkau akan


binasa bersama alam. hancur didalamnya dengan tak berdaya. Benarkah. Ada yang


bisa  kita lakukan...


dan seandainya kita tahu letak nafsu. Apakah pikiran yang dipresentasikan


otak juga ikut andil dalam gelora nafsu. Benarkah jika nafsu dan semua


perasaann itu letaknya di hati. Dan apakah benar hati dan pikiran tak sejalan.


Pikiran... uh, gerbang penghubung manusia dan alam.

__ADS_1


__ADS_2