
***
'''aku dimana.. kamar siapa ini''' gumam zee bangun tidur, mata nya tak berhenti melihat-lihat ke sekeliling ruangan.
'''ahh... kepala aku pusing''' lirih zee pelan sambil memegang kepala nya.
Setelah lama ia melihat sekeliling ruangan yang ia tempati mata nya terfokus pada sosok laki-laki yang tidur di sofa.
''' siapa orang itu??''' tanya zee dengan suara parau khas orang bangun tidur.
Zee memeriksa seluruh tubuh nya dan ia merasa tenang pakaian nya lengkap di tubuh nya.
Zee pun turun dari ranjang, mendekati si lelaki itu..
''' maaf mas...''' lirih zee membangunkan lelaki itu.
Dave tidak menggubris perkataan zee karena memang dave masih terlelap.
''' mas...''' zee memberanikan menggoyang pundak dave, dave hanya menggeliat tanpa membalik tubuh nya.
''' ih ni orang, sebenernya siapa si dia..''' lirih zee dan masih terus mata nya berkeliling menyusuri sekeliling ruangan.
''' mas.. mas.. bangun dong mas..''' ucap zee sedikit keras agar dave bangun..
Dave yang memang sudah bangun dari pertama zee memanggil nya mas dan menggoyangkan bahu nya. Hanya senyum-senyum sendiri
Entahlah dave senang mendengar zee memanggil nya dengan sebutan mas.
Ia pun sengaja mengerjai zee..
'''mas bangun dong...''' teriak zee dan sedikit keras menggoyang bahu dave
Dave pun memutar tubuh nya tiba-tiba...
Dan........
'bugh'...
__ADS_1
Zee jatuh di atas tubuh dave
'''ah...''' ucap zee dan menatap dave
Dave terkesima melihat wajah zee dari jarak sedekat ini.
"'benar-benar wanita yang cantik..."' gumam dave..
Zee pun menyadari kesalahan nya dan langsung bangkit dari tubuh dave.
'''tuan.. kenapa tuan ada di sini..''' ucap zee
''' kenapa kita berdua di kamar ini''' sambung nya.
Dave pun mendudukkan diri nya di atas sofa mengusap wajah nya kasar..
''' loe bisa diem ngga si.. berisik loe..''' dave melangkah kan kaki nya menuju kamar mandi.
Zee hanya terdiam mendengar perkataan dave.
''' loe ngga inget kejadian semalem..''' tanya dave sambil keluar dari kamar mandi dan duduk di tepi ranjang memainkan hp nya
Zee hanya bisa memukul kening nya setelah mengingat kejadian semalam.
''' tuan.. kenapa tuan ngga anterin saya ke rumah, tuan kan tau alamat rumah saya...''' ucap zee sambil melihat dave yang duduk di seberang ranjang membelakangi nya.
''' emang gue babu loe..''' ketus dave menghadap ke arah zee
Zee yang mendapat tatapan tiba-tiba dave langsung menunduk kan kepala nya.
''' gue ngga ada maksud apa-apa bawa loe ke rumah gue'' ucap dave
''' semalam udah jam 2 subuh ngga mungkin gue anterin loe pulang dalam keadaan gitu..''' terang dave
''' terima kasih banyak tuan...''' ucap zee
''' maaf kan saya'''... sambung nya
__ADS_1
Zee memberanikan diri menatap balik mata dave.
Dave pun bangkit dan mendekati zee..
Zee yang melihat dave mendekat memundur kan kaki nya ke belakang.
''' loe bukan anak buah gue, jangan panggil tuan gue ngga suka...''' ketus dave mendekat kan wajah nya ke wajah zee
''' maaf tuan.. eh.. hm.. maksud saya jadi saya harus panggil apa..??''' tanya zee gugup karena wajah mereka hanya berjarak 5 centi.
''' nama gue dave, tapi gue suka denger loe manggil gue 'mas'.. '''' ucap dave sambil menyungging kan bibir nya ke atas dan menikmati mimik muka zee yang terlihat menggoda bagi nya.
''' hm.. hm.. oke.. iya.. iya.. saya akan panggil kamu 'mas' tapi tolong menjauh dari saya''' kata zee sambil mendorong tubuh dave agar menjauh dari wajah nya.
Dave hanya tersenyum melihat tingkah zee yang salah tingkah dan gelagapan..
''' loe bisa masak ngga, gue laper..''' kata dave sambil membuka pintu kamar nya
Zee hanya diam terpaku mendengar perkataan dave, zee seakan terhipnotis dengan senyuman dave.
Dave menoleh ke belakang melirik zee karena tak ada jawaban yang keluar dari mulut zee.
''' atau loe mau gue makan''' lirih dave melangkah cepat ke arah zee karena gemas melihat zee yang terdiam di tempat nya.
''' eh... hm.. ngga tuan.. maaf kan saya..''' kata zee sadar ketika melihat dave kembali menuju ke arah nya sambil merentang kan tangan nya di hadapan dave.
'''sudah gue bilang gue ngga suka di panggil tuan..''' kata dave seolah tak peduli dengan rentangan tangan zee
''' iya mas.. iya.. maaf kan zee..''' ucap zee yang cemas menyadari tangan nya sudah menempel di dada bidang dave, ia pun menurun kan tangan nya..
''' gitu dong.. ikut gue, gue laper, masakin gue sarapan...''' dave menarik tangan zee tersenyum menang.
_______________
*** Dukung aku terus ya jangan bosen-bosen baca karya aku ini.. semangati aku terus, jangan lupa like, komment, and share ya..
Vote nya juga ya 🤭🤭🤭💪💪💪***
__ADS_1
HAPPY READING ♥️♥️♥️