KISAH ZEE

KISAH ZEE
Episode 49


__ADS_3

***


Part ini khusus untuk cerita Kelvin dan Sari dulu ya readers. Kan Dave lagi nikmati moment-moment mesra sama Zee. Kasian tuh lihat Kelvin, kaki di kepala kepala di kaki 🀭🀭🀣🀣


_______________


Sudah dua hari Kelvin dan Sari saling mendiamkan, soal urusan pekerjaan pun mereka hanya bersikap seadanya. Kelvin memang berusaha untuk tak mendekati Sari lagi, Kelvin takut ia kecewa lagi.


Kelvin hanya ingin menuruti apa yang Sari mau, meski harus menjauhi Sari. Kelvin tak ingin memaksa soal hati.


''Maaf Pak ini ada berkas yang harus anda tanda tangani dan besok jadwal kita rapat tahunan.'' Sari menyerahkan map biru di atas meja kerja Kelvin.


''Sari.'' Panggil Kelvin dan mendekati Sari.


''Sampai kapan kita kayak gini?'' Akhirnya Kelvin pun tak bisa menahan lagi keterdiaman di antara mereka berdua.


''Maaf Pak ini di kantor dan saya rasa kita ada hak masing-masing untuk tidak membicarakan soal privasi kita.'' Sari benar-benar keras seperti benar kata Dave Kelvin harus lebih sabar.


Tanpa aba-aba Kelvin sudah menarik tangan Sari agar berbalik lagi menghadap Kelvin.


''Oke.. Saya minta maaf soal ciuman itu, ciuman yang pertama dan yang kedua. Saya juga nggak tau kenapa saya jadi seperti itu. Setidak nya tak bisa kah kita berteman lagi seperti dulu.'' Pinta Kelvin.


''Bagaimana kita bisa berteman lagi kalau gue saja nggak bisa menetralkan degup jantung gue kalau ketemu loe.'' Gumam Sari di hati kecil nya.


Dari dulu Sari memang menyukai Kelvin jauh sebelum Zee datang ke kantor. Tapi rasa suka nya itu tidak sampai membuat jantung nya berdebar kencang seperti sekarang. Karena itu Sari masih bisa menahan nya dulu.


Semenjak ciuman Kelvin di mobil itu Sari merasakan perbedaan di hati nya, mungkinkah cinta atau hanya sekedar ego nya belaka.


''Please.. Jangan buat saya kecewa Sari.'' Kelvin terus berupaya menyakinkan Sari.


''Sebenarnya apa mau Bapak?'' Tanya Sari.


''Kalau kamu tanya apa mau saya, saya mau kamu jadi kekasih saya.'' Kelvin masih menggenggam sebelah tangan Sari.


Sari hanya bisa menghembuskan napas nya pelan. Sari juga bingung dengan perasaan nya, dia akui dia memang mungkin sudah jatuh hati pada Kelvin. Tapi Kelvin, bagaimana bisa.. Secepat itu kah Kelvin melupakan Zee? Atau Kelvin hanya menjadikan Sari sebagai wanita cadangan? Biar bagaimana pun belum bisa untuk Sari langsung bisa mempercayai seorang Kelvin.

__ADS_1


''Kelvin, sebelum elo nanya itu ke gue lebih baik loe tanya dulu semuanya di hati loe. Siapa yang ada di hati elo.'' Sari melepaskan pelan tangan nya dari genggaman tangan Kelvin.


''Maaf saya harus kembali kerja.'' Sambung Sari dan langsung meninggalkan Kelvin.


''Loe di mana bro?'' Kelvin mengambil hp nya dari kantong celana nya dan menghubungi Dave.


''........''


''Gue ke situ ya..'' Ucap Kelvin.


''.......''


''Oke.'' Kelvin mematikan hp nya dan langsing keluar dari ruang kerja nya.


Kelvin sejenak melihat ke arah Sari tapi tak berbicara sepatah kata pun. Kelvin terus saja berjalan semakin jauh.


''Kenapa lagi tu orang. Dasar cowok aneh.'' Ketus Sari yang semakin tak melihat punggung kekar Kelvin.


''Gue cuma takut bukan gak mau berteman lagi dengan Kelvin. Gue takut gue nggak bisa menahan diri gue, mungkin gue udah benar-benar suka dengan Kelvin tapi Kelvin? Bukankah dia mencintai Zee? Seandainya yang dia ucapkan itu benar, menjadikan gue kekasih nya. Pasti gue jadi cewek paling bahagia karena cinta gue terbalas.'' Sari terus berbicara sendiri dalam hati.


____________


''Hai Zee..'' Sapa Kelvin yang langsung masuk begitu saja ke ruang kerja Dave.


''Eh tu tangan nggak bisa ketok pintu lagi. Gimana kalau kami lagi enak-enak.'' Dave pura-pura agar Kelvin semakin memanas.


''Cih..'' Kelvin hanya berdecih dan langsung duduk di sofa menyadarkan kepala nya pada sandaran sofa.


''Ada apa?'' Zee memperhatikan Kelvin yang seperti nya lagi galau berat.


''Biasa soal hati.'' Dave mengikuti Kelvin duduk di sofa.


Dave menepuk tempat duduk sebelah nya agar Zee duduk di sampingnya.


''Soal Sari.'' Ucap Zee sembari duduk di samping Dave. Zee memang sudah tau masalah Kelvin dan Sari karena Dave menceritakan semua nya pada Zee.

__ADS_1


''Iya, temen kita satu ini kayak nya harus beli 'sabar' lebih banyak lagi.'' Dave menggoda Kelvin dan merangkul pundak Zee.


''Bisa nggak sih kalian nggak usah romantis-romantis depan gue. Bukannya bantuin gue..'' Ketus Kelvin semakin kesal.


''Zee tolongin gue dong..'' Kelvin memelas ke arah Zee.


''Aku harus apa?'' Kelvin merasa frustasi karena kepolosan Zee seperti nya ia salah minta bantuan Zee.


''Kamu nggak harus apa-apa sayang, ini tugas Kelvin. Loe harus ekstra keras lagi untuk naklukin hati Sari.'' Ucap Dave.


''Bagaimana kalau besok elo dan Sari yang berangkat ke Bandung, biar loe bisa lebih gampang ngerayu Sari.'' Usul Dave di benarkan oleh Kelvin.


''Boleh juga. Oke gue balik sekarang, gue harus kasih tau Sari secepatnya.'' Kelvin berdiri.


''Makasih banyak bro, ntar malem loe ada waktu? Gue ke rumah loe ya?'' Ucap Kelvin sebelum benar-benar meninggalkan ruang kerja Dave.


Dave melirik Zee seakan meminta izin, Zee yang mengerti maksud Dave hanya menganggukkan kepala nya.


''Oke.'' Jawab Dave dan Kelvin benar-benar meninggalkan ruang Dave.


________________


Makasih buat dukungan nya..


Jangan lupa tinggalkan jejak untuk ai..


Saran dan kritik yang membangun harap coret-coret ya..


Selamat Hari Raya Imlek..


12 Febuari 2021


Bagi yang merayakan


πŸ™πŸΌπŸ™πŸΌ

__ADS_1


HAPPY READING β™₯️β™₯️β™₯️


__ADS_2