
***
Zee dan Sari sudah berbaikan, Sari yang mendengar penjelasan dari Zee mengerti akan tindakan yang di ambil Zee.
Sari yang melihat Kelvin berjalan ke arah nya menatap tajam dari kejauhan. Sari merasa kesal sekaligus kecewa karena perbuatan Kelvin.
Sari sedikit enggan mendengar perkataan Kelvin tapi di sisi lain Sari harus menuruti perintah atasan nya itu.
''Gue manggil kalian kesini karena ada yang mau gue omongin.'' Dave memulai pembicaraan ketika melihat Sari dan Kelvin yang telah datang ke kantor pusat.
Dave sengaja memanggil Kelvin dan Sari datang ke kantor pusat.
''Ada apa bro?..'' tanya Kelvin santai melihat Dave sudah duduk di depan mereka.
''Gini gue mau Sari jadi sekretaris gue sementara, karena Bella mau tunangan dia cuti selama 3 bulan ke depan.'' ungkap Dave.
''Bagaimana?'' tanya Dave.
Sari dan Kelvin terkejut mendengar maksud Dave.
''Pantesan pak Dave manggil gue sendiri kesini tanpa Zee.. Tapi kenapa gue..'' gumam Sari.
Entah kenapa Sari seperti nya punya feeling tentang Zee dan Pak Dave, karena tatapan Zee memandang Dave berbeda begitu pun cara Dave memandang Zee.
''Dave loe nggak salah? Sari mana bisa apa-apa.'' ucap Kelvin.
''Lantas siapa yang bisa gantikan Bella sedangkan hari ini saja Bella sudah cuti.'' Dave langsung menjawab ucapan Kelvin.
''Zee..'' teriak Sari mengagetkan kedua laki-laki di hadapan nya itu.
''Tapi.. Zee kan.'' ketus Kelvin langsung berdiri dari duduk nya dengan kedua tangan nya di pinggang.
''Kenapa?'' tanya Sari.
''Kan Zee sudah terbiasa kerja sebagai sekretaris Pak Kelvin, kalau saya mana bisa kan saya cuma receptions. Lagian kan Pak Kelvin tidak terlalu membutuhkan sekretaris.'' sambung Sari sedikit ragu dengan ucapan terakhir nya.
''nggak salah gue milih Sari ternyata nih cewek ngerti maksud gue..'' gumam Dave dengan senyum licik nya.
__ADS_1
''Bro.. loe kan bisa cari yang lain. Masa harus pacar gue sih?'' ucap Kelvin yang sudah berdiri di samping duduk Dave.
''Gue nggak ada waktu bro..'' Dave berdiri tepat di depan Kelvin dan mendekatkan bibir nya di telinga Kelvin.
''Buka nya Zee nggak ada pilihan selain nerima loe jadi kekasih nya.'' bisik Dave tepat di telinga Kelvin.
Jlebb..
''Tau dari mana nih bocah, Zee... mungkinkah kalau Zee...'' gumam Kelvin terlihat bingung.
''Udah lah bro, loe nggak ada pilihan lagi.'' Ucap Dave merasa menang melihat wajah Kelvin yang menahan kesal.
Sari yang melihat tingkah kedua laki-laki di depan nya itu merasa bingung.
''Bagaimana?'' tanya Dave seraya berjalan menuju kursi singgasana nya.
Kelvin hanya menghembuskan napas nya dan mengusap kasar wajah kesal nya.
Tanpa menjawab pertanyaan Dave, Kelvin segera mengajak Sari meninggalkan ruang kerja Dave.
Dave tersenyum menang melihat keterdiaman Kelvin, itu berarti Kelvin menyetujui permintaan Dave.
Sari sedikit terkejut dan takut ini pertama kali nya Sari melihat kemarahan Kelvin.
''Sebegitu suka kah Kelvin pada Zee..'' gumam Sari kecewa dalam hati nya.
___________
''Bro.. loe tau darimana semua nya?'' Tanya Kelvin to the point yang menemui Dave di rumah nya.
''Apa?'' Tanya Dave santai fokus pada layar di depan mata nya tanpa melihat Kelvin.
''Dave gue serius..'' ketus Kelvin kesal.
''Apa sih Kelvin, gue lagi kerja. Loe nggak liat..?'' bentak Dave tak kalah ketus.
''Apa soal Zee..'' Tanya Dave menghentikan pekerjaan nya sejenak dan menatap Kelvin tak suka.
__ADS_1
Melihat keterdiaman Kelvin membuat Dave jengah.
''Loe mau apa..?'' tanya Dave mengalah.
''Kelvin gue nggak nyangka kalah loe bisa lakuin itu ke cewek. Loe gila..'' Dave menghampiri sahabat karib nya itu.
Kelvin hanya menghembuskan napas nya pelan mendengar ucapan Dave.
''Zee selalu nolak gue bro.'' ucap Kelvin putus asa.
''Gue nggak ada pilihan lain.'' Sambung Kelvin.
''Tapi loe sadar nggak, loe nggak bisa lihat kalau Zee itu nggak bahagia di samping loe. Zee terpaksa Kelvin.'' Dave berusaha menasehati sahabat nya itu.
''Lagian kan kalau Zee jauh dari loe siapa tau tu cewek ngerasa ada yang hilang.'' sambung Dave.
''Udah lah bro loe nggak usah hibur gue, loe tau sendiri kan mana ada cewek yang nolak loe kalau mereka udah kenal loe.'' Jawab Kelvin malas, yang memang selalu kalah dalam urusan wanita dengan Dave.
''Ya kalau itu derita loe lah..'' Dave tertawa mengejek sahabat nya yang lagi galau itu.
''loe cinta dengan Zee?'' tanya Dave serius ingin tau perasaan Kelvin yang sebenar nya.
Kelvin menatap lekat wajah Dave karena pertanyaan nya.
''Loe pikir..?'' Kelvin balik bertanya pada Dave.
''Ngapain gue capek-capek naikin posisi Zee dan Sari kalau gue nggak ada rasa.'' ketus Dave.
''Sebenar nya awal nya gue suka sama Sari.'' Dave terkejut mendengar pengakuan Kelvin yang tiba-tiba.
''Tapi saat gue lihat Sari sama Zee gue malah seolah jatuh cinta sama Zee. Wajah nya, mata nya, senyum nya Zee itu benar-benar wanita yang sempurna.'' sambung Kelvin mengenang kembali waktu pertama kali melihat Zee.
''Loe sendiri suka dengan siapa- Sari atau Zee..?'' tanya Kelvin curiga melihat Dave yang seakan termenung mendengar ucapan nya.
''Gue....'' lirih Dave panjang.
_______________
__ADS_1
*** Jangan lupa tinggalkan jejak ya, biar ai nggak patah hati. Saran dan kritik yang membangun sangat di harapkan. Terima kasih 🙏🏼 ***
HAPPY READING ♥️♥️♥️