KISAH ZEE

KISAH ZEE
Episode 40


__ADS_3

Sari langsung turun dari mobil Kelvin ketika mobil Kelvin sudah sampai lobby, iameninggalkan Kelvin sendiri di dalam mobil. Sari masih emosi melihat tampang Kelvin yang menurutnya semena-mena.


Kelvin tak memperdulikan tingkah Sari padanya, ia hanya geleng-gelng kepala merasa Sari kekanakan.


Krlvin menghubungi Dave ketika ia sampai di dalam ruang kerja nya.


''Dave.. Apa maksud loe tadi?'' Tanya Kelvin to the point.


''Soal Zee..'' Ucap Dave di balik telepon.


''Gue rasa kita harus bicara, gimana kalau ntar malem loe ke rumah gue.'' Dave meminta Kelvin ke rumah nya.


''Baiklah.'' Jawab Kelvin.


''Oh iya, gimana soal kerja sama yang akan kita lakukan dengan Pak Adi?'' Tanya Kelvin.


''Soal itu juga kayak nya ntar malam sekalian gue jelasin. Gue mau rapat sekarang.'' Ucap Dave.


''Oke, ntar malam gue meluncur ke tempat loe.'' Kelvin memutuskan sambungan telepon nya dengan Dave.


Setelah berbicara dengan Dave meski hanya dari sambungan telepon Kelvin merasa biasa saja. Aneh nya Kelvin sudah tidak seemosi tadi pagi.


Mungkin karena persahabatan yang terjalin lama atau memang Kelvin masih belum tau perasaan yang pasti untuk Zee. Entah lah....


Di sisi lain Zee yang mendengar Dave berbicara di telepon hanya bisa diam memperhatikan Dave. Karena memang di saat waktu yang bersamaan mereka hendak rapat.


''Itu Kelvin, dia mau minta penjelasan aku soal kita.'' Ucap Dave yang melihat wajah penuh tanya dari Zee.

__ADS_1


''Kenapa, apa kamu menyukai Kelvin?'' Tanya Dave membodohi Zee karena melihat Zee bingung soal penjelasan hubungan antara dia dan Dave.


''Wajah mu seolah tak ingin aku jelasin hubungan kita ke Kelvin.'' ucap Dave dengan senyum jahilnya.


''Heh.. aku suka kok dengan Pak Kelvin.'' Dave terkejut dengan jawaban Zee.


''Tapi hanya sekedar atasan dan bawahan, kalau untuk perasaan hati aku tidak punya rasa apa-apa pada pak Kelvin. Tapi bukan itu yang jadi permasalahan aku maksud mas Dave ada hubungan apa memangnya antara kita?'' Sambung Zee cepat sebelum Dave memotong perkataannya.


Dave yang mendengar perkataan Zee langsung melangkah cepat tepat di hadapan wajah Zee yang membuat Zee gelagapan menundukkan kepalanya melihat kebawah.


''Apa kamu tidak menyukai aku? Maksud aku bukan hanya rasa suka tapi cinta.'' Ucap Dave pasti tanpa ragu membuat Zee langsung menatap lekat kedua bola mata Dave yang juga menatap mata Zee.


''Mas..'' Zee merasa bingung dengan perasaan nya, disisi lain ia memang masih kecewa dengan tingkah Dave yang tak pasti menurutnya tapi di sisi lain ia merasa nyaman, hangat ketika bersama Dave dan ia merasa kehilangan saat Dave tak ada seperti waktu dulu.


''Jawab saja Zee.'' ucap Dave pelan mengelus lembut pipi sebelah kanan Zee.


Dave merasa senang mendengar jawaban Zee, Dave yakin jika Zee memiliki perasaan lebih dari suka padanya.


''Lebih dari suka.'' Tantang Dave melihat geram pipi Zee yang merona.


Zee semakin menundukkan kepala nya sambil mengangguk kan kepalanya pelan.


Dave langsung membawa Zee ke dalam pelukan pelukkan tanpa ada penolakkan daru Zee.


Dave semakin bahagia.


''Kamu mau kan jadi kekasih ku?'' Dave mengungkapkan perasaan nya tiba-tiba di dalam pelukkan nya pada Zee.

__ADS_1


''Aku mencintai mu Zee, aku juga nggak tau sejak kapan tapi tau kah kamu pertemuan kita menyadarkan aku kalau kita berjodoh.'' Dave menatap lekat kedua mata Zee tak lupa kedua tangan nya memegang kedua bahu Zee lembut.


''Bukan kah mas membenci Zee dulu?'' Ucap Zee ragu-ragu.


''Awalnya iya, aku akui itu Zee. Tapi karena cara mu memperlakukan ku dan berbicara pada ku membuat aku menyukai mu dan mengharapkan mu. Aku kira juga itu cuma rasa suka biasa mungkin karena pertemuan kita yang hampir tiap hari dulu. Tapi saat kamu pergi meninggalkan aku sendirian tanpa mendengarkan penjelasan ku dulu membuat hati ku terluka. Di situ lah aku menyadari kalau ini bukan hanya rasa suka biasa tapi ini perasaan aku tulus ke kamu.'' Ucap Dave jujur.


''Mas waktu itu besok nya aku nemui mas untuk minta maaf tapi mas nggak ada, aku masih terus ke rumah mas tapi mas tetap nggak ada. Aku pikir mas marah dan benci pada Zee karena itu mas pergi.'' Zee menjelaskan kejadian dulu.


''Maafkan aku Zee dulu sebelum aku mau nyusulin kamu pulang, orang tua ku nelpon mereka meminta aku pulang karena mama sedang sakit. Jadi saat itu juga aku berangkat ke Kalimantan.'' Jelas Dave.


''Maafin aku ya..'' Dave kembali memeluk Zee dalam dekapannya.


Zee menganggukan kepala nya di dalam dekapan Dave. Zee bahagia mendengar penjelasan Dave dan kesalah pahaman yang terjadi di antara mereka.


''Tapi aku kecewa ketika Bella cerita kalau kamu jadi kekasihnya Kelvin. Jujur saja saat itu aku sangat marah dan kecewa.'' ucap Dave melepas pelukan mereka.


''Karena itu mas pura-pura suka sama Sari dan marah-marah sama aku.'' Zee memotong ucapan Dave langsung mengingat perubahan sikap Dave padanya dulu.


''Sebenarnya Pak Kelvin...'' Ucap Zee.


''Sudah lah aku tau kok, ntar malam aku jelasin ke Kelvin. Gimana kalau kita batalin rapat kita hari ini lagian kita juga udah telat.'' Dave begitu senang hingga ia melupakan lebih tepat nya tak memperdulikan rapat yang harus ia ikuti.


''Aku mau berduaan dengan kekasihku sekarang.'' Dave menggoda Zee membuat rona merah di pipi Zee.


________________


Mohon saran dan kritikan nya, jangan lupa tinggalkan jejak ya.

__ADS_1


HAPPY READING ♥️♥️♥️


__ADS_2