
Dave meminta tolong pada Sari untuk membantu nya memberikan kejutan untuk Zee. Sebelumnya Dave sudah memberitahukan Kelvin rencana kejutannya dan Kelvin siap sedia membantunya.
''Makasih banyak Kelvin.'' Ucap Dave ketika mereka sedang merencanakan kejutan untuk Zee.
''Wow.. Sejak kapan seorang Davendra Utama tau ucapan 'terima kasih'.. Zee benar-benar berpengaruh di hidup loe.'' Puji Kelvin terkejut. Karena ini memang pertama kali nya ia mendengar ucapan terima kasih dari Dave, setelah kandasnya hubungan Dave dan Chelsea.
''Kau tau kan sekarang pengaruh Zee di hidup gue.. Jadi lo jangan macem-macem lagi.'' Ancam Dave yang masih cemburu.
Kelvin hanya bisa berdecih, mendengar ucapan Dave yang membuat nya geli.
Ternyata cinta bisa mengubah seorang bastard menjadi cupu.
''Dave.. Loe beneran udah ngelupain Chelsea?'' Kelvin ragu-ragu bertanya mengingat bagaimana kerasnya Dave kehilangan Chelsea dulu.
''Sudahlah Kelvin, loe tau kan betapa besarnya cinta gue pada Zee. Sampai kapan nggak ada yang bisa gantikan Zee atau yang bisa jauhi gue dengan Zee.'' Dave menghembuskan napas nya pelan.
''Oke.. Gue pegang omongan loe. Btw gimana om dan tante, loe udah ngabarin mereka soal Zee?'' Kelvin sengaja mengalihkan topik pembicaraan mereka.
''Sudah. Mama happy banget bahkan mereka nyuruh gue langsung bawa Zee ke rumah mereka. Gue juga kirim foto Zee ke mama.'' Dave mengecek hp yang terus di pegangannya itu.
''Syukurlah..'' Kelvin menyadarkan kepala nya di sandaran sofa ruang tamu Dave.
''Kenapa?'' Dave melirik ke arah Kelvin yang melihat sedikit kegalauan dari tingkah Kelvin.
''Entahlah.. Gue cuma heran aja, sebenarnya gue ini beneran cinta atau nggak dengan Zee.'' Kelvin membenarkan posisi duduk nya.
''Jangan macam-macam Kelvin..'' Potong Dave mendengar ucapan Kelvin.
''Santai bro gue belum selesai, maksud gue kok gue biasa saja kayak gini. Bukankah dulu kalau gue kalah dari loe soal cewek gue pasti habiskan malam di club. Malam ini kok gue malah di sini, nyusun rencana buat kejutan untuk Zee malah.'' Dave membenarkan omongan Kelvin.
''Berarti loe cuma terobsesi dengan Zee, lagian bukan nya seingat gue loe dulu cuma jadiin Zee cadangan dari cinta sebelah loe itu.'' Dave mencoba mengingat kembali cerita pertama Kelvin soal Zee.
''Loe dan Sari nggak ada hubungan?'' Tanya Dave.
''Sari.'' Kelvin dengan cepat melihat wajah tampan Dave, Kelvin langsung teringat dengan ciuman panas yang ia lakukan pada Sari.
Bahkan semenjak itu Kelvin maupun Sari seakan lupa akan peristiwa ciuman itu. Dan Dave kembali membuat Kelvin mengingatnya.
__ADS_1
''Loe suka kan sama Sari. Muka loe merah.'' Dave menggoda Kelvin melihat rona merah di pipi Kelvin.
''Atau loe dan Sari pernah..'' Ucap Dave terputus.
''Apaan sih loe.. Nggak kok gue nggak pernah nyium Sari.'' Kelvin dengan cepat memotong ucapan Dave dan sialnya ia malah membawa-bawa soal ciuman itu.
''Jadi loe pernah nyium Sari.'' Dave terkejut dengan ucapan spontan dari Kelvin.
''Apaan sih Dave.. Udah lah.. hm nggak usah ngomongin gue, sekarang kita bahas rencana kejutan loe saja.'' Kelvin berusaha menyembunyikan muka nya yang semakin malu.
Dave merasa senang melihat rona merah di pipi Kelvin setidak nya ia yakin kalau Kelvin tak ada rasa cinta untuk Zee. Mungkin dia bisa menjodohkan Kelvin dan Sari, pikir Dave.
Setelah semua rencana sesuai dengan keinginan Dave akhirnya Kelvin memutuskan untuk menginap di rumah Dave.
Besok Kelvin berencana akan mengajak Sari untuk melaksanakan kejutan untuk Zee di rumah Bi Ratih.
Dave merencanakan makan malam romantis bersama semua orang yang ia sayangi Zee, Kelvin, Sari dan Bi Ratih di rumah Bi Ratih sebagai tanda terima kasih karena Zee sudah mau menjadi kekasihnya.
Dave juga tak lupa merencanakan pesta dansa yang hanya di hadiri mereka tanpa sepengetahuan Kelvin dan yang lain. Karena menyakini kalau Kelvin mempunyai perasaan untuk Sari agar hubungan mereka bisa lebih dekat.
Kelvin sudah memesan koki profesional untuk memasak di acara mereka.
Karena menurut Dave jika ia melakukannya sendiri Zee akan curiga. Sedangkan Sari dan Kelvin mereka satu kantor.
Tepat pukul delapan pagi Kelvin ke rumah Bi Ratih ia sudah mengabari Sari lewat chat.
Sedangkan Dave sudah berada di kantor bersama Zee.
Sari menyambut Kelvin di depan rumah, antara senang , malu dan bimbang Sari rasakan saat melihat Kelvin.
''Sari.'' Kelvin memanggil nama Sari lembut.
Sari hanya melihat wajah Kelvin tanpa ekspresi.
''Hmm.. Bagaimana apa yang harus kita kerjakan dulu?'' Kelvin sedikit segan dengan Sari.
''Bagaimana kalau di sebelah sini.'' Cukup lama Sari terdiam memperhatikan Kelvin dan akhir nya Sari berjalan ke posisi yang ia maksud itu.
__ADS_1
''Di sini penerangan nya bagus jadi nanti kita tidak terlalu banyak menggunakan lampu hias. Di sini juga cukup untuk kita berlima.'' Terang Sari yang sudah tau kalau bukan hanya Zee dan Dave yang akan makan malam tapi mereka bertiga juga.
Sari terlalu fokus menjelaskan setiap rincian rencana yang ia maksud, karena memang dari semalam Sari sudah menyusun bayangan soal tata letak yang akan ia kerjakan.
Sedangkan Kelvin seakan terpesona melihat keseriusan wajah Sari. Menurutnya wajah Sari sangat cantik kalau sedang berbicara serius seperti itu.
Dan kalau marah sangat lucu dan menggemaskan.
Contoh nya sekarang Sari yang melihat Kelvin hanya diam memperhatikan nya berbicara sedikit memonyongkan bibir nya.
Sari merasa di acuhkan oleh Kelvin padahal ia sudah panjang lebar berbicara.
Melihat bibir Sari yang terasa penuh itu membuat aliran darah Kelvin meremang. Jika Bi Ratih tidak datang saat itu Kelvin tidak tau apa yang akan ia lakukan pada Sari.
''Mari nak di minum. Ini ada cemilannya juga.'' Ucap Bi Ratih mengagetkan Kelvin.
''Hah.. Hmm.. Iya Bu, terima kasih.'' Jawab Kelvin sopan.
''Ibu tau semua ini.'' Tanya Kelvin yang melihat Bi Ratih mendekat.
''Iya, Sari sudah menjelaskan semua nya dengan saya. Terima kasih banyak nak, ternyata jodoh itu lucu ya..'' Bi Ratih tersenyum mengingat pertemuan pertama mereka dengan Dave karena memang Sari menceritakan semua tanpa terlewat satu pun.
''Ya sudah kalian lanjutkan ya.. Saya mau ke dalam dulu.'' Pamit Bi Ratih.
''Sari.'' Kelvin menggenggam tangan Sari erat.
________________
Terima kasih ya sudah mau mampir ke cerita ai ini..
Jangan lupa tinggalkan jejak ya..
Kirim bunga kek.. Kopi kek.. 🤣🤣🤣🤭🤭🤭
Ngarep ya.. 😁😁😁
HAPPY READING ♥️♥️♥️
__ADS_1