KISAH ZEE

KISAH ZEE
Episode 41


__ADS_3

Sari yang melihat Zee aneh sedikit curiga pasalnya senyum tak pernah luput dari wajah Zee.


Sari mengajak Zee bercerita ke kamar ia juga berencana menceritakan perbuatan Kelvin padanya.


Sari yang melihat Bi Ratih pamit tidur duluan dan sudah melihat Bi Ratih masuk kamar langsung menarik tangan Zee menuju kamar mereka.


''Sini duduk, kamu ada rahasia ya..'' Titah Sari mendudukan pantat mereka di atas tempat tidur dan langsung menhujani pertanyaan yang membuat nya penasaran sejak tadi.


''Maksud Sari apa?'' Jawab Zee tak mengerti.


''Kamu pasti ada sesuatu yang kamu sembunyiin kan? Coba ceritain. Aku juga mau cerita sesuatu soal Kelvin'' selidik Sari pura-pura kesal melipat kedua tangan nya di dada.


Zee yang melihat tingkah Sari hanya senyum-senyum menurut Zee apa begitu nampak rasa bahagia nya malam ini.


''Cepetan Zee malah senyum-senyum lagi.'' ketus Sari.


''Iya.. Iya.. Sebenarnya tadi di kantor mas Dave hm.. eh.. mas Dave ngungkapin perasaan nya ke aku.'' Jawab Zee sedikit terbata dan malu.


Sari merasa senang melihat Zee tapi di sisi lain ia merasa sedih entah kenapa.


''Maksud kamu apa Zee? Pak Dave eh mas Dave mu dan kamu jadi pasangan sekarang, iya.'' ucap Sari meyakinkan ucapan Zee.


Zee hanya menganggukkan kepala nya dan menunduk malu. Sari langsung memeluk erat tubuh Zee Sari merasakan kebahagian di diri Zee. Sari juga merasa bahagia.


''Selamat Zee.. Sumpah aku nggak nyangka banget aku senang banget. Selamat ya Zee sekali lagi.'' ucap Sari tak percaya.


''Makasih banyak ya Sari.'' Jawab Zee.


''Tunggu dulu... Kenapa? sejak kapan?'' Sari bertanya seakan ingin memastikan dengan pasti pernyataan Zee.


''Karena kejadian tadi pagi mas Dave yang melihat Pak Kelvin ke rumah kita.'' Jawab Zee.


''Maksud kamu Pak Dave cemburu lihat Kelvin?'' Tanya Sari memotong ucapan Zee.


''Mungkin.'' Jawab Zee malu-malu.


''Terus Sari mau cerita apa soal Pak Kelvin?'' Tanya Zee.

__ADS_1


''Tunggu dulu jangan ngomongi Kelvin dulu, kan kamu belum kelar cerita nya, cepetan terusin..'' Pinta Sari semakin terbawa suasana bahagia plus penasaran.


''Sari, aku malu..'' Zee merona karena godaan Sari.


''Tadi pagi mas Dave jelasin semua nya sesudah mas Dave ngungkapin perasaan nya, ternyata selama ini cuma salah paham di antara kami. Mas Dave nggak marah atau benci sama aku dulu dia terpaksa ninggalin Jakarta karena mama nya mas Dave sakit. Padahal mas Dave nyusulin aku ke rumah tapi nggak sempat karena harus berangkat saat itu juga.'' Jelas Zee.


''Karena kesalahan ego kami dulu Mas Dave menyadari perasaan nya dan aku... hm...'' ucap Zee ragu.


''Kamu juga menyadari perasaan kamu ke Pak Dave karena itu kamu terus datangi rumah Pak Dave, iya kan?'' Ucap Sari memotong ucapan Zee.


Zee menatap lekat wajah Sari, tersenyum dan menganggukkan kepala nya.


''Makasih Zee.. Selamat ya..'' Sari memeluk Zee sekali lagi dan menggenggam erat kedua tangan Zee.


''Kamu pantas bahagia dan aku harap hubungan kalian berakhir bahagia. Dan ingat sebelum bicara dan ngambil keputusan lebih baik omongin dulu baik-baik. Oke.'' Saran Sari menasehati.


''Makasih Sari.. Terus kenapa Pak Kelvin? Tadi pagi gimana?'' Tanya Zee.


Sari diam menatap wajah Zee, Sari tak mungkin menceritakan apa yang telah Kelvin lakukan padanya. Lebih baik aku diam, pikir Sari.


''Nggak ada kok, Kelvin dan aku langsung ke kantor seperti biasanya. Jadi dengan Kelvin gimana?'' Tanya Sari.


''Syukurlah.'' Jawab Sari.


Di sisi lain Dave dan Kelvin sedang menuang wine ke gelas kosong di hadapan mereka. Kelvin yang baru sampai langsung di suguhkan dengan sebotol wine.


''Apa ada kabar baik?'' Tanya Kelvin langsung sambil mencicipin wine di gelasnya.


''Iya.'' Jawab Dave cepat.


Kevin langsung menatap lekat wajah Dave seoalah meminta penjelasan lebih dari jawaban Dave.


''Gue mau tanya dulu satu hal sama loe, sejak kapan loe suka sama Zee? Loe tau kan Zee nggak suka sama loe.'' Dave langsung menghujam ritme detak jantung Kelvin.


Itulah Dave, ia pasti akan langsung to the point dengan lawan bicara nya tanpa basa-basi lagi.


''Kenapa loe suka pada pandangan pertama dengan Zee maksud loe Dave? Gue tau Zee nggak suka sama gue tapi gue yakin gue bisa buat Zee suka sama gue.'' Ucap Kelvin yakin.

__ADS_1


''Loe maksa Zee.'' Jawab Dave.


''Sial apa Dave tau kalau gue ngancem Zee.'' Gumam Kelvin dalam hati.


''Maksud loe?'' Tanya Kelvin balik pada Dave.


''Loe tau Zee sudah ada rasa buat orang lain tapi kenapa loe maksain perasaan loe.'' ucap Dave.


''Siapa?'' Tanya Kelvin yang memang belum tau siapa laki-laki yang sudah buat Zee menolaknya.


''Loe pernah bilang kan sama gue kalau loe yang duluan kenal Zee, gimana kalau gue bilang kalau gue dan Zee udah kenal lama sebelum loe kenal Zee.'' ucap Dave santai.


''Maksud loe apa sih Dave jangan bikin tbah ribet.'' Ketus Kelvin.


''Cewek ya gue ceritain terus ke loe itu Zee.'' Jawab Dave to the point membuat Kelvin menghentikan tangan nya di udara yang hendak menenggak minuman nya.


''Maksud loe...'' Ucap Kelvin.


''Iya gue sama Zee saling mencintai dan ucapan gue dulu meminta Zee menikah dengan gue itu serius, loe tau kan? Gue selalu cerita ke loe.'' Ucap Dave.


Kelvin hanya tersenyum getir dan meminum habis wine di dalam gelasnya.


''Baguslah akhirnya loe nemuin wanita loe. Tapi gue juga punya rasa ke Zee dan gue nggak mau kalah kali ini.'' Ucap Kelvin.


''Loe tau loe pasti kalah lagi.'' Jawab Dave meremehkan Kelvin.


''Kita lihat saja nanti, gimana?'' Tantang Kelvin.


''Dengar Kelvin gue serius, gue nggak mau jadiin Zee taruhan. Gue serius dengan Zee.'' Ketus Dave geram.


''Gue tau gue juga serius, maksud gue kasih gue kesempatan kalau Zee lebih milih gue loe harus relain Zee buat gue, tapi kalau memang Zee lebih milih loe gue yang akan nyerahin Zee sendiri ke loe.'' Kelvin menjelaskan maksudnya.


Akhirnya mereka berdua melanjutkan minum-minum mereka hingga larut setelah Dave juga menjelaskan pekerjaan di kantor tadi, Kelvin pun menginap di rumah Dave. Persahabatan yang kental membuat perselisihan di antara mereka hanya sebagai angin lalu.


________________


Jangan lupa tinggalkan jejak, meski ai nggak ulang tahun kasih 'hadiah' kek buat ai 🤭🤭 biar ai tambah semangat. Vote ya kalau berkenan 💞

__ADS_1


HAPPY READING ♥️♥️♥️


__ADS_2