KISAH ZEE

KISAH ZEE
Episode 52


__ADS_3

Dave sedang memperhatikan Zee dari belakang, saat ini mereka sedang berada di rumah Dave karena nanti malam mereka akan berkencan layak nya pasangan pada umumnya. Karena hari ini hari sabtu Dave dan Zee libur kerja, sedangkan Kelvin dan Sari masih menghabiskan hari-hari mereka di Bandung, sebelum hari minggu sore mereka kembali ke Jakarta.


Senyum tak pernah luput dari bibir Dave melihat Zee dengan telaten menyiapkan makan siang untuk mereka. Dave memeluk Zee dari belakang memberikan ciuman hangat di pipi Zee.


Dave menciumi leher putih Zee dengan bibirnya tapi tak meninggalkan bekas merah.


''Mas, geli ih.. Aku kan lagi masak entar gosong nih.. Mas..'' Zee merasa geli ketika Dave masih menciumi leher nya kadang berganti dengan menggigit pelan cuping belakang Zee.


Dave membalik tubuh Zee menghadap ke arah nya, Dave langsung menyerang pelan bibir Zee dengan penuh kasih. Dave melu*at bibir Zee penuh nafsu tapi masih bisa di kontrol oleh Dave.


Bibir Zee benar-benar sudah menjadi candu untuk Dave, Dave begitu menikmati nya. Kecapan yang lembut dan ritme bibir Dave yang begitu sensual membuat Zee begitu menikmati permainan bibir Dave. Dave menurunkan bibir nya ke leher Zee dan mulai memainkan bibirnya di leher Zee.


Zee yang merasakan sensasi panas di tubuh nya tanpa sadar mendesah pelan penuh nikmat. Dave benar-benar pemain yang handal.


''Ahh.. Mas..'' Zee mendesah saat Dave bergantian menciumi bibir dan leher nya.


Dave meraba perut rata Zee yang halus dengan bibir nya yang tak lepas dari bibir Zee.


Senyum smrik terpampang jelas di bibir Dave ketika mendengar desahan pelan nan menggoda dari bibir Zee.


''Ya Allah Dave...'' Seorang wanita paruh baya yang masuk rumah Dave langsung memukul kepala Dave dengan tas jinjing yang di bawa nya.


Rumah Dave memang di tutup tapi tak di kunci jadi wanita paruh baya itu bisa masuk leluasa ke dalam rumah Dave. Ketika melihat kanan kiri nampak sepi wanita itu langsung saja berjalan menuju dapur.


Ketika melihat adegan yang tak senonoh di depan matanya wanita paruh baya itu langsung memukul kepala Dave sangat keras dengan tas jinjing yang di pakai nya.


''Aduh..'' Dave langsung melepas kan ciuman nya dan melihat ke belakang mencari sumber siapa yang berani dengan lancang memukul kepala nya. Sambil memegangi kepala nya Dave meringis kesakitan.

__ADS_1


Sedangkan Zee yang seperti baru sadar dari hipnotis langsung menutup mulutnya menyadari perbuatan salah yang di lakukan dengan Dave meski ia pun menikmatinya.


''Apa yang kami lakukan. Ya Allah maafkan Aku..'' Zee merapikan pakaian nya yang sedikit berantakan karena Dave benar-benar membuatnya lupa mengontrol diri.


''Dasar anak durhaka, bandel, kurang ajar ya..'' Wanita paruh baya itu langsung kembali memukuli Dave, Dave sedikit menunduk sehingga punggung nya lah yang menjadi korban pukulan wanita baru baya itu.


''Mas.. Ya ampun. Mas..'' Zee semakin bingung dengan kondisi yang terjadi di depan matanya saat ini. Zee benar-benar ingin membantu Dave tapi karena wanita itu terus memukul Dave Zee malah menjadi malu sendiri.


''Mama.. Cukup ah, sakit nih..'' Dave menangkap ke dua tangan wanita paruh baya itu dan langsung mengunci nya masuk ke dalam pelukan Dave.


Wanita paruh baya itu adalah mama Dave, karena terlalu lama merindukan Dave dan penasaran dengan wanita yang di cintai anak laki-laki semata wayang nya itu Bu Nisa mama Dave menemui Dave sendiri ke Jakarta.


''Ma, udah ah Dave malu nih..'' Ucap Dave yang masih memeluk lebih tepat nya mengunci tubuh mama nya dari belakang.


''Mama'' Gumam Zee pelan tapi masih bisa di dengar oleh kedua makhluk beda generasi yang sedang beradu itu.


''Dasar anak kurang ajar, masih ingat ya kalau kamu punya mama sama papa?..'' Mama Dave yang sedikit merasa lelah habis memukuli Dave mendudukkan diri nya di atas kursi meja makan.


''Maaf tante maaf ya.. aku.. hm.. Kenalin tante nama aku Zee.'' Ucap Zee sedikit malu dan terbata. Zee menyalim tangan mama Dave dan menciumnya. Pasalnya mama Dave melihat mereka sedang berciuman. Zee merasa takut mama Dave akan memarahi nya.


''Kamu yang nama nya Zee?'' Tanya mama Dave yang masih terlihat ngos-ngosan.


''Iya tante.'' Jawab Zee sopan.


''Ma, kenapa mama ke sini bukankah Dave sudah bilang kalau Dave yang akan ke sana?'' Dave mendekati mama nya sambil merangkul bahu Zee


''Kalau mama nggak ke sini entah alasan apa lagi yang kamu kasih. Lagian mama ke sini juga mau lihat menantu mama bukan kamu.'' Mama Dave berdiri dan melepas paksa rangkulan tangan Dave dari bahu Zee. Dan membawa Zee duduk di samping nya.

__ADS_1


''Cantik.'' Ucap mama Dave yang masih terus memperhatikan Zee dari atas ke bawah, membuat Zee merasa malu.


''Nama kamu Zee kan, kamu cantik banget.'' Mama Dave membawa Zee dalam pelukan nya.


''Makasih tante..''Jawab Zee sopan.


''Jangan panggil tante dong, panggil mama ya.. Kamu cantik dan pasti hati kamu juga cantik.. Oh iya kapan kalian ke rumah mama?'' Puji Mama Anis untuk Zee yang seperti menemukan cinta pertamanya.


''Ah.. heh.. Iya tan, eh mama.'' Zee masih belum mengerti dengan pernyataan mama Dave.


''Ma.. Zee kekasih Dave, siniin.'' Dave seperti anak kecil yang sedang merajuk karena permen nya di ambil orang lain.


''Dia baru kekasih kamu kan belum jadi istri. Kalau mama angkat Zee jadi anak mama nggak bisa kamu nikahin Zee.'' Mama Dave membohongi anak nya sendiri, ia merasa senang sendiri ketika melihat muka merah marah dari wajah Dave tapi tak bisa melakukan apapun.


''Zee jadi anak mama saja ya..'' Mama Dave masih ingin menggoda anaknya.


''Ma.. Jangan aneh-aneh deh, Dave mau nikah sama Zee awas saja kalau mama berani rebut Zee dari Dave'' Dave tau mama nya pasti bercanda.


_______________


Ayo dukung terus karya aku satu ini ya..


Jangan lupa tinggalkan jejak nya ya..


Ai love you.. 😘😘😘


HAPPY READING♥️♥️♥️

__ADS_1


__ADS_2