KISAH ZEE

KISAH ZEE
Episode 25


__ADS_3

***


Subuh zee sudah bangun ia bersiap ke rumah dave, zee juga sudah menjelaskan ke bi ratih kenapa ia harus mengambil kerja sampingan dan tentu nya pasti alasan yang di buat-buat oleh zee dan sari.


Zee bersyukur sekali karena sari mau membantu nya berbohong. Zee hanya tidak ingin bi ratih khawatir karena zee sudah berjanji membuat bi ratih bahagia.


Menurut zee meski ia berbohong semua itu juga demi kebaikan bersama. Zee berharap jika suatu saat nanti bi ratih tau bi ratih bisa mengerti keadaan nya.


Zee berharap hubungan yang baik terjadi di kehidupan nya mendatang bersama bi ratih dan sari.


Karena bagi zee apapun akan ia lakukan demi kebahagian bi ratih dan sari.


Zee menemukan ketenangan dalam sosok ibu pengganti di dalam diri bi ratih.


Sedangkan sari zee menemukan sosok saudara sekaligus sahabat yang selalu ada untuk nya.


Zee tidak pernah menyesali keputusan untuk menetap di ibu kota, meski memang tak semulus yang ia pikirkan.


Zee termenung cukup lama di depan rumah dave, ia bingung harus masuk atau tidak.


Dave yang memang sudah tau zee ada di depan rumah nya hanya mengintip dari balik jendelah rumah.


Entah lah dave merasa bersalah, bahkan dave tidak tidur nyenyak. Jika tidak memikirkan keluarga dan amarah zee semalam, dave pasti sudah menerobos kamar zee dengan paksa untuk meminta maaf.


Dave hanya diam di mobil memperhatikan jendela kamar zee semalaman.


Dave lah yang mengirim SMS ke hp zee, dave hanya termenung mengingat kelakuan aneh diri nya semalam.


Dave yang tidak sabar melihat zee hanya diam di tempat nya.


Dave pun membuka pintu dan langsung menarik tangan zee.


Zee pasrah mengikuti dave.


Dave menuntun zee ke ruang tengah dan membalik tubuh nya menghadap zee dengan tangan yang masih menggenggam tangan zee.


'' maaf '' lirih dave pasti, menatap lekat wajah zee yang tertunduk.


Zee pun sontak mengangkat wajah nya dan manik mata nya langsung bertemu manik mata dave.


'' maaf kan aku ''.. ucap dave mengulang permintaan maaf nya.


'' mas.. '' ucap zee pelan dengan binar mata berlinang.


Zee tak percaya apa yang ia dengar menurut nya dave adalah sosok pria yang dingin, kasar, pemarah, dan cuek.


'' zee aku benar-benar minta maaf karena ucapan ku waktu itu. Aku tidak bermaksud untuk menyakiti perasaan mu, tapi memang saat kita bertemu aku tidak dalam keadaan baik. '' ucap dave.

__ADS_1


'' aku terlalu emosi untuk mendengar perkataan mu..'' sambung dave.


Zee hanya bisa menghapus air mata nya yang tidak mau bekerja sama dengan zee, sekuat tenaga zee tahan tapi tetap air mata nya menetes begitu saja.


'' zee...'' panggil dave yang melihat zee menangis.


Air mata zee seakan membuat remuk jantung nya. Mungkin kah dave jatuh cinta....


'' mas dave tidak salah kok zee saja yang berlebihan, maafin zee ya mas. '' ucap zee dengan senyum manis nya yang hangat.


Dave seakan terkunci di dalam senyum zee senyum zee membuat hati dave seperti genderang yang akan perang.


Dave memajukan kaki nya tepat di hadapan zee tanpa berhenti memandang wajah cantik zee dan sekali-kali menatap bibir zee yang menggoda dave.


Dengan pasti dan tanpa aba-aba dave merangkul leher jenjang zee dengan sebelah tangan nya dan langsung menempelkan bibir nya di atas bibir zee.


Hanya sebuah kecupan dan sesaat.


Dave yang melihat wajah zee memerah seakan meminta izin untuk hal yang lebih.


Zee hanya terpaku tak mengerti dengan perlakuan dave, zee seperti kehabisan baterai.


Dave yang melihat zee tak merespon melanjutkan aksi nya yang sudah di ubun-ubun.


Dave dengan sigap memajukan bibir nya menempel di bibir zee, dave sedikit ******* memainkan bibir nya.


Dave semakin memperdalam ciuman nya meski tak ada balasan dari zee, karena ini first kiss zee.


Zee mendorong tubuh dave menjauh dari tubuh nya, ciuman dave yang semakin dalam menyadarkan zee.


Dave menahan napas nya yang memburu ia sadar jika zee tidak mendorong nya dave tak akan berhenti sampai di situ.


Tanpa mengatakan apa pun zee berjalan cepat ke dapur.


'' apa tadi..'' gumam zee dalam hati yang terus memegang bibir nya.


'' ciuman pertama ku..'' ucap zee terengah-engah.


Zee yang mendengar langkah kaki dave datang berpura-pura mengambil bahan makanan. Dengan gugup zee memotong wortel.


'' zee..'' panggil dave sedangkan yang di panggil pura-pura sibuk memasak.


'' zee maaf.. sungguh aku..'' ucap dave.


'' maaf mas.. tolong jangan di bahas. Zee nggak pa-pa kok, zee ngerti..'' ucap zee memotong ucapan dave tanpa membalik tubuh nya menghadap dave.


Dave hanya melihat punggung zee yang gemetar. Dave menyadari jika ciuman mereka adalah ciuman pertama zee.

__ADS_1


Dave hanya menghembuskan napas nya pelan.


'' zee hanya memasak sayur sop ayam untuk sarapan hari ini, boleh..? '' tanya zee untuk menghilangkan kecanggungan di antara mereka berdua. Tapi zee masih tidak berani melihat dave.


'' hm.. iya..'' jawab dave mengerti kegundahan hati zee.


Dave pun duduk dengan setia menemani zee mata nya masih fokus menatap punggung wanita yang berdiri di depan nya.


Zee sedikit cemas, sekali-kali zee melirik ke belakang dan langsung berpura-pura sibuk.


'' ada yang bisa aku bantu '' tanya dave yang entah sejak kapan sudah berdiri di samping belakang tubuh zee.


'' hah.. hm.. nggak mas nggak ada.. ini hampir selesai kok..'' jawab zee gugup.


'' mas duduk aja aku buatin kopi ya..'' ucap zee mencoba ramah dengan senyum di buat nya.


'' kok aku jadi gugup gini sih.. aduh mas dave ini kenapa di sini terus kenapa nggak masuk kamar sih..'' gumam zee mengaduk kopi buatan nya untuk dave.


'' zee gue mohon jangan senyum, ngeliat senyum loe sumpah gue pengen makan loe sekarang..'' gumam dave yang melihat zee menaruh kopi di atas meja makan dengan senyum hangat khas zee.


Zee hanya menundukkan kepala nya ia takut melihat tatapan tajam sang pemilik rumah.


Dave benar-benar seorang pria sejati hanya dengan melihat senyum zee saja sudah membuat jiwa liar nya bergemuruh.


Tapi dave bukan pria pemaksa, bahkan dengan wanita bayaran nya sekali pun.


Dave pria yang menghargai wanita meski tingkah nya yang dingin.


Zee menyiapkan sarapan mereka di atas meja. Ia pun mengambilkan sarapan dave.


Mereka berdua sarapan dalam diam tak ada yang memulai perbincangan. Hanya suara sendok yang beradu nyaring terdengar.


'' Zee kamu tunggu di sini ya nanti aku antar kamu kerja, aku mandi dulu..'' ucap dave selesai mereka sarapan.


Dave pun melajukan mobil nya ke arah tempat kerja zee, dave hanya mengantar zee di persimpangan kemarin tanpa pertanyaan lagi.


'' makasih ya mas..'' ucap zee membuka pintu mobil dave.


'' zee.. hm.. hm.. mmm.. makasih ya untuk sarapan nya hari ini..'' ucap dave menggaruk tengkuk leher belakang nya yang tidak gatal mengurungkan perkataan yang ingin ia katakan.


Zee tersenyum dan menganggukkan kepala nya.


_______________


*** Terus dukung aku ya.. like, koment, dan vote nya.. dukungan kalian semangat aku 💪💪 ***


HAPPY READING ♥️♥️♥️

__ADS_1


__ADS_2