Kontrak Cinta Gadis Buta

Kontrak Cinta Gadis Buta
episode 14


__ADS_3

Lagi lagi Raga melihat tubuh Kesya yang masih berbalut handuk.


"" Cepat, pakai baju mu! Jangan sampai masuk angin, entah kenapa aku jadi mau curhat pada mu""


"" Baiklah tuan""


"" Jika sulit menemukan kamar ku, maka minta salah satu pelayan rumah untuk mengantar mu ke kamar ku""


"" Baiklah, seperti nya aku akan sangat merepotkan kalian, aku benar benar minta maaf, kalau aku bisa melihat aku pasti akan membantu pekerjaan rumah di ini ""


"" Ah? Kau barusan... Bilang apa? ""


"" Ah? Jika aku bisa melihat aku pasti akan membatu pekerjaan rumah di sini ""


"" Ah? ""


"" Kenapa? ""


"" Ti... Tidak, cepatlah""


"" Baiklah""


Raga pun pergi darii kamar Kesya.


"" Huh, untunglah sudah berakhir... Tadi... ""


,,, kring,,, kring,,


Ponsel Kesya berbunyi


"" Ponsel ku, di mana aku menaruh nya tadi? ""


Kesya meraba tempat tidur lalu meja di samping tempat tidur, tapi dia tetap tidak menemukan nya


"" Di mana? Kenapa tidak ketemu? ""


"" Ini nona"" Ucap seseorang sambil menyodorkan ponsel Kesya


"" Ah? Siapa? ""


"" Ini saya nona, pelayan pribadi nona, saya di suruh oleh tuan muda untuk melayani semua keinginan nona""


"" Ouh, lalu siapa nama mu? ""


"" Nama ku Lila nona""


"" Ah, baiklah kalau begitu terimakasih""


"" Baiklah nona, silahkan angkat""


"" Ah? Benar aku hampir lupa, halo? ""


"" Kenapa lama sekali angkat nya kaka?! ""


"" Far... Farhan? ""


"" Kaka di mana?! Kenapa lama sekali mengangkat telpon nya? ""


"" Ma... Maaf, kaka tadi sulit mencari ponsel nya""


"" Ya ampun, apa kaka sudah sampai di rumah yang kaka bicarakan itu? ""


"" Iyah, sudah""


"" Lalu, bagaimana keadaan kaka? ""


"" Aku baik baik saja, jangan khawatir""


"" Baiklah, aku tutup dulu""


"" Itu saja? ""


"" Iyah""


"" Baiklah""


(𝘏𝘶𝘧𝘵, 𝘢𝘬𝘶 𝘱𝘪𝘬𝘪𝘳 𝘢𝘥𝘢 𝘢𝘱𝘢, 𝘥𝘪𝘢 𝘵𝘦𝘳𝘭𝘢𝘭𝘶 𝘣𝘦𝘳𝘭𝘦𝘣𝘪𝘩𝘢𝘯)


Batin Kesya


"" Nona, apa ada yang bisa saya bantu? Seperti mencari baju? ""


"" Baju? Ah? Ahhhhh! Aku... Aku masih pakai handuk, ba... Baiklah aku pakai baju dulu""

__ADS_1


"" Baiklah nona, jika ada masalah lain panggil saja aku yah""


"" Baiklah""


"" Kalau begitu saya permisi jika tidak ada yang lain""


"" Tunggu! ""


"" Iyah? ""


"" Bisa kau antar kan aku ke kamar tuan? ""


"" Ah? Tentu! Tentu bisa nona! ""


"" Baiklah, terimakasih"'


"" Iyah""


Setelah Kesya selesai memakai baju nya, Kesya pun keluar.


"" Lila, kau masih di sini? ""


"" Iyah nona""


"" Baiklah Lila, ayo antar kan aku! ""


"" Iyah, ayo nona pegang tangan saya ""


"" Iyah""


Lila pun menuntun jalan Kesya ke kamar Raga, walaupun di bilang dekat tapi kamar Raga dan Kesya lumayan jauh jarak nya sampai akhirnya mereka sampai.


"" Ini dia kamar nya nona""


"" Baiklah terimakasih""


"" Iyah, sama sama nona""


"" Iyah, ah? Tapi... Apa aku hanya bisa mengetuk saja? ""


"" Iyah nona, ketuk saja pintunya ""


"" Baiklah""


Kesya mengetuk pintu kamar Raga


"" Tuan... Ini saya"" Ucap Kesya dari balik pintu


"" Masuk""


"" Ah? ""


"" Ayo masuk nona""


"" Ba... Baiklah""


,,, klak,,,


Kesya membuka pintu kamar nya


"" Benar benar menurut"" Ucap Raga


"" I... Iyah""


Karena tidak bisa melihat, Kesya tidak tau kalau Raga tidak memakai baju dan hanya memakai handuk karena baru selesai mandi.


"" Tuan... ""


,,, kring,,, kring,,,


Tiba tiba ponsel berbunyi


"" Pon... Ponsel ku, tu... Tuan aku angkat dulu""


"" Jika kau berani mengangkat telpon nya maka aku tidak akan melepaskan mu! ""


"" Ah? Ta... Tapi tuan.. ""


"" Ingat...! ""


"" Ah?! ""


"" Tutup telpon nya ""

__ADS_1


"" Ih! Hanya sebentar aku mohon!!! ""


"" Ck! Seperti nya kau juga punya sifat keras kepala juga yah""


"" Ayolah tuan, hanya sebentar! ""


"" Hah, baiklah tapi aku ingin melihat siapa yang menelpon mu, awas saja kalau pria""


"" Tapi... ""


"" Mana? ""


"" Iyah iyah, ini! "" Kesya menyerahkan ponsel nya pada Raga


"" Eum? "" Raga melihat No kontak yang menelpon Kesya


"" Siola? ""


"" Ah? Siola? Dia... Dia temen ku sejak kecil""


"" Dia baik pada mu? ""


"" Iyah, ayah nya juga seorang presdir sama seperti anda""


"" Apa nama perusahaan nya? ""


"" Perusahaan Siola grup""


"" Ouh, pantas saja nama nya tidak terdengar asing""


"" Apa? ""


"" Karena nama nya sama dengan nama perusahaan ayah nya, nama ayah nya adalah direktur Bagas kan? ""


"" Benar! Yang mendirikan perusahaan itu adalah paman Bagas! ""


"" Aku tidak tau kalau kau juga punya temen seangkatan anak presdir, bagaimana kalau latar belakang keluarga mu juga... Kuat? ""


"" A... Apa?! Apa yang anda maksud?! Keluarga ku hanya lah orang orang biasa! Ayah ku bukan presdir! ""


"" Begitu panik? Apa yang aku katakan benar? ""


"" Tidak! ""


"" Baiklah, aku percaya, tapi jika sampai kau berbohong... Seperti nya kau tau akibat nya""


"" Aku... Mengerti""


"" Baiklah ini dia, tapi... Sepertinya dia sudah menutup telpon nya""


"" Apa?! Berikan padaku! "" Kesya merebut ponsel itu dari tangan Raga dan menelpon balik Siola


(𝘋𝘪𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘢𝘯𝘪 𝘮𝘦𝘳𝘢𝘮𝘱𝘢𝘴 𝘯𝘺𝘢 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘬𝘶?! )


Batin Raga


"" Halo Siola? ""


"" Kenapa lama sekali?! Apa kau juga tuli hah?! Aku menelpon mu dari tadi dan baru di jawab sekarang?! ""


"" Ma... Maaf, ada apa? ""


"" Kau kemana? Aku pergi ke rumah mu tapi kau tidak ada? Saat aku bertanya pada adik mu dia bilang dia tidak tau! Kau kemana?! ""


(𝘈𝘱𝘢? 𝘈𝘱𝘢 𝘍𝘢𝘳𝘩𝘢𝘯 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘦𝘳𝘪𝘵𝘢𝘩𝘶 𝘚𝘪𝘰𝘭𝘢?)


Batin Kesya


"" Sudah cukup! Jangan sampai dia tau kau di mana! "" Ucap Raga menyela


"" Apa?! ""


"" Ah? Suara laki laki? Kau di mana? O ho? Apa mungkin kau sedang ada di rumah kekasih mu yah? "" Tertawa jahat


"" Kau ini kenapa?! Mana ada kekasih?! ""


"" Lalu itu siapa? Ya sudahlah kalau tidak mau memberitahu, aku tidak akan mengganggu kalian bayy""


"" Siola! Siola! Hei hei! Kenapa di tutup?! Siola?! Hei! ""


"" Sudah! Jangan teriak teriak! ""


"" Ah? ""

__ADS_1


__ADS_2