Kontrak Cinta Gadis Buta

Kontrak Cinta Gadis Buta
episode 52


__ADS_3

Kesya mengedipkan mata nya beberapa kali sampai dia menunjuk pria yang ada di hadapan nya


"" Kau...? ""


"" Kau sudah bisa melihat ku? "" Tanya Raga


Mata Kesya melebar


"" Mas... Mas Raga?! "" Tanya Kesya terkejut, dia tak menyangka pria yang ada di hadapan nya adalah calon suami nya, Kesya tak menyangka wajah Raga begitu tampan, tubuh nya juga sangat gagah dan tinggi


"" Mas... Mas Raga...? ""


"" Iyah, ini aku""


(Ti... Tidak mungkin! Dia... Dia tampan sekali! Sekarang aku tau kenapa banyak sekali wanita yang menyukai nya!)


Batin Kesya


"" Kenapa? Terkejut? Tidak apa kau terkejut, aku tampan kan? ""


(Astaga!)


Batin Kesya


"" Bisa kalian keluar dulu? "" Tanya Raga pada Dokter itu

__ADS_1


"" Baiklah tuan"" Dokter pun keluar dari ruang rawat Kesya meninggal kan Raga dan Kesya berdua


"" Mas... Mas Raga""


"" Iyah ini aku, kenapa wajah mu memerah? ""


"" A... Apa?! "" Seketika Kesya langsung menyentuh wajah nya


"" Sekarang kau sempurna, kau bisa melihat sekarang""


"" Wajah! Di mana cermin! ""


"" Ini"" Raga memberikan sebuah cermin kecil pada Kesya, Kesya melihat wajah nya sendiri, dia sendiri terkejut melihat wajah nya, dia tak menyangka kalau kulit nya begitu putih, wajah nya juga sangat cantik


"" Ini... Wajah ku? ""


"" Astaga, aku cantik juga yah"" Gumam Kesya


"" Iyah, kau... Sangat cantik""


"" Kau bilang kau ingin aku membaca sesuatu! Sekarang... Apa yang ingin aku bacakan?! "" Tanya Kesya karena melihat wajah Raga tiba tiba mendekat.


"" Ah? Benar, ini kau... Baca lah"" Memberikan selembar kertas


"" Ah? ""

__ADS_1


"" Baca""


"" Baiklah"" Kesya membuka kertas yang melipat lipat itu, dia mulai membaca nya


““ Kesya, bagaimana kau sekarang? Senang sudah bisa melihat kembali? Tentu saja kau akan senang, tolong jangan kau salah paham saat aku memberikan surat ini pada mu melalui Raga, aku tau... Kau sudah tidak mau melihat ku, tapi kau tenang saja, setelah kau selesai operasi mata, kau tak akan pernah bertemu dengan ku... Untuk selama nya, Kesya biar aku beritahu pada mu, selama ini aku... Sudah menderita penyakit kanker paru paru stadium 4,sudah banyak dokter ahli yang aku pilih gagal dalam mengobati penyakit ku, aku sudah putus harapan, jika kau ingin tau, aku sudah menyukai mu sejak pertama kali Siola memperkenalkan mu pada ku, entah perasaan apa yang aku rasakan saat pertama kali bertemu dengan mu, tapi setelah lama kelamaan... Aku tau apa perasaan ku pada mu setelah ini, saat kita kuliah bersama, Siola sudah tau kalau aku sudah menyukai mu, tapi aku enggan mengatakan nya karena aku sudah merasakan kalau kau akan memiliki seseorang yang lebih pantas untuk mu di masa depan, dan benar saja, Raga datang ke dalam kehidupan mu, memberikan kehidupan baru untuk mu, aku melihat kalian bahagia bersama, aku sadar aku memang tak ter takdir bersama mu, kau harus bahagia Kesya, jangan menangis, aku tau kau gadis yang kuat, tolong jaga mata mu, tolong... Kau jaga hadiah ulang tahun yang aku berikan pada mu, maaf karena aku tidak bisa langsung datang untuk memberikan hadiah nya pada mu, karena... Hadiah ku... Sudah kau gunakan, tolong... Jaga mata ku yang sudah ter donor untuk mu dengan baik, mata itu aku hadiah kan untuk mu... Sebagai hadiah ulang tahun mu, aku mendonorkan mata ku untuk mu dan tidak memberitahu mu, aku dan Raga tau kalau kami mengatakan aku lah yang mendonorkan mata ku untuk mu, kau pasti tidak mau, itu sebab nya... Aku dan Raga diam dan tidak memberitahu mu, maaf kan aku, setelah itu... Aku tak akan mengganggu kalian lagi, jika kau bahagia, aku akan merasa tenang di alam sana bersama ayah ku, Kesya... Selamat ulang tahun ku ucapkan untuk mu~~~~ Alex~””


"" Mas... Mas Raga! Ma... Maksud nya apa ini?! Di mana Alex! Dia tidak mungkin...! ""


"" Dia... ""


"" Kenapa... Kenapa kau tidak mengatakan pada ku kalau pendonor mata untuk ku itu adalah Alex?! Kenapa kau berbohong?! ""


"" Ma... Maaf Kesya, ini juga Alex yang mengatakan nya""


"" Hiks... Hiks... Kenapa kalian seperti ini pada ku! Mas! Alex masih hidup kan?! Dia masih hidup kan, jawab aku! ""


"" Kesya... Dia sudah tida ada, dia sudah mendonorkan mata nya untuk, manusia mana yang masih akan tetap hidup setelah mata nya di angkat? ""


"" Tidak... Tidak... Hiks... Hiks... Kenapa... Kenapa dia harus melakukan ini untuk ku?! ""


"" Besok... Adalah hari pemakaman nya ""


"" Besok... Tidak... Di mana Alex?! ""


"" Dia ada di ruang mayat""

__ADS_1


"" Bawa... Bawa aku ke sana! ""


"" Kesya! ""


__ADS_2