
Kesya terus melihat ke arah Raga.
"" Apa? ""
"" Ah? ""
"" Kenapa kau terus melihat ku? Aku tau aku ini tampan, tapi kau tidak perlu melihat ku sampai seperti itu, nanti aku akan malu""
"" A... Apa?! Si... Siapa yang melihat anda?! Lagi... Lagi pula aku kan tidak bisa melihat! Bagaimana aku bisa melihat wajah anda, bahkan... melihat wajah ku sendiri pun... Aku tak pernah, aku tidak tau bagaimana wajah ku""
"" Wajah mu sangat cantik"" Sontak saja Kesya jadi sangat terkejut
"" A... Apa?! ""
"" Iyah, kau sangat cantik, dan jika kau ingin tau aku ini tipe pria yang menyukai gadis yang cantik dan menawan seperti mu, aku ini tipe pria pemilih""
"" Ah? ""
(𝘈𝘱𝘢... 𝘈𝘱𝘢 𝘢𝘬𝘶 𝘴𝘦𝘤𝘢𝘯𝘵𝘪𝘬 𝘪𝘵𝘶?)
Batin Kesya
"" Apa kau haus? "'
"" Ah? Tidak, kenapa? ""
"" Tidak, jika kau haus atau lapar beritahu aku saja, aku akan menyuruh Radit untuk membelikan nya untuk mu""
"" Tidak perlu tuan, aku baik baik saja""
"" Baiklah""
"" Iyah""
"" Kau punya adik kan? ""
"" Iyah""
"" Kau bilang dia sudah bisa memainkan komputer kan? ""
"" Iyah, memang nya kenapa? ""
"" Tidak""
Di kosan Kesya.
"" Bagaimana keadaan kaka yah? "" Tiba tina Komputer Farhan menyala
"" Ah? Siapa yang ingin melakukan panggilan vidio dengan ku? Tumben, dari komputer pula""
Farhan pun menerima panggilan suara itu, dan betapa terkejutnya dia saat melihat orang yang melakukan vidio cool dengan nya
"" Kau... ! ""
"" Halo, adik ku"" Ucap Raga
"" Apa?! Bagaimana kau... Ah? "" Farhan melihat kaka nya yang sedang berada di pangkuan Raga
"" Kaka! ""
__ADS_1
(𝘈𝘱𝘢 𝘢𝘱𝘢𝘢𝘯 𝘪𝘯𝘪?! 𝘒𝘢𝘬𝘢 𝘬𝘶... 𝘋𝘪𝘢 𝘥𝘪 𝘱𝘢𝘯𝘨𝘬𝘶 𝘰𝘭𝘦𝘩 𝘴𝘦𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘗𝘳𝘪𝘢?!)
Batin Farhan
"" Ini, seperti nya itu suara Farhan? ""
"" Kaka! ""
"" Ah? Itu suara Farhan! Apa dia ada di sini?! ""
"" Tidak"" Raga kembali menutup vidio nya
"" Hei...! ""
"" Apa itu tadi Farhan? ""
"" Bukan, sepertinya kau salah dengar, apa kau merindukan nya?! Padahal baru tadi kau pergi dengan nya?! ""
"" Itu... Aku... ""
(𝘈𝘬𝘶 𝘮𝘦𝘳𝘢𝘴𝘢 𝘴𝘦𝘥𝘢𝘯𝘨 𝘥𝘪 𝘮𝘢𝘳𝘢𝘩𝘪 𝘥𝘢𝘯 𝘥𝘪 𝘣𝘰𝘥𝘰𝘩𝘪)
Batin Kesya
"" Sudahlah, ayo Kita pulang! Radit! "" Raga berdiri dari kursi nya dan menggendong Kesya
"" Siap tu... An...? ""
"" Tolong kau selesaikan pekerjaan ku di sini, setelah selesai kau beritahu aku, aku ingin pulang ""
"" Ba... Baiklah tuan""
"" Siap tuan! ""
"" Bagus, aku pergi lakukan dengan baik""
"" Siap tuan""
"" Tuan, tolong lepaskan saya""
"" Diam lah, kau tidak akan bisa mengimbangi kecepatan ku saat berjalan""
"" Memang benar""
"" Kalau begitu diam, lagi pula aku tidak akan melakukan apapun pada mu! ""
"" Iyah iyah ""
Mereka pun pergi ke kediaman besar, setelah sampai Raga kembali menggendong Kesya dan membawa nya ke dalam, Raga membawa Kesya ke dalam Kamar, Kesya di taruh di atas kasur,,,
"" Diam lah di sini, aku akan segera kembali"" Ucap Raga sambil mengusap lembut kepala Kesya
"" Baiklah""
Raga pun pergi dari kamar Kesya.
"" Angga""
"" Siap tuan! ""
__ADS_1
Angga, salah satu asisten pribadi Raga selain Radit, namun tetap yang paling di percaya adalah Radit.
"" Cari tau siapa saja orang orang yang dekat dengan Kesya, aku mau dalam 2 jam""
"" Siap! ""
(𝘈𝘬𝘶 𝘩𝘢𝘳𝘶𝘴 𝘮𝘦𝘮𝘢𝘴𝘵𝘪𝘬𝘢𝘯 𝘵𝘦𝘳𝘭𝘦𝘣𝘪𝘩 𝘥𝘢𝘩𝘶𝘭𝘶, 𝘢𝘱𝘢 𝘣𝘦𝘯𝘢𝘳 𝘨𝘢𝘥𝘪𝘴 𝘪𝘯𝘪 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘱𝘶𝘯𝘺𝘢 𝘬𝘦𝘬𝘢𝘴𝘪𝘩 𝘢𝘵𝘢𝘶 𝘬𝘦𝘭𝘶𝘢𝘳𝘨𝘢 𝘥𝘦𝘬𝘢𝘵 𝘭𝘢𝘪𝘯 𝘯𝘺𝘢, 𝘵𝘢𝘱𝘪 𝘬𝘢𝘯 𝘥𝘪𝘢 𝘱𝘶𝘯𝘺𝘢 𝘴𝘦𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘱𝘢𝘮𝘢𝘯 𝘥𝘢𝘯 𝘢𝘥𝘪𝘬, 𝘵𝘢𝘱𝘪 𝘴𝘪𝘢𝘱𝘢 𝘭𝘢𝘨𝘪 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘱𝘶𝘯𝘺𝘢 𝘩𝘶𝘣𝘶𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘯𝘺𝘢)
Batin Raga
Sedangkan di sebuah bandara, ada seorang pria berpakaian layak nya seorang presdir perusahaan.
"" Kita akhirnya sampai""
"" Iyah Tuan""
,,, kring,,, kring,,,
Telpon dari ponsel pria itu
"" Ah? Siola? Halo? Siola""
"" Ah, teman konyol ku akhirnya datang juga dari luar negeri! ""
"" Iyah, aku juga baru sampai""
"" Apa kau masih di bandara? ""
"" Iyah""
"" Ah, Alex sebaiknya kau temui aku dulu sebelum Kesya""
"" Apa? Kenapa? ""
"" Karena sepertinya kau sudah punya saingan""
"" Apa?! Maksud mu! ""
"" Iyah, Kesya sekarang sudah punya kekasih, saat aku menelpon nya dia sedang ada di rumah kekasih nya, bahkan adiknya saja tidak tau ""
Deg,, "" Apa?! ""
"" Iyah, sebaiknya kau jangan dulu temui dia, ahk! Alex kau keduluan kan! Sekarang dia sudah punya kekasih! ""
"" Heh! Kau pikir! Setelah dia punya kekasih aku akan berhenti untuk memperjuangkan nya? Tidak akan! Kesya! Hanya akan menjadi milikku! ""
"" Haduh, kau benar benar, sudah keduluan pun masih saja tetap keras kepala, baiklah tapi tetap saja kau harus datang terlebih dahulu ke rumah ku lalu ke rumah Kesya""
"" Baiklah""
"" Tuan muda...? ""
"" Berani berebut wanita dengan ku! Kau tak akan menang! Walaupun kau seorang presdir yang sama seperti ku! Ayo! ""
"" Baiklah""
Di rumah besar Jayantara.
"" Tuan, ini semua adalah informasi tentang semua orang yang berhubungan dengan nona Kesya"" Ucap Angga sambil menyerahkan beberapa data
__ADS_1