Kontrak Cinta Gadis Buta

Kontrak Cinta Gadis Buta
episode 9


__ADS_3

Alena adalah anak bibi nya Kesya, Alena tidak pernah menganggap bibi Kesya sebagai ibu nya, dia terus saja bertekad ingin menjadi seorang istri dari pria kaya nan tampan, setelah impian nya terwujud dia lupa akan ibu dan ayah nya yang sudah mengurus dan membantu nya menggapai impian nya.


"" Baiklah bi, aku tau Alena, sekarang ayo kita tunggu operasi nya sampai selesai""


"" Baiklah""


Setelah beberapa jam menunggu operasi, akhirnya dokter yang melakukan operasi pada paman keluar, sungguh bahagia yang tak tertahan kan, operasi nya berjalan dengan lancar, paman selamat.


"" Syukurlah, operasi nya berhasil""


"" Iyah""


,,, kring,,, kring,,,


Suara ponsel Kesya


"" Ah? Ada yang menelpon ku"" Kesya mengangkat telpon nya


"" Halo, ini siapa? "" Kesya selalu menanyakan itu dulu sebelum berbicara pada semua orang di telpon


"" Halo Nona Kesya"" Mendengar suara Raga dari telpon nya membuat Kesya sangat terkejut


(𝘛𝘦𝘭𝘱𝘰𝘯 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘕𝘰 𝘵𝘢𝘬 𝘥𝘪 𝘬𝘦𝘯𝘢𝘭 𝘳𝘶𝘱𝘢𝘯𝘺𝘢)


Batin Kesya


"" Tuan Raga, ada apa anda menelpon saya? Dan dari mana anda dapat No saya? ""


"" Itu tidak penting, yang penting malam ini... Kau akan ikut dengan ku""


"" Ke... Kemana? ""


"" Kau akan tau nanti, yang penting kau harus


Merapikan pakaian mu, aku akan mendatangi rumah mu dan mengajak mu pergi""


"" Apa?! Tapi tuan, jika anda mengajak saya pergi nasib adik saya bagaimana?! ""


"" Itu akan ku urus nanti, dan juga seperti nya adik mu itu juga adalah anak yang sangat pintar""

__ADS_1


"" Itu... ""


"" Bagaimana? Ingat perjanjian kita""


"" Ah! Baiklah tuan, aku akan pergi""


"" Siapa itu Kesya? ""


"" Itu... Teman ku bi""


"" Ouh""


"" Bibi, aku pergi dulu yah aku ada janji dengan teman ku""


"" Baiklah""


"" Ayo nona"" Ucap para pengawal yang datang bersama Kesya


"" Ba... Baiklah""


(𝘚𝘦𝘳𝘢𝘴𝘢 𝘴𝘦𝘥𝘢𝘯𝘨 𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘯𝘺𝘰𝘯𝘺𝘢 𝘴𝘢𝘫𝘢)


Batin Kesya


(𝘈𝘯𝘦𝘩, 𝘢𝘬𝘶 𝘮𝘦𝘳𝘢𝘴𝘢 𝘴𝘦𝘱𝘦𝘳𝘵𝘪 𝘴𝘦𝘥𝘢𝘯𝘨 𝘥𝘪 𝘭𝘪𝘩𝘢𝘵 𝘰𝘭𝘦𝘩 𝘣𝘢𝘯𝘺𝘢𝘬 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨)


Batin Kesya


"" Aku pulang"" Saat Kesya baru membuka pintu dia di kejutkan dengan suara Farhan yang memanggil nya


"" Kaka""


"" Ahhh! Fa... Farhan?! ""


"" Kaka dari mana? ""


"" Seperti nya kau tau kaka dari mana? "" Sambil tertawa dan berkeringat banyak


"" Lalu? ""

__ADS_1


"" Ah? ""


"" Kenapa kaka bisa di antar oleh orang orang itu? "" Sambil menunjuk ke belakang Kesya


"" Aku... Memang tidak bisa membohongi mu yah""


"" Kaka mau kemana? ""


"" Sebenarnya... Kaka kemari... Untuk mengemas barang barang kaka""


"" Apa? Kaka mau kemana? ""


"" Kaka... ""


(𝘈𝘬𝘶 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘢𝘵𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘯𝘺𝘢 𝘱𝘢𝘥𝘢 𝘍𝘢𝘳𝘩𝘢𝘯)


Batin Kesya


"" Kaka... Ingin menginap beberapa minggu di rumah bibi siola, kau tau kan dia... Dia berasal dari keluarga cukup kaya""


"" Benarkah, tapi seingat ku bibi siola sedang ada di luar kota dan tidak akan pulang sampai minggu depan, kaka sendiri yang bilang, dan juga bibi siola adalah tipe orang yang pelit bahkan pada temen baik nya sendiri seperti kaka, mana mungkin sampai menyuruh pengawal mengantar kaka""


"" Aku kalah! Ya ampun, membohongi mu benar benar sulit yah""


"" Sekarang jujur""


(𝘞𝘢𝘭𝘢𝘶𝘱𝘶𝘯 𝘍𝘢𝘳𝘩𝘢𝘯 𝘮𝘢𝘴𝘪𝘩 𝘬𝘦𝘤𝘪𝘭, 𝘵𝘢𝘱𝘪 𝘍𝘢𝘳𝘩𝘢𝘯 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘮𝘦𝘮𝘪𝘭𝘪𝘬𝘪 𝘐𝘘 𝘭𝘦𝘣𝘪𝘩 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘥𝘦𝘸𝘢𝘴𝘢, 𝘬𝘢𝘭𝘢𝘶 𝘢𝘬𝘶 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘢𝘵𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘪𝘯𝘪... 𝘈𝘱𝘢 𝘍𝘢𝘳𝘩𝘢𝘯 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘦𝘳𝘵𝘪? 𝘉𝘢𝘪𝘬𝘭𝘢𝘩 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘱𝘢𝘥𝘢 𝘣𝘰𝘩𝘰𝘯𝘨 𝘭𝘦𝘣𝘪𝘩 𝘣𝘢𝘪𝘬 𝘫𝘶𝘫𝘶𝘳, 𝘭𝘢𝘨𝘪 𝘱𝘶𝘭𝘢 𝘴𝘢𝘯𝘨𝘢𝘵 𝘴𝘶𝘭𝘪𝘵 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘰𝘩𝘰𝘯𝘨𝘪 𝘯𝘺𝘢)


Batin Kesya


"" Sebenarnya Farhan... ""


"" Apa? ""


Kesya pun menjelaskan semua nya pada Farhan, setelah mendengar itu dari kaka nya Farhan begitu marah.


"" Apa?! Presdir itu ingin mengikat kaka dengan sebuah kontrak?! ""


"" Iyah... Kaka tidak bisa menolak, kaka sudah menolak tapi... Karena keadaan kaka jadi terpaksa... ""

__ADS_1


"" Sial! "" Farhan menggetarkan gigi nya


(ini anak kecil kecil cabe rawit)


__ADS_2