
Tiba tiba Han datang dari arah belakang Rena dan berbicara.
"" Nona, anda tidak berhak memecat siapapun di sini""
"" Ah? Han! Apa maksud mu?! Aku adalah nyonya di sini! Aku berhak memecat siapapun pelayan yang tidak patuh pada ku! ""
"" Kata siapa anda adalah nyonya di sini? ""
"" Aku adalah calon tunangan Raga! ""
"" Baru calon! Bukan istri sah! "" Ucap Lila
"" Kau! Aku sudah memecat mu! Kenapa kau masih ada di sini?! ""
"" Jika kata kata itu keluar dari mulut tuan muda maka aku akan setia mengundur kan diri ku! ""
"" Sialan! Sudah jadi pelayan tapi tetap saja sombong! ""
,, plak!,,
Rena mendarat kan tamparan di wajah Lila
"" Lila! "" Kesya benar benar terkejut dengan apa yang barusan dia dengar, tamparan nya begitu keras sampai Kesya bisa mendengar nya dengan jelas
"" Dasar tidak tau malu! Kau itu hanyalah pelayan rendahan! Tapi kau berbicara seolah seolah kalau kau adalah seorang nyonya di sini! ""
"" Cukup nona! Anda sudah melewati batas dengan menampar salah satu pekerja di rumah kami! ""
"" Jangan ikut campur Han! ""
"" Cukup! Aku minta maaf atas apa yang sudah Lila katakan, tolong jangan pukul dia! ""
"" Nona, apa yang anda lakukan! ""
"" Menyingkir! "" Rena mendorong Kesya sampai dia terjatuh ke belakang
"" Nona! ""
"" Nona Kesya! ""
"" Li... Lila... ? "" Kesya meraba raba lantai
(𝘒𝘦𝘯𝘢𝘱𝘢... 𝘋𝘪𝘢 𝘮𝘦𝘳𝘢𝘣𝘢 𝘭𝘢𝘯𝘵𝘢𝘪...? 𝘈𝘩? 𝘈𝘱𝘢 𝘥𝘪𝘢...?)
Batin Rena
"" Ternyata... Hanya gadis buta, aku heran kenapa Raga mau memungut gadis buta seperti mu? Padahal kau hanya lah gadis cacat! ""
"" Kau...! Jika kau berani mengatai Nona lagi! Aku tidak akan melepaskan mu! ""
"" Diam! Dasar rendahan! ""
,, plak!,,
Rena Kembali menampar Lila
"" Cukup Nona Rena! Jika anda berani menampar nya lagi, makan aku tidak akan segan segan! ""
"" Apa?! Mereka berdua hanya rendahan! Mereka mencari pria kaya agar bisa merampas semua harta pria itu! ""
__ADS_1
"" Cukup! "" Tiba tiba suara Raga terdengar dari luar kamar
"" Suara ini... Tuan... "" Ucap Kesya
"" Raga! ""
"" Apa yang terjadi? ""
"" Raga, lihat lah mereka, mereka berani menentang ku, lihat lah"" Ucap Rena manja
Raga melihat Lila, dia melihat wajah Lila yang memar akibat bekas tamparan Rena, tapi yang paling membuat nya terkejut karena melihat Kesya yang terduduk di lantai
"" Apa ini semua kau yang perbuat? ""
"" Ah? I... Iyah, pelayan itu tidak patuh pada ku! Lalu gadis buta itu malah mengatai ku! ""
"" Enyah lah! "" Raga melempar Rena sampai dia jatuh tersungkur
"" Ra... Raga...? ""
"" Han, ceritakan padaku apa saja yang terjadi? ""
"" Baik tuan! Tadi, saya kesini karena mendengar keributan, lalu saya pun datang kemari, saat yang datang kemari saya mendengar kalau Nona Rena ingin memecat Lila dari pekerjaan nya, lalu karena Lila menjawab ucapan Nona Rena, Nona Rena seperti nya jadi marah dan menampar dua kali Lila, bahkan... Dia sampai mendorong nona Kesya""
"" Apa?! Mendorong nya?! ""
"" Iyah tuan! ""
Raga berjalan mendekati Kesya.
"" Ayo bangun"" Ucap Raga lembut pada Kesya, Raga membatu Kesya untuk berdiri
"" Tuan... ""
"" Iyah, tapi Lila...""
"" Raga! Kenapa kau membela nya! Aku yang korban di sini! ""
"" Korban apa?! Siapa yang korban?! ""
"" Raga...? ""
"" Siapa yang memberimu wewenang di sini agar bisa melakukan hal semau mu? ""
"" Itu... ""
"" Dengar lah Rena, aku sama sekali tidak menyukai mu, aku sangat membenci mu! Kau sama sekali tidak punya hak apa apa di sini, kau bahkan bukan tamu terhormat di keluarga ku, tapi kau berani berbuat seenak mu? Siapa kau? Kau bilang nyonya? Aku tidak merasa pernah menikahi mu, lagi pula kalau bertunangan? Aku belum bilang setuju dan mau bertunangan dengan mu""
"" Raga! Aku sangat mencintai mu! Tapi kenapa kau malah membela pelayan rendahan ini dan gadis buta cacat itu di banding dengan ku?! ""
,, plak!,,
Sekarang giliran Raga yang memberikan tamparan pada Rena
"" Ra... Raga...? ""
"" Bilang sekali lagi?! Kau bilang apa?! Gadis buta cacat?! Berani kau mengatai gadis-ku bisu cacat?! ""
"" Apa?! Gadis mu?! Maksud mu kau menyukai gadis cacat ini?! ""
__ADS_1
"" Hei!!! Berani mengatakan gadis-ku buta cacat! Aku akan membuat kau mengalami nasib yang sama dengan nya! ""
"" Kau! ""
"" Han, bawa dia kembali ke luar negeri, aku muak melihat wajah nya di sini! ""
"" Siap tuan! ""
"" Apa?! Raga! Kau benar benar lebih membela nya di banding aku! Raga! Aku tidak akan menyerah! Aku akan membuat hidup gadis itu menderita! ""
"" Coba saja jika kau bisa! ""
"" Raga? Raga! ""
"" Cepat singkirkan dia! Dia sangat berisik! ""
"" Tuan... ""
"" Ah? Lila? ""
"" Terimakasih sudah membantu kami"" Ucap Kesya
"" Tidak masalah, apa kau baik baik saja? ""
"" Iyah ""
"" Baguslah kalau begitu... Hei Lila, kau boleh keluar""
"" Baiklah tuan muda, saya undur diri""
"" Baiklah""
Tolong dukung aku buat cerita nya makin seru yah, dengan kasih
.
.
Like
.
.
Komen
.
.
Vote
.
.
Favorit
Yah, biar aku makin semangat buat cerita nya, makasih buat para pembaca😘🤗
__ADS_1