
Alex terus menjawab ucapan Kelvin dengan wajah datar nya yang membuat Kelvin semakin kesal
"" Entah kapan sifat dingin mu ini akan hilang?! ""
"" Sampai... Aku mati karena penyakit ini""
"" Ah? Aku tau, kanker mu sudah cukup parah, bahkan hampir mencapai stadium 4, tapi masih ada beberapa cara agar kau bisa sembuh""
"" Aku tau""
"" Apa... Kau masih suka batuk batuk? ""
"" Lumayan""
"" Dahak mu masih berdarah? ""
"" Iyah""
"" Kau pasti masih pernah mengalami sesak nafas""
"" Iyah""
"" Kita masih bisa mengobati kanker mu dengan mengecilkan tumor nya, apa kau mau melakukan terapi radiasi? ""
"" Tidak, jika hidup ku sudah tak lama lagi, maka aku... Akan memberikan salah satu organ ku untuk orang lain""
"" Apa maksud mu? ""
"" Tidak, biarkan tumor nya lebih membesar, biarkan aku mati dan... Biarkan aku menolong orang""
"" Terserah kau saja, pasti kau sudah gila""
"" Iyah, aku... Sudah gila""
"" Tumor nya sudah sangat besar, apa kau yakin? Lagi pula siapa orang yang kau maksud? ""
"" Kau tidak akan tau""
"" Astaga, kau benar benar sudah tidak waras""
"" Iyah, aku sudah tidak waras""
(Entah siapa orang yang dia maksud, tapi yang pasti orang itu sudah membuat nya gila)
Batin Kelvin
Seperti biasa Kelvin akan memeriksa Alex, sekarang penyakit nya sudah semakin membaik, tumor yang dia miliki juga sudah mulai mengecil kembali, setelah 1 jam lebih Alex di periksa, Akhirnya selesai.
"" Huh, selesai, sekarang tumor mu sudah mengecil, jadi jangan berpikir ingin mati, nyawa sangat berharga, jangan membuat ku men cap dirimu sebagai orang bodoh""
__ADS_1
"" Yah, terserah, aku tak peduli""
"" Ck! Ya sudah lah, aku sudah selesai jadi aku akan segera kembali ""
"" Terimakasih ""
"" Iyah""
(Sayang sekali, aku akan sembuh... Kalau begitu, aku tidak bisa membantu nya)
Batin Alex
Keesokan hari nya. Di kediaman besar Jayantara
"" Kesya! Kenapa lama sekali? Cepat lah sedikit"" Seru Raga yang sudah lama menunggu Kesya di kamar mandi, entah apa yang dia lakukan?
"" Tunggu sebentar, perut ku masih sedikit sakit""
"" Kenapa? Apa kau sakit lagi? Apa terjadi sesuatu dengan bayi ku?? ""
"" Entahlah, tapi rasanya sedikit sakit""
"" Kalau begitu bagaimana kalau kita ke dokter? ""
"" Tidak... ""
,,, celk,,,
"" Bagaimana? ""
"" Tidak, aku baik baik saja, kita tidak perlu ke dokter, aku baik baik saja ""
"" Ayo, aku takut terjadi sesuatu pada mu dan bayi kita, ayo kita ke dokter saja""
"" Mas, aku baik baik saja""
"" Jangan begitu, ayo kita pergi""
"" Baiklah""
Raga pun siap siap ingin pergi ke rumah sakit, saat di perjalanan, Kesya terus menyentuh perut nya yang masih sakit.
"" Apa masih sakit? "" Tanya Raga
"" Iyah, sedikit""
"" Tenang lah, sebentar lagi sampai "" Saat Raga ingin menginjak rem, tiba tiba rem nya tidak bisa di gunakan
(Apa?! Ada apa ini?! Kenapa... Rem nya tidak bisa digunakan?!)
__ADS_1
Batin Raga
"" Ada apa mas? "" Tanya Kesya
(Tidak! Aku tidak bisa membuat Kesya khawatir, dia sedang hamil!)
Batin Raga
"" Tidak... Tidak apa apa""
"" Baiklah""
(Bagaimana ini?! Aku tak bisa memberitahu Radit soal ini!)
Batin Raga
Mobil yang Raga kendarai semakin melaju cepat, Kesya yang tak biasa dengan kecepatan mobil yang secepat ini mereka sedikit takut.
"" Mas, bisa pelan pelan sedikit tidak? "" Tanya Kesya
"" Iyah... Bisa""
(Bagaimana ini?! Seseorang tolong aku!)
Batin Raga
Sedangkan di belakang mobil Raga, jarak nya tidak terlalu jauh dengan mobil Raga, dia adalah Alex, Alex juga ingin pergi ke rumah sakit menemui Kelvin, karena Kalvin juga berada di rumah sakit kota ini saat ini.
"" Eum? Mobil yang tak asing? "" Ucap Alex saat mobil nya sudah hampir dekat dengan mobil Raga
"" Itu mobil Raga, aku salip saja, tunggu... Kesya""
Tiba tiba mobil Raga sedikit oleng ke sana kemari
"" Ada apa dengan mobil itu? Kenapa malah oleng? "" Tanya Alex saat dia melihat mobil Raga oleng
"" Ada yang tak beres! "" Alex pun mulai menyalip mobil Raga, Alex pun mensejajarkan posisi mobil nya dengan mobil Raga.
"" Ada apa?! "" Tanya Alex pada Raga
"" Rem mobil ku... Blong! "" Ucap Raga dengan suara kecil nya, tapi dengan mudah di pahami oleh Alex karena gerakan mulut nya
"" Apa?! ""
"" Tolong aku! Bantu aku! Aku tidak peduli dengan ku! Tapi Kesya! ""
"" Ah? ""
(Gawat! Bagaimana ini?! )
__ADS_1
Batin Alex