
"" Maaf""
"" Huh, baiklah tunggu sebentar aku akan memakai baju ku dulu""
"" Apa?! Ba... Baju?! ""
"" Iyah, aku baru selesai mandi""
"" A... Apa? ""
"" Sudahlah, tunggu dulu""
"" Tapi... ""
"" Apa? Lagi pula kau tidak bisa melihat, jadi tidak apa apa kalau aku memakai baju di depan mu""
"" Apa?! "" Teriak Kesya sangat kencang
"" Hei, lama lama kuping ku akan tuli oleh mu""
"" Ma... Maaf""
"" Tunggu di sini""
"" Iyah""
Lima menit Kesya harus menahan rasa malu nya karena Raga.
"" Sudah selesai""
"" Iyah""
"" Baiklah, ayo ikut turun dengan ku""
"" Ke... Kemana? ""
"" Turun ke bawah, lalu kita pergi ke kantor ku""
"" Baiklah""
"" Ayo""
"" Iyah""
"" Kemari"" Raga menjulurkan tangan nya pada Kesya
"" Ah? Ayo pegang tangan ku, nanti bisa bisa kau jatuh dari tangga""
"" Ba... Baiklah"" Kesya memegang tangan Raga, Raga sengaja lebih mendekatkan tangan nya agar Kesya akan lebih mudah untuk meraih nya
"" Ayo""
"" Iyah"" Raga menuntun jalan Kesya ke bawah dengan hati hati, saat mereka sudah di bawah, mereka sudah di sambut oleh Ibu Raga
"" Wah, mau kemana kalian? ""
"" Ibu... ""
__ADS_1
"" Kalian mau kemana? ""
"" Nyonya...? ""
"" Ibu, aku akan pergi ke perusahaan ""
"" Lalu? Kenapa mengajak nya? ""
"" Apa masalah nya? ""
"" Tidak ada. Ouh iya Raga, ibu mau bicara sebentar dengan mu ""
"" Ah? Apa itu? ""
"" Ayo ikut ibu""
"" Baiklah, Kesya kau tunggu di sini dan jangan kemana mana""
"" Baiklah""
Raga pun pergi bersama ibu nya ke luar.
Di luar.
"" Apa yang ingin ibu katakan? ""
"" Ibu hanya ingin pergi ke luar negeri ""
"" Kemana? ""
"" Ibu, ibu sudah pernah mengatakan itu, ua sudah pergi saja. Tunggu, bukan nya ibu bilang kalau jepang adalah negara yang sudah mempertemukan ibu dengan ayah? ""
"" Iyah, ibu ingin pergi ke tempat kesukaan ayah mu di jepang bukan hanya mau shoping saja, ibu ingin pergi ke kuil inari, ayah mu suka sekali ke sana saat masih berada di jepang, dia mengatakan kalau pemandangan di atas kuil inari itu sangat bagus, itu sebab nya ibu mau ke sana""
"" Begitu yah, kalau begitu ibu pergi saja""
"" Benarkah? Mudah sekali, apa kau takut... Ibu akan mengganggu mu? ""
"" Kalau sudah tau kenapa bertanya? ""
"" Dasar bocah tengik! ""
"" Kapan ibu akan pergi? ""
"" Hari ini sekarang menit ini dan detik ini juga! ""
"" Ah? ""
"" Pelayan! Mana koper ku?! ""
"" Ini dia nyonya! "" Dua orang pelayan datang dengan membawa dua koper besar
"" Ibu... Benar benar akan berangkat sekarang? ""
"" Iyah, lagi pula ibu juga tidak mau mengganggu kalian""
"" Baiklah""
__ADS_1
"" Ibu berangkat dulu yah, bay jaga calon menantu ku baik baik yah! Awas kalau kau sampai berani membuatnya menangis! ""
"" Iyah""
"" Dahhhh""
"" Iyah, hah"" Raga kembali masuk ke dalam rumah
"" Kesya""
"" Ah? Tuan""
"" Ayo kita pergi sekarang""
"" Baiklah""
Kesya dan Raga pun pergi dari rumah besar menuju perusahaan, setelah sampai Raga melakukan hal yang sama seperti saat Kesya baru pertama kali masuk perusahaan nya.
Di kantor.
"" Duduk"" Raga menyuruh Kesya duduk di pangkuan nya
"" Di mana? ""
"" Kemari"" Lagi lagi Raga menjulurkan tangan nya
"" Ah? "" Kesya pun duduk di pangkuan Raga
"" Tu... Tuan, apa... Apa aku sedang duduk di pangkuan anda? "" Tanya Kesya malu
"" Iyah, baiklah kau baik baik, aku akan pekerja""
"" Baiklah"' Kesya menuruti apa yang di katakan oleh Raga, sampai akhirnya ada seorang wanita masuk ke dalam
"" Permisi tuan"" Ucap si wanita itu
"" Masuk""
"" Tuan, ini adalah dokumen yang anda minta""
"" Bagus, letakan di sana""
"" Baiklah""
Wanita itu melihat ke arah Kesya
(𝘚𝘪𝘢𝘱𝘢 𝘨𝘢𝘥𝘪𝘴 𝘪𝘯𝘪? 𝘋𝘪𝘢 𝘣𝘢𝘩𝘬𝘢𝘯 𝘥𝘶𝘥𝘶𝘬 𝘥𝘪 𝘱𝘢𝘯𝘨𝘬𝘶𝘢𝘯 𝘱𝘳𝘦𝘴𝘥𝘪𝘳, 𝘢𝘱𝘢 𝘥𝘪𝘢 𝘬𝘦𝘬𝘢𝘴𝘪𝘩 𝘱𝘳𝘦𝘴𝘥𝘪𝘳? 𝘔𝘶𝘯𝘨𝘬𝘪𝘯 𝘩𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘸𝘢𝘯𝘪𝘵𝘢 𝘴𝘪𝘮𝘱𝘢𝘯𝘢𝘯)
Batin Wanita itu
"" Sekertaris nia, apa yang kau lihat?! ""
"" Ah? Ma... Maaf tuan, saya akan pergi""
(𝘗𝘦𝘳𝘦𝘮𝘱𝘶𝘢𝘯 𝘵𝘢𝘥𝘪 𝘴𝘦𝘬𝘦𝘳𝘵𝘢𝘳𝘪𝘴 𝘯𝘺𝘢 𝘵𝘦𝘳𝘯𝘺𝘢𝘵𝘢)
Batin Kesya
__ADS_1