Kontrak Cinta Gadis Buta

Kontrak Cinta Gadis Buta
episode 5


__ADS_3

Setelah sampai di tempat kerja nya, Kesya langsung memasuki ruang kerja bos nya


"" Tuan... "" Ucap Kesya dengan suara kecil


"" Ouh Kesya, kau sudah sampai ternyata""


"" Iyah tuan, saya juga sudah menulis semua cerita yang saya janjikan akan selesai sekarang""


"" Mana? ""


"" Ini dia tuan... ""


"" Ouh... "" Laki laki yang sudah berumur itu(57 tahun) memegang kertas yang di serahkan oleh Kesya, tapi tiba tiba tangan nya memegang tangan Kesya ni


"" Tu... Tuan, apa yang anda lakukan?! ""


"" Kesya, cerita yang kau berikan sangat bagus, aku akan senang hati menerbitkan nya jika kau mau... Menyerahkan mu pada ku"" Ucap laki laki tua itu dengan air liur nya yang sudah menetes


"" Apa?! Tuan! Lebih baik cerita yang saya buat tidak anda terbitkan jika anda melakukan ini pada saya! ""


"" Jangan begitu"" Laki laki itu berdiri dari tempat duduk nya


"" Tuan, anda mau apa?! ""


(𝘛𝘶𝘢 𝘣𝘢𝘯𝘨𝘬𝘢𝘯𝘨 𝘪𝘯𝘪 𝘮𝘢𝘶 𝘢𝘱𝘢?!)


Batin Kesya


"" Ayolah, puaskan aku malam ini"" Laki laki tua itu mendekati Kesya, Kesya yang tidak bisa melihat apa apa hanya bisa diam ketakutan


"" Ayo Kesya"" Laki laki tua itu tiba tiba menyentuh paha Kesya, karena laki laki tua itu hanya memiliki tinggi 151 cm, sepantaran dengan anak anak berusia 13 tahun


"" Tuan! Lepaskan saya! Tolong! "" Teriak Kesya dari dalam


"" Jangan berteriak""


"" Tolong! Jangan sentuh aku! ""


,,, brakk,,,


Pintu yang terbuka dengan sangat Keras, seorang pria dengan berpenampilan seorang Presdir yang gagah masuk ke dalam ruangan itu


"" Ada yang datang! Tolong aku! ""


"" Ah? Presdir Raga! ""


"" Tolong aku! ""


"" Tu... Tuan... Apa... Apa yang membawa anda datang kemari? "" Tanya laki laki tua itu dengan hati hati


(𝘚𝘪𝘢𝘭! 𝘒𝘦𝘯𝘢𝘱𝘢 𝘱𝘳𝘦𝘴𝘥𝘪𝘳 𝘙𝘢𝘨𝘢 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘢𝘥𝘢 𝘥𝘪 𝘴𝘪𝘯𝘪?!)


Batin Laki laki tua itu

__ADS_1


"" Tolong aku! Siapapun kau tolong aku! Laki laki itu ingin menyentuh ku! "" Kesya memegang pergelangan baju milik Raga dengan mata yang menangis


(𝘎𝘢𝘥𝘪𝘴 𝘪𝘯𝘪...)


Batin Raga


"" Tuan... Anda jangan salah paham, gadis ini yang menggoda ku... ""


"" Katakan sekali lagi!! ""


"" Itu... Itu... Dia... Dia yang menggoda ku""


"" Ouh begitu kah? ""


"" Iya... Iya tuan... ""


"" Tidak mungkin, GADIS-KU menggoda mu?! ""


"" Apa?! ""


(𝘈𝘱𝘢?! 𝘒𝘦𝘴𝘺𝘢 𝘢𝘥𝘢𝘭𝘢𝘩 𝘨𝘢𝘥𝘪𝘴 𝘯𝘺𝘢 𝘱𝘳𝘦𝘴𝘥𝘪𝘳 𝘙𝘢𝘨𝘢?! 𝘎𝘢𝘸𝘢𝘵!!)


Batin laki laki tua itu


"" Apa kurang nya aku sampai sampai dia mencari mu yang sudah tua, urusan kaya, aku lebih kaya dari mu, urusan wajah, aku lebih tampan dari mu, urusan umur, dia lebih pantas bersama ku, banyak gadis yang mengantri ingin bersama dengan ku, dan dia mendapat posisi itu, jadi untuk apa dia datang kemari hanya untuk menggoda mu? ""


"" Itu... Itu... Aku... ""


"" Bagian mana tubuh mu yang sudah dia sentuh? "" Tanya Raga pada Kesya


"" Apa?! Beraninya kau menyentuh gadis-ku! Akan ku habisi kau! ""


"" Itu tuan... Aku... Aku tidak sengaja... ""


"" Potong tangan nya! Jangan biarkan perusahaan nya maju lagi! Buat dia bangkrut! Dan jebloskan dia ke dalam penjara karena kasus pelecehan pada seorang gadis! ""


"" Siap tuan! ""


"" Apa?! Tuan saya mohon jangan! Ini salah saya! Saya tidak tau kalau Kesya adalah gadis anda, saya minta maaf! ""


"" Maaf? Kesya, apa kau mau memaafkan nya? ""


"" Aku... Tidak mau mendengar suara nya lagi""


"" Kau dengar itu? Cepat lakukan apa yang aku bilang tadi! ""


"" Siap tuan! ""


"" Tuan, saya mohon maaf! ""


Raga tidak memperdulikan ucapan laki laki tua itu.


"" Tuan... Apa anda... Presdir Raga? "" Tanya Kesya

__ADS_1


"" Kau sudah melupakan suara ku?! "" Tanya Raga marah


"" Bukan begitu tuan, karena... Terlalu takut saya jadi kurang mendengar""


"" Kesya... "" Raga melihat mata Kesya yang masih menangis


"" Cukup kau buta saja, tapi jangan juga menangis"" Ucap Raga sambil mengusap air mata Kesya


"" Tu... Tuan"" Wajah Kesya memerah


"" Ayo ikut dengan ku""


"" Ke... Kemana? ""


"" Aku akan mengatakan apa yang akan ku lakukan nanti pada mu""


"" Ah? Yang waktu tadi yah, tapi tuan bagaimana tuan tau saya ada di sini? ""


"" Bukan urusan mu""


"" Tuan, terimakasih banyak karena mau membantu saya""


"" Tidak apa apa, ayo masuk mobil""


"" Kita mau kemana? ""


"" Perusahaan ku""


"" Apa?! ""


"" Kenapa? Ayo masuk""


"" Ba... Baiklah tuan""


Kesya menuruti keinginan Raga, dia masuk ke dalam mobil dan pergi dari sana, setelah beberapa lama perjalanan Kesya dan Raga sudah sampai di perusahaan.


"" Ayo keluar"" Ucap Raga sambil menjulurkan tangan nya pada Kesya


"" Ah? ""


"" Pegang tangan ku, raba saja ""


"" Ah"" Kesya pun juga ikut menjulurkan tangan nya mencari cari di mana tangan Raga


"" Tuan... Di mana tangan anda? ""


"" Coba cari lagi""


"" Ah? "" Kesya mendaratkan tangan nya, dia merasa sebuah telapak tangan yang besar saat dia menyentuh tangan Raga


"" Tuan... Apa ini tangan anda? ""


"" Iyah, ayo keluar""

__ADS_1


"" Baiklah""


__ADS_2