
Setelah di kamar hanya tersisa Raga dan Kesya, suasana pun menjadi hening, tiba tiba Raga menjatuhkan Kesya dan menindih nya ketempat tidur.
"" Ah! Tuan! ""
"" Apa? Aku belum menyentuh mu sama sekali""
"" Tuan... ""
"" Sekarang, patuhi semua perintah ku""
Raga mencium bibir manis Kesya, tapi Kesya masih belum membalas ciuman Raga, karena belum mendapat balasan, Raga menggigit sedikit mulut Kesya yang membuat Kesya harus membuka mulut nya dan memberikan kesempatan kepada Raga agar dia bisa menikmati setiap inci bibir manis Kesya.
"" Emmm,,,, emmm""
Raga melepaskan ciuman nya dan bangun, dia melepaskan baju atasan nya, karena tidak bisa melihat Kesya tidak tau kalau Raga melepaskan baju atasan nya,,,
"" Kau tidak bisa melihat? ""
Kesya menganggukkan kepala nya
"" Aku jadi sedikit kecewa""
"" Apa? ""
"" Kau tidak tau bagaimana wajah ku, bahkan kau sendiri saja tidak tau bagaimana wajah mu sendiri""
"" Itu... "" Tiba tiba Raga memegang Resleting baju Kesya
"" Ah? ""
"" Tenanglah, aku akan pelan pelan""
Kesya memejamkan mata nya, dia mulai bisa merasakan sebuah napas yang bergemuruh tepat di hadapan nya, seakan akan menandakan kalau wajah mereka saling berhadapan dan sangat dekat.
"" Kau siap? "" Tanya Raga
Tapi Kesya hanya diam saja
"" Aku anggap diam mu ini berarti setuju"" Raga langsung membuka perlahan resleting baju Kesya, dia pun kembali mencium bibir Kesya, sampai tak terasa baju Kesya hampir terlepas, dengan tidak sabar Raga membuka baju Kesya, dengan tubuh Kesya yang putih dan mulus, membuat napsu nya semakin naik, dia mulai mencium leher Kesya dan menggigit leher nya
"" Srt! "" Kesya merintih kesakitan karena gigitan Raga, Setelah leher dia mulai turun kebawah, dia melepaskan penyangga dua gunung kembar Kesya, dia langsung melempar nya ke sudut dan langung meremasnya
"" Emm"" Kesya yang baru pertama mendapat pengalaman ini merasa sedikit tidak nyaman, tapi dia tidak bisa mengatakan nya.
__ADS_1
Lama kelamaan kelakuan Raga semakin menggila, dia mulai ingin melakukan persatuan dengan Kesya.
"" Tuan... Saya masih belum siap... Jika melakukan itu... "" Ucap Kesya dengan nafas nya yang terengah engah
"" Kenapa? "" Tanya Raga yang sudah tidak bisa menahan rangsangan nya
"" Karena... Saya... Tidak mau... Hamil di luar nikah"" Ucap Kesya, dengan memejamkan mata nya Kesya menutup sebagian mata nya dengan tangan kiri nya
"" Eum? Aku mengerti, tapi jangan salah kan aku, jika aku bermain sangat kasar pada mu""
"" Saya... Tau... "" Raga mulai melakukan nya lagi pada Kesya.
Keesokan hari nya, saat sang surya telah terbit, angin pagi yang begitu menyejukkan menghembus dengan perlahan membuat daun yang tertiup oleh angin menari nari dengan lembut, sepasang mata pun mulai terbuka, tapi Kesya sudah merasakan kalau Raga sudah tidak ada di tempatnya..
"" Tuan, apa dia sudah pergi? ""
,,, klek,,,
Suara pintu kamar mandi
"" Ah? Siapa itu? ""
"" Ini aku"" Ucap Raga
"" Kau sudah bangun rupanya ""
"" Iyah""
"" Hari ini aku akan pergi ke kantor pagi pagi""
"" Sekarang? "" Tanya Kesya
"" Iyah""
"" Baiklah""
"" Kalau begitu sekarang kau mandi dan setelah selesai sarapan lah, seperti biasa jika kau mau sesuatu katakan pada Lila""
"" Baiklah, ah? Apa... Lila baik baik saja? ""
"" Iyah, aku sudah menyuruh Han untuk mengobati luka nya""
"" Syukurlah""
__ADS_1
,,, tuk,,,
Raga mendorong perlahan kepala Kesya ke belakang dengan jari telunjuk dan tengah nya(kayak sasuke ke sakura)
"" Ah? ""
"" Cepat mandi dan sarapan, aku akan bersiap untuk kembali ke perusahaan ""
"" Baiklah""
Raga tersenyum pada Kesya, dia pun keluar dari kamar Kesya setelah dia memakai baju nya, dan Kesya masuk ke kamar mandi...
Setelah selesai, Kesya menyuruh Lila untuk membantunya memilih pakaian, karena saat masih di kosan, Kesya selalu di bantu oleh Farhan untuk memilih baju.
"" Maaf merepotkan mu, Lila""
"" Tidak apa apa nona, dan untuk kemarin saya sangat berterimakasih""
"" Tidak masalah, lagi pula kau lah yang melakukan nya""
"" Tidak, saya tidak melakukan apapun""
"" Lila, apa wajah mu sudah tidak apa apa? ""
"" Ah? Wajah ku sudah baik baik saja, lagi pula Tuan Han sudah membantuku mengoleskan obat""
"" Baguslah""
"" Ini dia nona, coba anda pakai, mana tau cocok di anda""
"" Baiklah, aku pakai dulu yah""
"" Baik""
Kesya pun mencoba pakaian pilihan Lila, setelah mencoba nya Kesya menunjukkan nya pada Lila.
"" Bagaimana? "" Tanya Kesya
"" Sangat cantik Nona! "" Jawab Lila dengan matanya yang bersinar
"" Terimakasih ""
"" Baiklah nona, ayo turun ke bawah saya sudah menyiapkan sarapan untuk anda""
__ADS_1
"" Baiklah""