Kontrak Cinta Gadis Buta

Kontrak Cinta Gadis Buta
episode 4


__ADS_3

Tiba tiba terdengar suara mobil dari jalan kosan


"" Suara mobil? Apa yang mereka bilang benar""


"" Wah, benar ada mobil mewah""


Raga pun keluar dari mobil beserta Radit sang asisten pribadi.


"" Wahhhhh, dia kan presdir dari perusahaan Jayantata itu?! ""


"" Benar! Raga jayantara! ""


"" Seorang Presdir? "" Tanya Kesya pada diri nya sendiri


Raga melihat ke sekeliling kosan dan mencari no rumah 17, tapi tiba tiba Clara datang menghalangi pemandangan Raga


"" Tuan muda, apa yang anda lakukan di sini? "" Tanya Clara dengan mata nya yang bersinar


(𝘛𝘶𝘢𝘯 𝘮𝘶𝘥𝘢 𝘙𝘢𝘨𝘢 𝘥𝘢𝘵𝘢𝘯𝘨 𝘬𝘦𝘴𝘪𝘯𝘪? 𝘈𝘱𝘢 𝘥𝘪𝘢 𝘪𝘯𝘨𝘪𝘯 𝘮𝘦𝘯𝘦𝘮𝘶𝘪 𝘬𝘶? 𝘗𝘢𝘴𝘵𝘪 𝘥𝘪𝘢 𝘪𝘯𝘨𝘪𝘯 𝘮𝘦𝘯𝘦𝘮𝘶𝘪 𝘬𝘶!)


Batin Clara


Raga yang merasa terganggu dengan Clara menyuruh Radit untuk menyingkirkan nya dari pandangan mata nya.


"" Ck! Radit, singkirkan dia dari pandangan ku! ""


"" Apa? ""


"" Siap tuan ""


"" Ada yang tau di mana rumah no 17? "" Tanya Raga pada orang orang di kos


(𝘕𝘰 17? 𝘐𝘵𝘶𝘬𝘢𝘯 𝘯𝘰 𝘳𝘶𝘮𝘢𝘩 𝘬𝘶?! 𝘔𝘢𝘶 𝘢𝘱𝘢 𝘱𝘳𝘪𝘢 𝘪𝘵𝘶 𝘮𝘦𝘯𝘤𝘢𝘳𝘪 𝘬𝘶?)


Batin Kesya


(𝘈𝘱𝘢?! 𝘕𝘰 17 𝘢𝘥𝘢𝘭𝘢𝘩 𝘳𝘶𝘮𝘢𝘩 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘥𝘪 𝘵𝘦𝘮𝘱𝘢𝘵𝘪 𝘰𝘭𝘦𝘩 𝘒𝘦𝘴𝘺𝘢! 𝘈𝘱𝘢 𝘱𝘳𝘦𝘴𝘥𝘪𝘳 𝘬𝘦𝘮𝘢𝘳𝘪 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘮𝘦𝘯𝘦𝘮𝘶𝘪 𝘒𝘦𝘴𝘺𝘢?!)


Batin Clara


"" Apa ada yang tau? ""


"" Tuan, itu adalah rumah yang di tempati oleh ku, mau apa tuan menemui ku? "" Tanya Kesya dari belakang Raga


"" Ah? Dia... "" Raga membalikan badan nya


"" Jadi kau, masih ingat suara ku? "" Tanya Raga


"" Ah? Ini... Tuan adalah orang yang hampir menabrak ku kemarin?! ""


"" Benar""


"" Ma... Mau apa anda datang kemari?! "" Tanya Kesya yang takut kalau Raga datang ke sana ingin meminta pertanggung jawaban nya


"" Tenang lah, aku kemari... Hanga ingin... "" Raga berjalan mendekati Kesya


(𝘚𝘶𝘢𝘳𝘢 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘬𝘢𝘩 𝘬𝘢𝘬𝘪? 𝘈𝘱𝘢 𝘥𝘪𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘫𝘢𝘭𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘯𝘥𝘦𝘬𝘢𝘵𝘪 𝘬𝘶?)

__ADS_1


Batin Kesya


"" Nama mu Kesya, umur 24 tahun, pekerjaan seorang penulis cerita""


"" Apa?! ""


(𝘋𝘪𝘢 𝘵𝘢𝘶...! )


Batin Kesya


"" Aku tidak mengerti, kau itu tidak bisa melihat, bagaimana bisa menulis sebuah cerita? ""


"" Itu... Itu ada caranya""


"" Bagaimana? ""


"" Ke... Kenapa anda ingin tau? Seorang presdir seperti anda kenapa ingin tau hal kecil seperti ini? ""


"" Terserah ku saja""


"" Aku... Menggunakan alat tulis Reglet dan stylus""


"" Begitu yah""


"" I... Iyah, tuan sebenarnya apa yang ingin anda lakukan di sini? Anda ingin apa menemui ku? ""


"" Tidak ada, hanya saja aku ingin menemui mu, nanti sore aku akan menemui mu lagi dan mengajak mu pergi""


"" Ah? ""


"" Tuan, apa yang anda inginkan dari kaka ku? "" Tanya Farhan


"" Ah? ""


"" Farhan? ""


"" Kaka, kau akan menemuinya? ""


"" Itu... Kaka... ""


"" Kalau kau tidak mau pergi bersama ku, maka aku akan membuat mu di pecat dari pekerjaan mu""


"" Apa?! Kau... Kau jangan lakukan itu! ""


"" Kalau begitu mau apa tidak? ""


"" Ba... Baiklah kalau begitu""


"" Kakak! ""


"" Tenanglah, tuan di mana kita akan bertemu? ""


"" Orang yang aku utus akan menunjukan pada mu di mana tempat nya""


"" Baiklah""


"" Kaka! Kenapa kau...! ""

__ADS_1


"" Tidak apa apa, kau harus percaya pada kaka! ""


"" Baiklah, semoga kaka tau apa yang kaka lakukan""


"" Tentu saja"" Dengan yakin Kesya mengatakan itu


"" Baiklah, nanti sore. Ingat""


"" Tentu tuan ""


Raga pun pergi dari sana


"" Farhan, dia sudah pergi? "" Tanya Kesya setelah beberapa saat Raga pergi


"" Iyah, dia sudah pergi kak""


"" Baiklah, kalau begitu kaka pergi dulu yah""


"" Iyah, hati hati di jalan nya""


"" Iyah""


(𝘌𝘯𝘵𝘢𝘩 𝘮𝘢𝘶 𝘢𝘱𝘢 𝘗𝘳𝘦𝘴𝘥𝘪𝘳 𝘙𝘢𝘨𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘦𝘮𝘶𝘪 𝘬𝘶? 𝘚𝘦𝘮𝘢𝘨𝘰 𝘥𝘪𝘢 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘪𝘯𝘨𝘪𝘯 𝘮𝘦𝘭𝘢𝘬𝘶𝘬𝘢𝘯 𝘢𝘱𝘢𝘱𝘶𝘯 𝘱𝘢𝘥𝘢 𝘬𝘶)


Batin Kesya


"" Kesya! "" Seru Clara


"" Ah? ""


(𝘚𝘶𝘢𝘳𝘢 𝘊𝘭𝘢𝘳𝘢!)


Batin Kesya


"" Ada apa? ""


"" Kenapa Presdir Ingin menemui mu?! ""


"" Mana aku tau, tanya saja pada nya""


"" Kau! ""


"" Apa?! Marah?! Kenapa marah? Lagi pula bukan aku yang ingin menemui nya, dia yang ingin jadi jangan marah pada ku marah saja pada nya, itu juga jika kau berani""


"" Apa katamu?! Apa yang di lihat Presdir dari gadis buta seperti mu hah?! ""


"" Kau pikir hanya kau saja yang punya pikiran seperti itu? Aku juga sama""


"" Apa... ""


"" Jangan ganggu aku lagi, kalau tidak apa yang di katakan oleh adik ku akan terjadi""


"" Kau... ""


"" Sudahlah, aku tidak punya banyak waktu untuk melayani mu dan membahas hal yang tidak penting "" Kesya pergi dari sana meninggalkan Clara


(𝘚𝘪𝘢𝘭! 𝘉𝘦𝘳𝘢𝘯𝘪𝘯𝘺𝘢 𝘬𝘢𝘶 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘢𝘵𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘪𝘵𝘶 𝘱𝘢𝘥𝘢 𝘬𝘶?! 𝘈𝘱𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘴𝘦𝘣𝘦𝘯𝘢𝘳𝘯𝘺𝘢 𝘗𝘳𝘦𝘴𝘥𝘪𝘳 𝘭𝘪𝘩𝘢𝘵 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘮𝘶?! 𝘎𝘢𝘥𝘪𝘴 𝘣𝘶𝘵𝘢 𝘥𝘢𝘯 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘣𝘦𝘳𝘨𝘶𝘯𝘢 𝘴𝘦𝘱𝘦𝘳𝘵𝘪 𝘮𝘶?! 𝘒𝘢𝘭𝘢𝘶 𝘴𝘰𝘢𝘭 𝘸𝘢𝘫𝘢𝘩! 𝘈𝘬𝘶 𝘭𝘦𝘣𝘪𝘩 𝘤𝘢𝘯𝘵𝘪𝘬 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘮𝘶! 𝘒𝘢𝘶 𝘩𝘢𝘯𝘺𝘢𝘭𝘢𝘩 𝘴𝘢𝘮𝘱𝘢𝘩! 𝘚𝘢𝘮𝘱𝘢𝘩 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘣𝘦𝘳𝘨𝘶𝘯𝘢! 𝘈𝘬𝘶 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘮e𝘯𝘺𝘶𝘳𝘶𝘩 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘬𝘶 𝘢𝘨𝘢𝘳 𝘬𝘢𝘶... 𝘋𝘪 𝘢𝘯𝘨𝘬𝘶𝘵 𝘬𝘦 𝘵𝘳𝘶𝘬 𝘴𝘢𝘮𝘱𝘢𝘩! 𝘒𝘢𝘳𝘦𝘯𝘢 𝘥𝘪 𝘴𝘢𝘯𝘢𝘭𝘢𝘩 𝘵𝘦𝘮𝘱𝘢𝘵 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘱𝘢𝘯𝘵𝘢𝘴 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘮𝘶!)

__ADS_1


Batin Kesya


__ADS_2