
Kesya sangat terkejut, dengan mudah nya Raga memberikan uang 30 juta padanya, padahal uang itu tidak sedikit, wajar lah nama nya juga presdir kaya raya, uang 30 juta mah kecil.
(𝘋𝘪𝘢 𝘣𝘦𝘯𝘢𝘳 𝘣𝘦𝘯𝘢𝘳 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘦𝘳𝘪𝘬𝘢𝘯 𝘢𝘬𝘶 𝘶𝘢𝘯𝘨? 𝘔𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘴𝘦𝘬𝘢𝘭𝘪 𝘥𝘪𝘢 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘦𝘳𝘪𝘬𝘢𝘯 𝘯𝘺𝘢, 𝘱𝘢𝘥𝘢𝘩𝘢𝘭 𝘬𝘢𝘯 𝘫𝘶𝘮𝘭𝘢𝘩 𝘶𝘢𝘯𝘨 𝘯𝘺𝘢 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘴𝘦𝘥𝘪𝘬𝘪𝘵)
Batin Kesya
"" Tuan... Terimakasih""
"" Sama sama, sekarang kau harus membawa surat ini, namun sebelum itu kau harus memberikan cap jari mu di kertas ini sebagai tanda persetujuan mu""
"" Baiklah tuan""
"" Ayo nona, namu ke depan 4 langkah""
"" Baiklah"" Kesya pun melangkahkan kaki nya sebanyak 4 langkah
"" Di mana... Saya harus mengecap jari saya""
"" Biar aku tunjukan "" Raga berdiri dari Kursi nya, dia memegang tangan kanan Kesya lalu memberikan tanda di jempol nya dan menempelkan nya pada Kertas
(𝘚𝘦𝘫𝘢𝘬 𝘬𝘢𝘱𝘢𝘯... 𝘉𝘰𝘴 𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘴𝘦𝘱𝘦𝘳𝘵𝘪 𝘪𝘯𝘪...?)
Batin Radit yang sangat terkejut dengan ulah bos nya(lagi)
"" Selesai, mulai sekarang... Kau adalah milikku, ingat setiap kata dari kontrak itu, dan satu lagi... Jangan sampai kau menyukai pria lain... Selama kau menjadi gadis kontrak ku, aku akan melindungi mu, kau mengerti? ""
"" Iya tuan, tapi... Kalau saya pergi dengan teman perempuan saya... Apa boleh? "" Tanya Kesya gagap
"" Eum? Boleh, asalkan perempuan saja""
"" Terimakasih tuan! ""
"" Dan malam nanti, kau datang ke rumah ku, mulai sekarang kau tinggal di rumah ku""
"" Apa?! Tapi tuan...! ""
"" Kenapa?! Mau menolak?! ""
__ADS_1
"" Bu... Bukan itu, saya... Saya masih memiliki adik, lalu bagaimana dengan adik saya? ""
"" Kau... Selain mata mu otak mu juga kurang cerdas ternyata! "" Raga memijat kening nya sendiri
"" Tentu saja, karena kepintaran ku sudah di rampas oleh adik ku, dia bahkan lebih pintar dari orang dewasa""
"" Bawa adik mu bersama mu""
"" Ah? ""
"" Bagaimana? Ingat isi kontrak nya ""
"" Baiklah tuan, kalau begitu saya pamit, saya harus kembali ke rumah sakit! ""
"" Rumah sakit? ""
"" Saya... Meminta Anda meminjamkan uang ini... Untuk biaya operasi paman saya tuan""
"" Apa?! ""
"" Iyah, saya minta maaf tidak mengatakan nya lebih awal""
"" Baiklah tuan, terimakasih""
"" Iyah"" Kesya pun pergi dari sana
(𝘛𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘬𝘶 𝘴𝘢𝘯𝘨𝘬𝘢... 𝘎𝘢𝘥𝘪𝘴 𝘪𝘵𝘶 𝘵𝘦𝘳𝘯𝘺𝘢𝘵𝘢 𝘮𝘦𝘮𝘪𝘯𝘵𝘢 𝘶𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘶𝘬𝘢𝘯 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘯𝘺𝘢... 𝘔𝘦𝘭𝘢𝘪𝘯𝘬𝘢𝘯 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘰𝘱𝘦𝘳𝘢𝘴𝘪 𝘱𝘢𝘮𝘢𝘯 𝘯𝘺𝘢, 𝘵𝘦𝘳𝘯𝘺𝘢𝘵𝘢... 𝘋𝘪𝘢 𝘨𝘢𝘥𝘪𝘴 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘴𝘢𝘯𝘨𝘢𝘵 𝘣𝘢𝘪𝘬, 𝘵𝘦𝘳𝘶𝘵𝘢𝘮𝘢 𝘭𝘢𝘨𝘪... 𝘔𝘢𝘮𝘢 𝘫𝘶𝘨𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘺𝘶𝘬𝘢𝘪 𝘯𝘺𝘢... 𝘈𝘬𝘶 𝘺𝘢𝘬𝘪𝘯... 𝘒𝘦𝘴𝘺𝘢! 𝘒𝘢𝘶 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘮𝘪𝘭𝘪𝘬𝘶! 𝘈𝘬𝘶 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘮𝘱𝘦𝘳𝘫𝘶𝘢𝘯𝘨𝘬𝘢𝘯 𝘮𝘶!)
Batin Raga
"" Radit, pergi ikuti mobil Kesya, jangan sampai dia kenapa kenapa, kalau sampai terjadi sesuatu pada nya... Kau yang tanggung jawab! ""
"" Siap tuan! "" Radit pun pergi mengikuti perintah bos nya
Setelah Kesya sampai di rumah sakit
"" Kesya, kau sudah sampai! "" Ucap bibi Kesya sambil berlari mendekati Kesya
__ADS_1
"" Berhenti! "" Tiba tiba salah satu orang yang datang bersama Kesya menghentikan langkah nya
"" Ah? Kesya... Siapa mereka? ""
"" Akan ku jelaskan nanti, bibi aku dapat uang nya""
"" Ah? Kau... Kau dapat uang nya? ""
"" Iyah bi""
"" Baiklah kalau begitu, bibi akan pergi ke bagian
Pembayaran""
"" Iyah""
"" Baiklah""
"" Untung saja, kalian terimakasih karena sudah mu mengantar ku kemari""
"" Tidak apa apa nona, melindungi dan mengikuti nona adalah tugas yang di perikan oleh tuan untuk kami""
"" Apa...?! ""
(𝘈𝘱𝘢... 𝘒𝘢𝘶 𝘣𝘦𝘳𝘤𝘢𝘯𝘥𝘢...!)
Batin Kesya
"" Baiklah kalau begitu, aku akan menunggu sampai OPERASI paman selesai""
"" Baiklah nona""
"" Kesya, bibi sudah memberikan uang nya""
"" Baiklah""
"" Terimakasih Kesya""
__ADS_1
"" Iyah, tapi bibi di mana Alena? Kenapa bibi tidak telpon dia saja? ""
"" Itu... "" Bibi Kesya terdiam