Kontrak Cinta Gadis Buta

Kontrak Cinta Gadis Buta
episode 28


__ADS_3

Kesya turun dari tempat tidur menuju kamar mandi, dia menggosok seluruh tubuh nya dengan sabun yang sangat banyak


(Bagaimana... Jika aku benar benar... Mengandung anak tuan? Aku dan dia bersama hanya karena kontrak kami, jika bukan karena kontrak, mana mungkin aku bisa bersama dengan nya)


Batin Kesya


Setelah selesai mandi, Kesya ke luar dari kamar mandi.


"" Li... "" Hendak memanggil Lila


"" Mau memanggil siapa? "" Tanya Raga yang membuat Kesya terkejut


"" Tu... Tuan, anda sudah bangun? ""


"" Aku bertanya pada mu, kenapa kau malah bertanya balik? ""


"" Itu... Saya mau memanggil Lila""


"" Untuk apa? ""


"" Em... Membantu saya memilih pakaian""


"" Memilih pakaian? ""


"" I... Iyah, saat masih satu rumah dengan Farhan, saya selalu menyuruh Farhan untuk membatu saya memilih pakaian""


"" Apa?! Adik mu itu laki laki, apa kau tidak malu tubuh mu di lihat oleh nya?! ""


"" Itu... Adik saya kan masih kecil""


"" Walaupun masih kecil! "" Tiba tiba suara Raga meninggi membuat Kesya terkejut


"" Ah? ""


"" Tapi dia laki laki! Mau anak kecil atau pria dewasa! Tetap saja, aku tidak mau jika ada laki laki yang melihat tubuh mu! "" Mendekat ke arah Kesya


"" Ta... Tapi tuan, dia... Adik ku""


"" Mau adik mau siapapun! Jika dia laki laki! Tetap saja! ""


,, brak!,,


Menekan tangan ke dinding berhadapan dengan Kesya


"" Tuan...""


"" Jika kau berani memperlihatkan tubuh mu tanpa memakai pakaian apa apa jika bukan di hadapan ku atau Lila, aku tidak akan mengampuni mu! ""

__ADS_1


Tubuh Kesya gemetaran, dia sangat takut dengan sikap Raga yang tiba tiba jadi kasar pada nya.


(Kenapa? Sekarang dia jadi kasar pada ku? Apa aku ada salah pada nya? Aku selalu menuruti semua yang dia inginkan, apa karena... Alex?! Setelah dia tahu kalau aku punya hubungan dengan Alex, musuh paling kuat Perusahaan Jayantara, sikap nya jadi berubah pada ku, apa karena itu?)


Batin Kesya


"" Kesya?! Kau berani melamun di hadapan ku?! ""


"" Ma... Maaf tuan""


,, tok,, tok,, tok,,


Suara Ketukan pintu


"" Nona Kesya, apa anda sudah bangun? "" Ucap Lila dari balik pintu


"" Lila... ""


"" Pergilah Lila, apa kau sudah menyiapkan sarapan? ""


"" Su... Sudah tuan"" Ucap Lila gugup, dia lupa kalau Kesya tidur lagi bersama Raga


"" Apa saja? ""


"" Seperti biasa tuan""


"" Ba... Baiklah tuan""


(Bu... Bukan nya tuan tidak suka makanan berkuah untuk sarapan yah?)


Batin Kesya


"" Tapi tuan... Saya... Tidak tau makanan apa itu"" Ucap Kesya


"" Lalu? Jika kau tidak tau? Lalu kenapa? ""


"" Ah? "" Tiba tiba Raga memegang handuk yang masih membalut tubuh Kesya


"" Taun, anda mau apa?! ""


"" Kenapa? Sambil menunggu Lila, kita bisa bermain sebentar""


"" Saya... Saya tidak mau mandi lagi! ""


"" Kesya, ingat satu hal ini"" Raga berbisik di telinga Kesya


"" Aku sudah menanamkan benih ku di dalam rahim mu, jika kau hamil dan kau tidak memberitahu ku, kau harus tau akibatnya""

__ADS_1


Tubuh Kesya semakin gemetaran


"" Aku tahu ini adalah pengalaman pertama mu, jika kau ingin tau juga, ini adalah pertama kali nya aku melakukan hal ini, aku mengambil keperawanan seorang wanita""


(Entah kenapa aku merasa kalau tuan tidak bohong)


Batin Kesya


"" Cepat pakai pakaian mu, aku mau mandi""


"" Tapi aku.. ""


"" Tunggu sebentar""


"" Apa? ""


"" Biar ku bantu memakai memilih baju""


"" Baiklah""


Raga pun membantu Kesya memilih baju, setelah mendapat baju yang dia pikir cocok untuk Kesya, dia pun menyuruh Kesya untuk memakai nya, Raga sengaja memilih baju yang dada nya sedikit terbuka, walaupun dada Kesya itu kecil, tapi itu sangat menggoda bagi Raga, setelah selesai kedua nya turun ke bawah dan langsung pergi ke meja makan, semua pelayanan yang melihat pakaian yang di pakai Kesya melongo


(Ada apa ini? Kenapa aku merasa sedang di lihat orang orang?)


Batin Kesya


"" Tuan, apa yang anda minta sudah saya siapkan""


"" Bagus lah, dari mana kau dapat Susi nya? ""


"" Aku membeli nya dari toko yang banyak menyediakan makanan makanan luar negri""


"" Bagus kalau begitu ""


"" Tuan... "" Kesya


"" Ada apa? ""


"" Saya... Mau makan roti saja""


"" Apa? ""


"" Saya tidak tau apa yang saya makan, jadi... Saya tidak mau""


"" Kau berani menentang keinginan ku?! ""


"" Tapi saya tidak suka dengan makanan ini""

__ADS_1


"" Mudah"" Raga menyeruput mie ramen nya, dia berjalan ke arah Kesya lalu mencium bibir Kesya


__ADS_2