Kontrak Cinta Gadis Buta

Kontrak Cinta Gadis Buta
episode 18


__ADS_3

"" Apa itu? ""


"" Pertanyaan pertama? Kau benar benar tulus mencintai kaka ku? ""


"" Tentu saja, sejak pertama kali aku melihat Kesya aku sudah punya rasa yang berbeda pada nya""


(𝘛𝘦𝘳𝘭𝘪𝘩𝘢𝘵 𝘢𝘴𝘭𝘪!)


Batin Farhan


"" Pertanyaan kedua, jika kau benar benar mencintai kaka ku, apa kau akan memberikan semua yang dia mau? ""


"" Tentu saja, walaupun itu berat tapi aku akan mengabulkan nya, bahkan itu jika akan membahayakan nyawa ku sendiri""


"" Berlebihan, baiklah! Pertanyaan terakhir! Jika kau tak bisa mendapatkan kaka ku, apa kau akan memaksanya agar dia bisa menjadi milik mu, bahkan sampai membuat sebuah perjanjian konyol agar dia menjadi milik mu? ""


"" Jika dia tidak mau bersama ku, dan nyaman bersama orang lain, aku tidak akan memaksanya, jika dia bahagia bersama dengan pria lain, maka aku juga akan ikut bahagia, tapi jika sampai pria itu membuat Kesya menangis maka aku akan merebut Kesya kembali dari tangan nya! ""


"" Baiklah""


"" Jadi bagaimana? ""


"" Maka dengarkan ini, apa kau akan marah? ""


"" Apa? ""


Farhan pun menceritakan semua kejadian kaka nya bersama Raga sampai perjanjian Kontrak pun terjadi pada Alex dari A sampai Z, mendengar itu jelas saja Alex merasa marah, apa lagi pria itu adalah musuh terbesar perusahaan nya.


"" Raga Jayantara! ""


"" Kau sepertinya mengenal nya? Kau juga seorang presdir kan? ""


"" Aku... Sangat mengenal nya! ""


(𝘙𝘢𝘨𝘢! 𝘚𝘦𝘵𝘦𝘭𝘢𝘩 𝘮𝘦𝘯𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘴𝘢𝘪𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘣𝘪𝘴𝘯𝘪𝘴 𝘬𝘶! 𝘒𝘢𝘶 𝘫𝘶𝘨𝘢 𝘮𝘢𝘶 𝘮𝘦𝘯𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘴𝘢𝘪𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘤𝘪𝘯𝘵𝘢 𝘬𝘶 𝘫𝘶𝘨𝘢!)


Batin Alex


"" Lalu dia ada di mana? ""


"" Yang pasti dia ada bersama di kediaman Paman itu""


"" Baiklah, aku akan menemui nya""


"" Paman, kau mau menemui nya? Sebaiknya jangan, kalau paman memang benar seorang presdir paman pasti tau dia itu sangat... ""


"" Kuat? Jika aku tidak bisa mengimbangi kekuatan perusahaan nya, maka aku tidak akan di sebut musuh yang paling kuat di banding dengan saingan nya yang lain""


"" Apa? Memang nya apa nama perusahaan paman? ""


"" Majujaya ""


"" Ah? Perusahaan itu, pantas saja""


"" Baiklah, kalau begitu aku akan pergi ke perusahaan itu""


"" Sekarang? ""


"" Iyah, sekarang""

__ADS_1


"" Baiklah, serah paman saja""


"" Ngomong ngomong""


"" Apa? ""


"" Siapa namamu? ""


"" Farhan""


"" Nama yang bagus, baiklah Farhan, terimakasih""


"" Iyah, dan tolong""


"" Ah? ""


"" Bawa kaka ku kembali""


"" Kau tidak menyukai Raga? ""


"" Jika dia tidak mengajukan kontrak konyol seperti itu pada kaka ku, maka aku tidak akan tidak menyukainya""


"" Ouh, begitu yah""


"" Iyah, tolong""


"" Iyah, tidak apa apa""


(𝘙𝘢𝘨𝘢, 𝘢𝘺𝘰 𝘬𝘪𝘵𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘴𝘢𝘪𝘯𝘨 𝘭𝘢𝘨𝘪!)


Batin Alex


"" Siap! ""


Di rumah Besar


Di kamar Kesya.


,, krek,,


Suara pintu terbuka


"" Ah? Siapa itu? ""


"" Ini aku"" Ucap Raga


"" Ah? Ternyata tuan""


"" Aku akan kembali ke kantor, kau tetap lah di sini bersama dengan Lila""


"" Baiklah""


"" Baiklah, baik baik di sini""


"" Iyah""


"" Aku pergi""


"" Em""

__ADS_1


Satu jam kemudian


"" Nona, apa anda mau makan atau minum sesuatu? ""


"" Tidak, aku tidak lapar atau haus""


"" Baiklah kalau begitu""


"" Eum, tapi Lila""


"" Iyah? ""


"" Apa kau bisa membawakan ku susu? ""


"" Baiklah nona, tunggu sebentar""


"" Iyah""


Lila pun pergi dari kamar Kesya. Tapi setelah beberapa lama Lila pergi dia tak kunjung kembali


"" Kenapa Lila lama sekali? ""


Sedangkan di luar rumah besar, ada seorang gadis cantik berada di luar rumah.


"" Nona Rena, ternyata anda datang tanpa memberitahu kami kalau anda akan datang ke sini""


"" Tidak apa apa, aku hanya ingin memberi kejutan pada Raga saja"" Ucap Rena


"" Kalau begitu anda silahkan masuk""


"" Terimakasih, ouh iya""


"" Ah? ""


"" Aku ingin kamar ku yang dekat kamar Raga""


"" Tapi... ""


"" Apa tapi tapi?! Cepat! ""


"" Maaf nona! Tempat itu sudah ada yang menempati! ""


"" Apa? Siapa? ""


"" Hanya tuan muda yang berhak memberitahu anda""


"" Apa? Baiklah kalau begitu siap kan kamar lain untuk ku! ""


"" Baiklah""


Rena pun berjalan masuk ke dalam rumah besar.


"" Hah, rasanya lelah sekali"" Tiba tiba Rena melihat Lila lewat dengan membawa secangkir susu di tangan nya.


"" Hei kau"" Ucap Rena pada Lila


"" Ah? Saya? ""


"" Iyah kau, kemari""

__ADS_1


__ADS_2