Ksatria Altair

Ksatria Altair
Aku kembali


__ADS_3

Pembawa acara dengan alat sihir pembesar suara di tangannya mengangguk kepada para tetua lalu berbalik ke pada para penonton


"Karena para tetua telah mengizinkan maka kita akan memulai pertarungan ini" Ia pun mundur keluar arena


3...2...1...MULAI


"Aku tidak tahu kau siapa tapi aku tidak akan menahan diri" ucapnya sambil meregangkan pergelangan tangannya.


Anak berusia 12 tahun yang ada di depan Kuro bergerak dengan cepat ke arah Kuro. Dragon's Roar bisa terdengar dari gerakannya.


Kuro tersenyum


Ketika pukulan itu hendak mengenai jubahnya yang menutupi dirinya. Dengan cepat ia berpindah ke samping dan menarik tinju dengan tangan kanan lalu mendorong punggung dengan tangan kiri ke arena.


Gerakan yang sangat cepat hingga tidak ada yang sadar. Anak berusia 12 tahun telah jatuh dan tidak sadarkan diri sedangkan Kuro masih berdiri di samping. Ia melepaskan tangan anak tersebut.


Hanya sedikit orang yang tahu apa yang telah terjadi. Sebenarnya ia kalah bukan karena serangan fisik tapi serangan mental.


Jarang ada dari clan naga atau naga liar mengunakan serangan mental ketika bertarung.


"Menarik"


"Sepertinya cucu saudara Lin tidak bisa melanjutkannya" ejek tetua Ren

__ADS_1


"Memang cucumu bisa melawannya?"


"Kita hanya bisa menonton dan memperhatikan pemuda ini. Mungkin ia akan memberi kita kejutan" ucap tetua Ren


---


Sampai di seperempat final, Kuro terus menang dengan cepat. Akhirnya ia melawan cucu tetua Ren pada saat ini yang bernama Ikazuchi.


"Sepertinya kau terus mengunakan serangan mental, apa bisa kau bertarung secara jantan agak saya bisa melepaskan semuanya" ia meminta dengan hormat


"Baiklah kalau itu mau mu"


Ia mengeluarkan tangannya dari jubahnya hingga terlihat jubah putih di dalamnya.


Mereka melihat sosok yang terus-menerus menang itu dan memperhatikannya.


"Kalau kau bisa, ambil jubahku dan kau akan melihat sosokku"


Semua orang tahu bahwasanya cucu tetua Ren adalah anak jenius dalam clan. Tapi di depan orang ini ia hanyalah anak biasa.


"Berapa umur anak tersebut?"


"Umurku 12 tahun"

__ADS_1


Semua terkejut ketika mendengar jawabannya. Padahal orang-orang hanya berbisik tapi ia bisa menjawabnya.


Pertarungan pun dimulai.


Dragon's Roar terdengar sangat keras dengan listrik di sekitar tubuh Ikazuchi. Dengan cepat ia melangkah dan maju untuk menghancurkan jubah Kuro agar ia bisa tahu seperti apa musuhnya.


Tapi ia salah, Kuro juga bergerak cepat dan menghindari sengatan listriknya. Tubuhnya juga seperti dilapisi listrik dan bergerak cepat menahan serangan Ikazuchi.


Semua orang terkejut dengan kecepatan Kuro, dalam hal kecepatan tidak ada yang lebih cepat dari naga space, naga petir dan angin.


Apa ia naga petir?


Ikazuchi memperkuat petirnya dan mencakar ke depan. Kuro berhasil menghindar tapi bukan itu yang diincar oleh Ikazuchi tapi jubahnya.


Jubahnya terkena serangan petir hingga membuatnya agak rusak. Kuro tersenyum dan ia langsung bergerak menuju Ikazuchi.


Mata Ikazuchi telah berubah menjadi mata naga dan sisik telah tumbuh dari tangannya. Ia juga maju menghampiri Kuro.


Kuro menjulurkan tangannya, sisik hitam muncul dan Dragon's Roar terdengar memengkakkan telinga. Terlihat mata merah dari dalam jubah.


Sisik hitam?


Semua terkejut dengan penampilan sisik Kuro. Mereka saling meninju dengan sisik masing-masing. Ikazuchi mundur 10 langkah dan Kuro..

__ADS_1


Jubah Kuro terhempas kan oleh angin dan sosok yang dikenal terlihat.


__ADS_2