
Kembali pada waktu ini
Inaho telah mengelilingi hutan selama seminggu, ia tidak menemukan apapun yang ia cari. Ia merasa ada sesuatu yang janggal.
Ketika ia duduk di atas pohon dengan memakan buah yang ia temukan di sana. Ia mendengar suara burung bertentangan menjauhi sebuah tempat.
"Apa yang terjadi?"
Inaho mengunakan Dragon's vision untuk memindai apa yang terjadi. Ia melihat seekor serigala badai kecil ditangkap oleh babon pantat merah bertangan 4.
Inaho langsung bergegas dengan secepat kilat. Ia bisa bergerak sangat cepat dengan teknik tubuh petir digabungkan dengan teknik super speed.
Induk serigala kecil itu sedang di tahan oleh babon yang lain dan ia semakin ganas dengan aumannya untuk menyelamatkan anaknya.
Babon itu ingin membelah anak itu menjadi dua dengan tangannya tetapi Inaho sampai tepat waktu dan ia langsung berada tepat di hadapan babon tersebut.
Matanya telah berubah menjadi mata naga dan sisik telah muncul pada tangan kanannya. Ia langsung memukul dagu babon tersebut dengan kekuatan penuh. Dragon's Roar terdengar membuat semua burung melarikan diri dari sana.
Kepala babon tersebut putus dan menyemburkan darah. Inaho bergerak dengan cepat menyelamatkan anak serigala badai dari tangan babon yang ia bunuh.
__ADS_1
Induk serigala dan babon tersebut terkejut dan merasa ketakutan. Tapi induk serigala menyerang dengan cepat ke arah babon dan membunuhnya.
Inaho melepaskan anak serigala tersebut dan ia membiarkannya mendatangi induknya. Mereka sangatlah bahagia dengan pertolongan Inaho.
Ia kembali ke Inaho dan mengelus badannya dengan kaki Inaho. Melihat hal ini, Inaho langsung berjongkok dan mengelus bulu yang halus dari anak serigala tersebut.
"Sepertinya kalian tidak merasa aman di sini"
Induknya mengangguk dan mendekati Inaho.
"Kalian bisa tinggal di gua yang aku tempati sekarang, di sekitarnya tidak ada makhluk buas tingkat tinggi" Ia menjulurkan tangannya dan mengusap kepala induknya.
Mereka berjalan perlahan ke Utara, anak serigala di bawa di atas induknya karena ia masih terluka.
"Sepertinya ada orang di sini"
Mereka pun bergegas ke arah pertarungan dan mengintip dari kejauhan. Mereka bergerak bagaikan angin.
Dari kejauhan mereka bisa melihat seekor raja singa bertanduk dengan sayap ungu sedang bertarung dengan seorang gadis yang mengunakan tombak. Sayap Phoenix dengan bulu 2 warna merah dan biru.
__ADS_1
"Apa perlu kita membantu?"
"Dia lebih kuat darimu" roh dengan jubah putih dan rambut putih keluar dari dalam tubuh Inaho
"Apa dia lebih kuat dariku guru?"
"Tentu, ia mempunyai divine tool dan juga sepertinya ia mempunyai regalia yang legenda"
"Divine tool?" Inaho memperhatikan tombak yang digunakannya
"Kalau kau bisa kau harus menemukan divine tool dan itu akan menjadi perkembangan pesat bagi"
"Apa guru tidak punya divine tool?" ia melirik ke Kaisar altair
"Divine tool ku hancur ketika peperangan dan menyisakan intinya saja. Kau seorang pandai besi tapi kau harus meningkatkan teknik pandai besimu baru aku berikan inti divine tool milikku"
Mata Inaho telah berbinar dan memohon belas kasih
"Kau harus melihat bagaimana tekstur dan komplek divine tool sebelum kau membuatnya. Aku akan memberikan pelajaran baru untuk mu" Kaisar altair mengalah
__ADS_1
"Terima kasih guru"
Kembali ke pertarungan, gadis itu terkena serangan hingga ia terjatuh.